Seekor ular kobra Jawa atau naja sputatrix dievakuasi relawan di Desa Planggu, Kecamatan Trucuk, Klaten. Ular berbisa tersebut bersembunyi di tumpukan gabah.
"Sekitar pukul 15.45 WIB , saya mendapatkan laporan ular yang berada di rumah Fachrul Wisnu Aji Desa Planggu, Trucuk, Klaten. Padahal saya perjalanan ke RSUD Dr Moewardi Surakarta antar pasien," ungkap relawan Exalos Indonesia regional Klaten dan RCTD, Ngadino, kepada detikJateng, Senin (12/1/2026) sore.
Dia tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB. Evakuasi ular itu disebut membutuhkan waktu sekitar 10 menit karena harus membongkar tumpukan gabah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
''Hasil seekor ular Kobra/Jawa Naja Sputatrik panjang sekitar 1,2 meter. Untuk sementara ular kita bawa untuk dilepaskan bersama relawan lainnya," lanjutnya.
Ditambahkan Ngadino, ular tersebut masuk ukuran ular dewasa. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap ancaman ular masuk.
" Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap ancaman ular masuk kamar. Caranya dengan membersihkan lingkungan atau menutup semua lubang keluar saat ada acara," kata Ngadino.
Terpisah Kabid Pemadaman Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino menyatakan laporan temuan ular semakin sering. Masyarakat bisa mencegah dengan menghindari ada sampah.
"Hindari menumpuk barang, gunakan aroma tajam di lokasi dan tutup lubang akses ke dalam rumah," jelasnya.
(afn/apu)
