Jatuh dari Sepeda, Bocah 5 Tahun Hanyut di Sungai Perak Kudus

Jatuh dari Sepeda, Bocah 5 Tahun Hanyut di Sungai Perak Kudus

Dian Utoro Aji - detikJateng
Senin, 12 Jan 2026 13:11 WIB
Tim SAR melakukan pencarian anak hanyut di sungai Perak Kudus.
Tim SAR melakukan pencarian anak hanyut di sungai Perak Kudus. (Foto: Dok. Basarnas Semarang)
Kudus -

Seorang anak berusia 5 tahun hanyut di Sungai Perak, Desa Gondangmanis Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Petugas saat ini sedang berupaya melakukan pencarian.

Anak itu berinisial INU warga Gondangmanis. Awalnya anak tersebut dilaporkan hanyut dan hilang di anakan Sungai Perak, Desa Gondangmanis, pada Minggu (11/6) sore pukul 17.30 WIB.

"Benar, pagi ini kami menerima laporan kejadian bocah hanyut pada Minggu sore kemarin dan saat ini satu tim dari Basarnas Pos SAR Jepara langsung kami berangkatkan ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian bersama tim SAR gabungan," jelas Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Budiono dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (12/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan dari keterangan saksi bahwa salah satu warga sekitar lokasi kejadian melihat korban saat itu bermain bersama dua orang kakaknya. Ketiganya bermain dengan dua sepeda.

"Dimana kakak pertama menaiki sepeda seorang diri sedangkan korban diboncengkan oleh kakaknya yang nomor dua. Mereka bersepeda di area genangan limpasan air anak Sungai Perak, dengan kondisi jalan yang licin akibat hujan deras," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Naas saat sedang bermain sepeda yang dinaiki korban tergelincir dan menyebabkan korban yang diboncengkan oleh kakaknya itu terjatuh ke sungai kecil yang berada di sebelah jalan. Sedangkan sang kakak masih berpegangan pada sepedanya.

"Tubuh Korban yang masih kecil tersebut tak kuat menahan arus limpasan dan kemudian terseret arus air yang cukup deras," jelasnya.

Warga yang berada tidak jauh dari lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus sungai membuat korban tidak berhasil diselamatkan.

Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas Pos SAR Jepara untuk dilakukan upaya pencarian. Dalam operasi SAR ini, peralatan yang digunakan antara lain Rescue Car Tipe 1, peralatan SAR air lengkap, Aqua Eye, serta alat komunikasi.

"Kami mengirimkan satu tim lengkap dengan peralatan SAR air. Semoga cuaca dan debit air berkurang sehingga tim SAR gabungan bisa segera menemukan korban," jelasnya.




(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads