Doa Jumat Terakhir Rajab, Bisa Dibaca Saat Khatib Naik Mimbar Khutbah Jumat

Doa Jumat Terakhir Rajab, Bisa Dibaca Saat Khatib Naik Mimbar Khutbah Jumat

Anindya Milagsita - detikJateng
Jumat, 16 Jan 2026 07:01 WIB
Ilustrasi khutbah atau ceramah
Ilustrasi khutbah jumat. Foto: Freepik/storyset
Solo -

Menyambut hari Jumat terakhir bulan Rajab, kaum muslim bisa memperbanyak bacaan doa sebagai amalan kebaikan agar mendapatkan pahala dari Allah SWT. Sebagai panduan, berikut doa Jumat terakhir Rajab untuk dibaca saat khatib naik mimbar khutbah Jumat.

Di dalam Islam, hari Jumat termasuk waktu yang begitu istimewa bagi kaum muslim. Alasannya karena hari Jumat adalah hari yang mulia di sisi Allah SWT. Seperti halnya tertuang dalam buku 'Ensiklopedia Hadits Ibadah Shalat Sunnah dan Perkara Lain Mengenai Shalat' tulisan Syamsul Rijal Hamid, ada sebuah hadits riwayat yang menyebut Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Hari Jumat adalah tuan segala hari dan paling mulia di sisi Allah. Lebih mulia dari Hari Raya Idul Adha dan Idul Fitri. Pada hari Jumat Allah SWT menciptakan agama, Allah SWT menurunkan Nabi Adam AS ke bumi, dan mematikan Nabi AdamAS pada hari itu juga. Pada hari Jumat terdapat suatu saat jika seorang hamba mohon kepada-Nya niscaya dikabulkan selama tidak meminta yang haram, dan ada satu saat di mana malaikat, langit, bumi, angin, gunung, dan pepohonan semuanya memohon belas kasihan." (HR. Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Ahmad dari jalur Sa'ad bin Ubadah, r.a.)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya itu saja, hari Jumat yang jatuh di bulan Rajab juga tak kalah memberikan keutamaan bagi siapa saja yang menghidupkannya dengan berbagai amalan baik. Siti Zamratus Sa'adah dalam bukunya 'Menggapai Berkah di Bulan-bulan Hijriah' menyebutkan riwayat lain yang menerangkan tentang keutamaan bulan Rajab. Sahabat Rasulullah SAW bernama Abi Bakrah pernah meriwayatkan sabda Rasulullah SAW bahwa:

إِنَّ الزَّمَانَ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلَاتٌ مُتَوَالِيَاتٌ : ذُو القَعْدَةِ، وَذُو الحجة، وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى، وَشَعْبَانَ.

ADVERTISEMENT

Artinya: "Sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya di hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan, di situ terdapat empat bulan yang diharamkan Allah, tiga bulan berturut-turut: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharam dan Rajab adalah bulan (mudhar)" yang terletak antara Jumadil akhir dan Sya'ban." (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Untuk mendapatkan berbagai keutamaan tadi, hendaknya kaum muslim mengisi hari-hari terakhir di bulan Rajab dengan berdoa. Termasuk pada hari Jumat terakhir bulan Rajab. Berikut bacaan doa untuk diamalkan.

Poin Utamanya:

  • Waktu utama membaca doa Jumat terakhir Rajab adalah saat khatib naik mimbar hingga sebelum salat Jumat, serta waktu mustajab lain di hari Jumat yaitu setelah Ashar sampai matahari terbenam.
  • Bacaan doa yang dianjurkan dibaca 35 kali pada Jumat terakhir Rajab berbunyi, "Ahmadu rasulullahi muhammadur rasulullah" untuk dibaca saat khatib naik mimbar khutbah Jumat.
  • Ada amalan pendukung di akhir bulan Rajab meliputi memperbanyak dzikir, doa, tasbih, dan puasa sunnah (seperti puasa Senin), sebagai bentuk memaksimalkan hari-hari terakhir bulan mulia sebelum memasuki Syaban.

Bacaan Doa Jumat Terakhir Bulan Rajab

Kapan waktu terbaik membaca doa Jumat terakhir bulan Rajab? Menurut buku '71 Doa Harian: Disertai Doa-doa Ibadah Lengkap' tulisan KHM Yusuf Chudlori, saat seorang khatib naik di atas mimbar di hari Jumat terakhir Rajab, waktu inilah yang bisa diisi dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Barang siapa yang membaca doa sebanyak 35 kali di waktu tersebut, maka Allah SWT akan memberikannya rezeki yang tidak ada hentinya. Bahkan hingga satu tahun lamanya. Adapun bacaan doa yang dimaksud adalah sebagai berikut:

أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللَّهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ الله

Ahmadu rasûlullâhi muhammadun rasû-lullah.

Artinya: "Ahmad adalah utusan Allah, Muhammad adalah utusan Allah." (Nuzhah al-Majalis).

Waktu Mustajab Membaca Doa Jumat Terakhir Bulan Rajab

Tidak hanya saat khatib naik di atas mimbar saat menyampaikan khutbah Jumat saja, ada juga waktu lainnya di hari Jumat yang dikenal mustajab untuk berdoa. Satu di antaranya adalah setelah Ashar hingga matahari tenggelam.

Di dalam buku 'Aktivasi Mukjizat Hari Jumat: Raih Pahala Maksimal dengan Ragam Aktivitas Sunnah dari Subuh Sampai Maghrib' tulisan Rizem Aizid, setelah Ashar hingga terbenamnya matahari di hari Jumat adalah waktu istijabah. Singkatnya, istijabah adalah waktu yang apabila kita berdoa, niscaya Allah SWT akan mengabulkannya.

Hal tersebut senada dengan sebuah riwayat hadits yang mana menerangkan sabda Rasulullah SAW:

Dari Abu Said al-Khudri dan Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Di hari Jumat terdapat suatu waktu, di mana jika ada seorang hamba muslim yang memanjatkan doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, Allah akan memberi apa yang dia minta. Waktu itu adalah setelah ashar'." (HR. Ahmad, dinilai shahih oleh Syuaib al-Arnauth)

Untuk itu, kaum muslim dapat memaksimalkan kepada amalan-amalan baik, termasuk memanjatkan doa kepada Allah SWT di hari-hari terakhir bulan Rajab agar mendapatkan keutamaan berupa dikabulkannya doa-doa kita. Wallahu a'lam.

Berapa Hari Sisa Bulan Rajab 2026?

Hari Jumat terakhir bulan Rajab sekaligus menandai waktu-waktu terakhir bulan yang penuh kemuliaan ini akan segera usai. Lantas, berapa hari lagi sisa bulan Rajab akan berakhir? Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 dari Kementerian Agama RI, bulan Rajab di tahun 1447 H berjumlah 30 hari.

Dimulai dari 1 Rajab 1447 H yang bertepatan dengan tanggal 21 Desember 2025. Lalu akan berakhir pada 30 Rajab 1447 H yang mana berlangsung di tanggal 19 Januari 2026. Di dalam tanggal tersebut, hari Jumat terakhir bulan Rajab berlangsung pada 27 Rajab 1447 atau Jumat, 16 Januari 2026.

Artinya, sisa bulan Rajab apabila dihitung dari hari Jumat terakhirnya hanya ada 3 hari saja. Sebagai panduan agar tidak ketinggalan dalam memaknai hari-hari terakhir bulan Rajab, berikut uraian kalendernya:

  • 1 Rajab 1447 Hijriah: Minggu, 21 Desember 2025
  • 2 Rajab 1447 Hijriah: Senin, 22 Desember 2025
  • 3 Rajab 1447 Hijriah: Selasa, 23 Desember 2025
  • 4 Rajab 1447 Hijriah: Rabu, 24 Desember 2025
  • 5 Rajab 1447 Hijriah: Kamis, 25 Desember 2025
  • 6 Rajab 1447 Hijriah: Jumat, 26 Desember 2025
  • 7 Rajab 1447 Hijriah: Sabtu, 27 Desember 2025
  • 8 Rajab 1447 Hijriah: Minggu, 28 Desember 2025
  • 9 Rajab 1447 Hijriah: Senin, 29 Desember 2025
  • 10 Rajab 1447 Hijriah: Selasa, 30 Desember 2025
  • 11 Rajab 1447 Hijriah: Rabu, 31 Desember 2025
  • 12 Rajab 1447 Hijriah: Kamis, 1 Januari 2026
  • 13 Rajab 1447 Hijriah: Jumat, 2 Januari 2026
  • 14 Rajab 1447 Hijriah: Sabtu, 3 Januari 2026
  • 15 Rajab 1447 Hijriah: Minggu, 4 Januari 2026
  • 16 Rajab 1447 Hijriah: Senin, 5 Januari 2026
  • 17 Rajab 1447 Hijriah: Selasa, 6 Januari 2026
  • 18 Rajab 1447 Hijriah: Rabu, 7 Januari 2026
  • 19 Rajab 1447 Hijriah: Kamis, 8 Januari 2026
  • 20 Rajab 1447 Hijriah: Jumat, 9 Januari 2026
  • 21 Rajab 1447 Hijriah: Sabtu, 10 Januari 2026
  • 22 Rajab 1447 Hijriah: Minggu, 11 Januari 2026
  • 23 Rajab 1447 Hijriah: Senin, 12 Januari 2026
  • 24 Rajab 1447 Hijriah: Selasa, 13 Januari 2026
  • 25 Rajab 1447 Hijriah: Rabu, 14 Januari 2026
  • 26 Rajab 1447 Hijriah: Kamis, 15 Januari 2026
  • 27 Rajab 1447 Hijriah: Jumat, 16 Januari 2026 (hari Jumat terakhir Rajab 1447 H)
  • 28 Rajab 1447 Hijriah: Sabtu, 17 Januari 2026
  • 29 Rajab 1447 Hijriah: Minggu, 18 Januari 2026
  • 30 Rajab 1447 Hijriah: Senin, 19 Januari 2026 (hari terakhir bulan Rajab 1447 H)

Apa Saja Amalan di Akhir Bulan Rajab?

Selagi masih ada waktu tersisa di bulan Rajab, tidak ada salahnya bagi kaum muslim untuk memaksimalkan kembali ibadahnya. Terutama dengan mengisi amalan-amalan sunnah jelang akhir bulan Rajab.

Ada berbagai amalan sunnah yang bisa dilakukan oleh kaum muslim menuju hari-hari terakhir bulan Rajab. Termasuk membaca dzikir, doa, bertasbih, dan mengerjakan puasa sunnah. Masih menukil dari buku '71 Doa Harian: Disertai Doa-doa Ibadah Lengkap' dan ditambah dengan referensi 'Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian' tulisan By Dr. Muh. Hambali, MAg, berikut sejumlah amalan akhir bulan Rajab.

1. Dzikir 70 Kali Rajab

Tidak hanya mengisinya dengan doa, hari Jumat terakhir bulan Rajab maupun hari-hari lainnya jelang berakhirnya bulan ini juga bisa dimaknai dengan memperbanyak dzikir. Ada sebuah bacaan dzikir yang bisa dibaca sebanyak 70 kali setelah menunaikan sholat fardhu di bulan Rajab.

Kaum muslim dianjurkan untuk mengangkat kedua tangan sambil bersungguh-sungguh memohon kepada Allah SWT. Adapun bacaannya:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Allahumaghfir lî warhamnî wa tub 'alayya.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihilah aku dan terimalah tobatku."

2. Membaca Tasbih 21-30 Rajab

Mengingat hari Jumat terakhir tahun ini jatuh pada tanggal 27 Rajab 1447 H dan ada beberapa hari tersisa sebelum Rajab berakhir, maka ada tasbih yang juga bisa diamalkan oleh setiap muslim. Tasbih ini bisa dibaca 100 kali setiap harinya pada 10 hari pertama, 10 hari kedua, dan 10 hari terakhir bulan Rajab.

Berikut bacaan tasbih 10 hari terakhir Rajab di tanggal 21-30 yang bisa dibaca 100 kali setiap harinya:

سُبْحَانَ اللَّهِ الرَّوْوْفِ

Subhanallahir-ra'ûf.

Artinya: "Mahasuci Allah Yang Maha Belas Kasih."

3. Puasa Sunnah Hari Senin

Kendati tidak diperkenankan seorang muslim mengkhususkan hari Jumat berpuasa, tapi ada hari lainnya yang bisa menjadi opsi dalam mengerjakan ibadah sunnah ini. Hari yang dimaksud adalah Senin.

Sebab, hari terakhir bulan Rajab di tahun ini jatuh pada hari Senin. Keutamaan berpuasa sunnah hari Senin telah tertuang di dalam riwayat hadits. Diriwayatkan Rasulullah SAW termasuk orang yang paling banyak berpuasa di hari Senin dan juga Kamis. Alasan beliau melakukannya tertuang dalam riwayat yang menyebut sabda Rasulullah SAW:

"Sesungguhnya, segala amal perbuatan dipersembahkan pada hari Senin dan Kamis, maka Allah akan mengampuni dosa setiap orang muslim atau setiap orang mukmin, kecuali orang yang bermusuhan. Maka Allah berfirman, 'Tangguhkan keduanya'." (HR. Ahmad)

Sebelum menunaikannya, ada bacaan niat yang perlu diamalkan terlebih dahulu. Biasanya niat puasa dianjurkan dibaca malam hari sampai sebelum fajar menyingsing. Berikut bacaan niat puasa Senin untuk dibaca kaum muslim:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lilaahi ta'aalaa.

Artinya: "Sengaja saya berpuasa sunnah hari Senin karena Allah Ta'ala."

Demikianlah bacaan doa Jumat terakhir bulan Rajab yang bisa dibaca saat khatib naik mimbar beserta waktu mustajab untuk berdoa, sisa hari di bulan Rajab, hingga amalan yang bisa dikerjakan di bulan penuh kemuliaan. Semoga membantu.



(par/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads