Teks Istighfar Rajab Majmu Syarif Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Teks Istighfar Rajab Majmu Syarif Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Desi Rahmawati - detikJateng
Jumat, 16 Jan 2026 16:14 WIB
Ilustrasi berdoa.
Ilustrasi doa istigfar Rajab. Foto: Jcomp/Freepik
Solo -

Bulan Rajab merupakan bulan penuh berkah dan pahala. Umat Islam dapat memperbanyak amalan ibadah dengan membaca doa istighfar Rajab. Berikut ini terdapat teks istighfar Rajab lengkap dengan artinya.

Bulan Rajab termasuk dalam keempat bulan haram atau mulia di antara bulan Zulkaidah, Dhulhijah, dan Muharram. Dikutip dari buku Tafsir Kehidupan oleh Juraidi, bulan Rajab juga disebut sebagai bulan Istighfar karena pada bulan ini Allah SWT membuka pintu ampunannya.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca doa istighfar di samping melakukan ibadah sunnah lainnya. Umat Islam dapat membaca doa istighfar Rajab dari kitab Majmu Syarif. Bagi detikers yang membutuhkan teksnya, dapat membacanya dari teks di bawah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teks Istighfar Rajab Majmu Syarif

Berikut teks doa istighfar Rajab Majmu Syarif yang dikutip dari buku Terjemah dan Fadhilah Majmu' Syarif oleh Ustadz Rusdianto.

(3x) اَسْتَغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْمَ

ADVERTISEMENT

Astaghfirullaahal'azhiim (3x)

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.

الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ جَمِيعِ الْمَعَاصِيْ وَالذُّنُوْبِ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ جَمِيعِ مَا كَرِهَ اللَّهُ قَوْلًا وَفِعْلًا وَسَمْعًا وَبَصَرًا وَحَاضِرًا. اللَّهُمَّ إِنِّي اسْتَغْفِرُكَ لِمَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.

Alladzi laa ilaaha ilaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaihi min jamii'il ma'aashii wadz dzunuub, wa atuubu ilaihi min jamii'i maa karihallaahu qaulan wa fi'lan wa sam'an wa basharan wa haashiran. Alaahumma innii astghfiruka limaa qaddamtu wa maa akhartu wamaa asraftu wamaa asrartu wamaa a'lantu wamaa anta a'lamu bihii minnii antal muqaddimu wa antal mu-akh-khiru wa anta 'alaa kuli syai'in qadiir.

Artinya: Yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi berdiri sendiri, aku bertaubat kepada-Nya dari segala maksiat dan dosa. Aku bertaubat kepada-Nya dari segala yang Allah benci, baik berupa perkataan, perbuatan, pendengaran, pernglihatan, maupun perasaan. Ya Allah, seseungguhna aku memohon ampun terhadap apa-apa (dosa-dosa) yang telah lalu maupun yang kemudian, baik (dosa yang aku perbuat) keterlaluan, (dosa) yang aku sembunyikan, (dosa yang aku perbuat) secara terang-terangan, maupun apa-apa (dosa-dosa) yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkau-lah Yang Maha Awal, Engkau-lah Yang Maha Akhir, dan hanya Engkau-lah Yang Maha Mengetahui atas segala sesuatu.

أَللَّهُمَّ إِنَّيْ اَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ تُبْتُ إِلَيْكَ مِنْهُ ثُمَّ عُدْتُ فِيْهِ وَاسْتَغْفِرُكَ بِمَا أَرَدْتُ بِهِ وَجْهَكَ الْكَرِيمَ فَخَالَطْتُهُ بِمَا لَيْسَ لَكَ بِهِ رِضَى وَاسْتَغْفِرُكَ بِمَا وَعَدْتُكَ بِهِ نَفْسِي ثُمَّ أَخْلَفْتُكَ وَاسْتَغْفِرُكَ بِمَا دَعَا لِيْ إِلَيْهِ الْهَوَى مِنْ قَبْلِ الرُّخَصِ مِمَّا اشْتَبَهَ عَلَيَّ وَهُوَ عِنْدَكَ مَحْظُورٌ

Allahumma inni astaghfiruka min kulli dzanbin tubtu ilaika min hu tssumma udtu fiihi wa astaghfiruka bimaa aradtu bihii waj-hakal kariima fa khaalath-tuhuu bimaa laisa laka bihii ridhan wa astaghfiruka bimaa wa/adtuka bihii nafsii tsumma akhlaftuka wa astaghfiruka bimaa da'aa lii ilaihil hawaa min qablir rukhashi mimmasytabaha 'alayya wa huwa 'indaka mahzhuur.

Artinya: Ya Allah sesungguhnya aku memohon ampun kepada-Mu dari setiap dosa, aku bertaubat kepada-Mu dari dosa yang aku lakukan lagi. Aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang aku maksudkan untuk berbakti kepada-Mu, Yang Maha Mulia, namun tercemari oleh apa-apa yang tidak Engkau ridhai. Aku memohon ampun atas janjiku kepada-Mu yang kemudian aku khianati. Aku mohon ampun atas perbuatan yang mengikuti hawa nafsu yang sebelumnya aku kira merupakan keringanan dari-Mu, padahal terlarang menurut-Mu.

وَاسْتَغْفِرُكَ مِنَ النِّعَمِ الَّتِي أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيَّ فَصَرَفْتُهَا وَتَقَوَّيْتُ بِهَا عَلَى الْمَعَاصِي

Wa astaghfiruka minan ni'amil latii an 'amta bihaa 'alalayya fasharaftuhaa wataqawwaitu bihaa 'alal ma'aashii.

Artinya: Aku memohon ampun karena kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadaku telah aku manfaatkan untuk kedurhakaan.

وَاسْتَغْفِرُكَ مِنَ الذُّنُوْبِ الَّتِي لَا يَغْفِرُهَا غَيْرُكَ وَلَا يَطَّلِعُ عَلَيْهَا أَحَدٌ سِوَاكَ وَلَا يَسَعُهَا إِلَّا رَحْمَتُكَ وَحِلْمُكَ وَلَا يُنْجِيْ مِنْهَا إِلَّا عِفْوُكَ

Wa astaghfiruka minadz dzunuubillatii la yaghfiruhaa ghairuka wa laa yath-thali'u 'alaihaa ahadun siwaaka, wa laa yasa'uhaa illaa rahmatuka wa hilmuka wa laa yunjii mi-haa illaa 'afwuka.

Artinya: Aku memohon ampun atas segala dosaku yang tidak ada yang dapat menghapuskannya selain Engkau dan tidak ada yang mengetahuinya selain Engkau. Tidak ada sesuatu pun yang akan mampu menghapuskan dosaku kecuali dengan rahmat dan kemurahan-Mu. Dan tidak ada sesuatu pun yang dapat menyelamatkanku dari dosa kecuali dengan ampunan-Mu.

وَاسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ يَمِيْنٍ حَلَفْتُ بِهَا فَحَنَثْتُ فِيهَا وَأَنَا عِنْدَكَ مَأْخُوْذُ بِهَا ، وَاسْتَغْفِرُكَ يَا لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Wa astaghfiruka min kulli yamiinin halaftu bihaa fa hanats-tu fiihaa wa ana 'indaka ma'khuudzun bihaa. Wa astaghfiruka yaa laa ilaaha ilaa anta subhaanaka inni kuntu minazh zhaalimiin.

Artinya: Aku memohon ampun kepada-Mu untuk setiap pelanggaran sumpah yang telah aku ucapkan, padahal aku telat terikat dengan sumpah itu di sisi-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu, wahat Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk ke dalam golongan orang-orang yang zhalim.

وَاسْتَغْفِرُكَ يَا لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةَ مِنْ كُلِّ سَيِّئَةٍ عَمِلْتُهَا فِي بَيَاضِ النَّهَارِ وَسَوَادِ اللَّيْلِ فِي مَلَةٍ وَخَلَةٍ وَسِرٍ وَعَلَانِيَةٍ وَأَنْتَ إِلَيَّ نَاظِرٌ إِذَا ارْتَكَبْتُهَا تَرَى مَا آتَيْتُهُ مِنَ الْعِصْيَانِ بِهِ عَمْدًا أَوْ خَطَأً أَوْ نِسْيَانًا يَا حَلِيمُ يَا كَرِيمُ

Wa astaghfiruka yaa laa ilaaha illaa anta 'aalimul ghaibi wasy syahaadati min kulli sayyi-atin 'amiltuhaa fii bayaadhin nahaari wa sawaadil laili fii mala-in wa khalaa-in wa sirrin wa'alaaniyatin wa anta ilayya naazhirun idzar takabtuhaa taraa maa maa ataituhuu minal 'ishyaani bihii 'amadan au khatha-an au nisyaanan yaa jaliimu yaa kariim.

Artinya: Aku memohon ampun kepada-Mu, wahai Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau, Yang Maha Mengetahui yang gaib maupun yang tampak dari setiap kejahatan yang aku perbuat di terangnya siang maupun gelapnya malam, kejahaan di saat makhluk-Mu penuh dengan kesibukan maupun senggang, yang tersembunyi maupun terang-terangan, dan Engkau melihatku ketika aku melakukannya. Engkau Maha Melihat kesalahan dan kedurhakaan yang pernah aku lakukan, baik karena kesengajaan, kesalahan, maupun lupa. Wahai Yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia.

وَاسْتَغْفِرُكَ يَا لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ . رَبِّ اغْفِرْلِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

Wa astaghfiruka yaa laa ilaaha illaa anta subhaanaka inni kuntu minazh zhaalimiin. Rabbighfirlii warhamnii watub 'alayya wa anta khairur raahimiin.

Artinya: Aku memohon ampun, wahai Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk ke dalam golongan orang-orang yang zhalim. Wahai Tuhan, ampunilah aku, kasihilah aku dan terimalah taubatku, karena Engkaulah Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.

وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ فَرِيْضَةٍ وَجَبَتْ عَلَيَّ فِي أَنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ فَتَرَكتُهَا عَمْدًا أَوْ خَطَأً أَوْ نِسْيَانًا أَوْ تَهَاوُنَا وَأَنَا مَسْئُوْلٌ بِهَا

Wa astaghfiruka min kulli faridatin wajabat alayya fianalil laili wa atrafan nahari fa taraktuha 'amdan au khata'an au nis'yanan au tahawunan wa ana mas'ulun biha.

Artinya: Dan aku memohon ampun kepada-Mu, wahai Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau dari setiap amal fardu yang diwajibkan atasku pada malam hari dan siang hari. lalu aku tinggalkan kewajiban itu dengan sengaja, lupa, atau meremehkannya. Sementara aku pasti akan diminta mempertangungjawabkan dosa itu.

وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلَّ سُنَّةٍ مِنْ سُنَنِ سَيِّدِ الْمُرْسَلِينَ وَخَاتَمِ النَّبِيِّينَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ فَتَرَكتُهَا غَفْلَةً أَوْ سَهْوًا أَوْ جَهْلًا أَوْتَهَاوُنَا قَلَّتْ أَوْ كثُرَتْ وَأَنَا عَائِدٌ بِهَا

Wa astaghfiruka min kulli sanatin min sunani sayyidil mursalina wakhatimin nabiyyina muhammadin sallalahu 'alaihi wasallam fataktuha ghaflatan au syahwan au jahlan au tahawunan qallat au kasurat wa ana 'aidum biha.

Artinya: Dan aku memohon ampun kepada-Mu, wahai Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau. Segala sunnah daripada sunnah penghulu para rasul dan penutup para Nabi, yakni Muhammad Saw serta ahli keluarga dan para sahabat, lalu aku meninggalkannya karena lupa, lalai, tidak atahu atau meremehkannya baik sunna itu sedikit atau banyak, sedangkan aku masih mengulanginya.

وَاسْتَغْفِرُكَ يَا لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ ، سُبْحَانَكَ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَكَ الْمُلْكُ وَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ وَأَنْتَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Wa astaghfiruka yaa laa ilaha illa anta wahdaka la syarikalak, subhanaka rabbal 'alamin. Lakal mulku wa lakal hamdu wakasy syukru wa anta hasbuna wa ni'mal wakil ni'mal maula wani'man nasir wa la haula wa laa quwaata illa billahil 'alliyil 'adim.

Artinya: Dan aku memohon ampun kepada-Mu, wahai Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau, tidak ada sekutu bagi-Mu, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Semesta Alam. Kepunyaan-Mu segala kerajaan, mil-Mu segala pujian, dan bagi-Mu ucapan syukur. Cukuplah Engkau bagi kami, yang menjadi sebaik-baik Pemelihara, Pelindung, dan Penolong bagi kami. Tidak ada kemampuan dan kekuatan melainkan yang berasal dari Allah, Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا كَثِيرًا وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Wa shallallahu 'alaa sayyidina muhammadin wa aalihhi wa shahbihii wa sallama tasliiman katsiiran wal hamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.

Artinya: Semoga Allah melimpahkan shalawat dan kesejahteraan sebanyak-banyaknya kepada junjungan kami, Nabi Muhammad Saw., beserta keluarga dan sahabatnya. Segala puji hanya milik Allah, Tuhan Semesta Alam.

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(par/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads