Video bernarasi mobil goyang di Jalan Taman Tlogomulyo Gang IV, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang digerebek warga viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sepasang laki-laki dan perempuan yang diduga tengah berbuat mesum di dalam mobil. Begini kata perekam video.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @informasiseputarsemarang. Dalam narasinya, akun itu menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/1) malam.
"Ono ono wae, kejadian tadi malam, Minggu malam Senin (11/01) jam setengah 12 an. Lokasi di Jl. Taman Tlogomulyo Gg. IV, Tlogomulyo, Kec. Pedurungan, Kota Semarang," tulis caption akun Instagram @informasiseputarsemarang, dilihat detikJateng pada Selasa (13/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video yang telah ditonton lebih dari 84 ribu kali itu menampilkan satu unit mobil putih Mitsubishi nomor polisi H 1543 NA dengan livery samping bertuliskan KENZIO yang sedang bergerak meninggalkan lokasi.
Perekam video menyebut bahwa lokasi yang digunakan mobil itu adalah tempatnya. Ia kemudian mengatakan kepada dua orang itu untuk tidak main di tempat miliknya.
Perekam video, Bagas (21) menceritakan awal mula dirinya mengetahui adanya mobil yang diduga mesum itu. Ia baru pulang dari bengkel pada Minggu (11/1) dan mendapati mobil tersebut terparkir di samping rumahnya.
"Aku dari bengkel pulang naik (sepeda motor) Fiz-R. Lewat, nginceng (samping rumah) ada mobil. Bablas parkir garasi terus jalan (ke rumah). Tak intip (dari depan rumah), tak dengerin hidup opo (atau) mati (mesin mobilnya). (Ternyata) hidup, wah lha iki wes (ini sudah)," kata Bagas saat ditemui detikJateng di lokasi, Selasa (13/1/2026).
Bagas kemudian mengintip isi dalam mobil tersebut lewat kaca mobil dan mendapati laki-laki dalam keadaan telanjang. Merasa kesal, ia kemudian memutuskan untuk merekam kejadian itu.
"Ngakune grab iki to kaya ning (mengakunya grab seperti di) video. Ya piye neh? (Mau gimana lagi?) Kadung (telanjur) gembradak, aku kadung emosi yonan omahku dinggo koyo ngono, tak rekam (aku terlanjur emosi juga rumahku dibuat seperti itu, aku rekam)," ujar Bagas.
"Nek deknen njaluk sepuro tak hapus videone. Ora og. Kuwi podho wae, nek misale bojone asli ora mungkin ning mobil to. (Kalau dia minta maaf, aku hapus videonya. Enggak kok. Itu sama saja, kalau misalkan suaminya asli tidak mungkin di mobil," sambungnya.
Menurut Bagas, tetangganya mengatakan mobil itu terparkir di samping rumahnya sejak sekitar pukul 22.30 WIB dan mengira itu adalah kendaraan milik temannya. Bagas juga tak menyangka videonya akan viral di media sosial.
"Aku nggawe SW (status WhatsApp), akeh sing tekok, ya akeh sing komen ngono kuwi to. Tak kek i siji, terus liyane ora tak kek i. Tak keki siji koncoku kene paling dilebokke viral berita. (Aku bikin SW, banyaknyang tanya, ya banyak yang komentar. Aku kasih satu (orang videonya), terus yang lain tidak aku kasih. Aku kasih satu temenku sini paling dimasukkan viral berita (akun media sosial viral)," terang Bagas.
Bagas mengungkapkan dua orang yang direkam olehnya itu tidak mendatangi lagi rumahnya. Ia hanya berharap keduanya meminta maaf karena melakukan perbuatan itu di rumahnya.
"Gak wani (tidak berani datang ke sini lagi). Kecuali nek wani klarifikasi koyo bojone dhewe tak hapus. Intine njaluk sepuro sek intine, wong nggonku kok. (Kecuali kalau berani klarifikasi itu suami/istrinya sendiri, aku hapus (videonya). Intinya minta maaf dulu intinya, orang (itu) rumahku kok," pungkasnya.
(apl/alg)
