Bacaan Doa Akhir Tahun dalam Islam Sesuai Sunnah

Bacaan Doa Akhir Tahun dalam Islam Sesuai Sunnah

Redella Reffa Herdianti - detikJateng
Rabu, 31 Des 2025 17:24 WIB
Bacaan Doa Akhir Tahun dalam Islam Sesuai Sunnah
Doa akhir tahun. (Foto: detikHikmah)
Solo -

Pergantian tahun kerap menjadi momen refleksi bagi banyak orang untuk meninjau kembali perjalanan hidup yang telah dilalui. Dalam Islam, waktu seperti ini dapat dimanfaatkan untuk bermuhasabah atas amal perbuatan yang telah dilakukan.

Manusia tidak lepas dari kesalahan dan kekurangan. Karena itu, memohon ampunan serta berharap rahmat Allah SWT menjadi sikap yang dianjurkan agar setiap langkah ke depan diliputi keberkahan.

Sebagai bentuk ikhtiar, sebagian umat Islam membaca doa akhir tahun dalam Islam sesuai sunnah yang berisi permohonan ampun, penerimaan amal, dan perlindungan dari keburukan. Berikut doanya, Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Doa Akhir Tahun

اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمٰنِ وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيْطَانِ

ADVERTISEMENT

Allāhumma adkhilhu 'alainā bil-amni wal-īmāni, was-salāmati wal-islāmi, wa riḍwānin minar-raḥmān, wa jiwārin minas-syaithān.

Artinya:

"Ya Allah, masukkanlah (tahun ini) kepada kami dengan keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta dengan keridaan dari Yang Maha Pengasih dan perlindungan dari setan."

Dikutip dari buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit oleh H. Hamdan Hamedan, Ma, ulama besar hadis Alh-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani mencantumkan doa akhir tahun ini dalam Al-Isabah fi Asma'a As-Sahabah di bawah catatan biografi Abdullah Ibnu Hisham.

Para sahabat Rasulullah SAW biasa mempelajari (menghafal) doa sesegera mereka mempelajari (menghafal) Al-Qur'an. Jika mereka menjumpai bulan atau tahun baru, mereka biasa berdoa dengan doa di atas. Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani berpendapat bahwa riwayat di atas sahih, sedangkan Al-Hafiz Al-Haisami dalam Majima'uz Zawaid menilainya hasan (baik). (al-Mu'jam Al-Awsat Thabarani no 6.241)

Disadur dari laman resmi MUI berikut versi doa akhir tahun lainnnya.

اَللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنَيْ عَنْهُ وَ لَمْ تُرُضِهِ وَ نَسِيْتَهُ وَ لَمْ تَنْسَهُ وَ حَلَمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَي عُقُوْبَتِيْ وَ دَععَوْتَنِيْ اِلَي التَّوْبَةِ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيتَكَ اَللّهُمَّ فَاِنِّيْ اسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ وَ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدتْنِي الثَّوَابَ فَاَسْاَلُكَ اللّهُمَّ يَا ذَاا الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ اَنْ تَقْبَلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ وَصَلَّي اللهُ عَلَي سَيّدِنَا مُحَمّدً وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِه وَسَلَّم

Allahumma maa 'amiltu fi haadzhis-sanati mimmaa nahaitanii 'anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'alaa uquubatii wa da'autanii ilat taubati ba'da jur-atii alaa ma'syiyatika, Allahumma fa inni astagfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa'adtanitsawaaba fas'alukallahumma yaa kariimu yaa dzal judi wal karami an tataqabbalahuu minnii wa laa taqtha' rajaaii minka yaa kariim. wa shallalahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa 'aalihii wa sahbihii wa sallam."

Artinya:

"Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-mu, sedang kami belum bertaubat, padahal engkau tidak melupakannya dan engkau bersabar, yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau sudah mengajak saya untuk bertaubat sesudah saya maksiat. Karena itu ya Allah saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala yang telah saya kerjakan selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat yang maha pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas pendahulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya."

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai doa akhir tahun dalam Islam yang dapat diamalkan sebagai bentuk muhasabah dan permohonan ampun kepada Allah SWT. Semoga bacaan doa ini membawa ketenangan hati serta menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.

Artikel ini ditulis oleh Redella Reffa Herdianti peserta Program PRIMA Magang Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI)




(sto/aku)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads