- Daftar 44 Negara di Benua Eropa 1. Albania 2. Andorra 3. Austria 4. Belarus 5. Belgia 6. Bosnia dan Herzegovina 7. Bulgaria 8. Kroasia 9. Ceko (Czechia) 10. Denmark 11. Estonia 12. Finlandia 13. Prancis 14. Jerman 15. Yunani 16. Hungaria 17. Islandia 18. Irlandia 19. Italia 20. Latvia 21. Liechtenstein 22. Lituania 23. Luksemburg 24. Malta 25. Moldova 26. Monako 27. Montenegro 28. Belanda 29. Makedonia Utara 30. Norwegia 31. Polandia 32. Portugal 33. Rumania 34. Rusia 35. San Marino 36. Serbia 37. Slovakia 38. Slovenia 39. Spanyol 40. Swedia 41. Swiss 42. Ukraina 43. Britania Raya / Inggris Raya (United Kingdom) 44. Vatikan (Holy See)
- Sekilas tentang European Union (EU) atau Uni Eropa
- Kenapa Tidak Semua Negara di Eropa Menggunakan Euro?
Eropa selalu menarik untuk dipelajari. Meski menjadi benua terkecil kedua di dunia, kawasan ini punya pengaruh besar dalam sejarah, politik, ekonomi, hingga perkembangan budaya modern. Di balik wilayahnya yang tidak terlalu luas, Eropa menyimpan keberagaman negara dengan karakter yang sangat berbeda satu sama lain.
Dikutip dari Britannica, Eropa terbentuk dari jajaran semenanjung yang menjorok ke barat Eurasia dan dikelilingi lautan besar seperti Samudra Arktik, Atlantik, hingga Laut Mediterania. Garis pantainya yang panjang dan bentuk wilayahnya yang sangat berlekuk membuat Eropa dipenuhi pulau, pegunungan, dan lembah yang khas. Kondisi geografis inilah yang memengaruhi lahirnya banyak negara dengan identitas unik, mulai dari bahasa, mata uang, hingga sistem pemerintahannya.
Nah, untuk mengenal lebih dekat keberagaman tersebut, yuk simak daftar 44 negara di Benua Eropa lengkap beserta ibu kota dan mata uangnya di bawah ini, detikers!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poin utamanya:
- Eropa terdiri dari 44 negara dengan latar budaya dan sejarah yang sangat beragam, dari negara kecil seperti Andorra hingga kekuatan besar seperti Jerman dan Prancis.
- Letak geografis Eropa menjadikannya kawasan unik, karena berbentuk semenanjung besar Eurasia dan memiliki garis pantai sangat panjang yang memengaruhi budaya, ekonomi, dan politik negara-negara di dalamnya.
- Tidak semua negara di Eropa memakai euro, karena sejumlah negara memilih mempertahankan mata uang nasional demi fleksibilitas ekonomi dan stabilitas finansial.
Daftar 44 Negara di Benua Eropa
Nah, di bawah ini terdapat daftar 44 negara di Benua Eropa yang dihimpun dari laman SP Lessons, IBAN, serta StudentNews. Yuk, simak!
1. Albania
- Ibu kota: Tirana
- Mata uang: Lek (ALL)
2. Andorra
- Ibu kota: Andorra la Vella
- Mata uang: Euro (EUR)
3. Austria
- Ibu kota: Wina
- Mata uang: Euro (EUR)
4. Belarus
- Ibu kota: Minsk
- Mata uang: Rubel Belarus (BYN)
5. Belgia
- Ibu kota: Brussel
- Mata uang: Euro (EUR)
6. Bosnia dan Herzegovina
- Ibu kota: Sarajevo
- Mata uang: Mark Konvertibel (BAM)
7. Bulgaria
- Ibu kota: Sofia
- Mata uang: Lev Bulgaria (BGN)
8. Kroasia
- Ibu kota: Zagreb
- Mata uang: Euro (EUR)
9. Ceko (Czechia)
- Ibu kota: Praha
- Mata uang: Koruna Ceko (CZK)
10. Denmark
- Ibu kota: Kopenhagen
- Mata uang: Krone Denmark (DKK)
11. Estonia
- Ibu kota: Tallinn
- Mata uang: Euro (EUR)
12. Finlandia
- Ibu kota: Helsinki
- Mata uang: Euro (EUR)
13. Prancis
- Ibu kota: Paris
- Mata uang: Euro (EUR)
14. Jerman
- Ibu kota: Berlin
- Mata uang: Euro (EUR)
15. Yunani
- Ibu kota: Athena
- Mata uang: Euro (EUR)
16. Hungaria
- Ibu kota: Budapest
- Mata uang: Forint (HUF)
17. Islandia
- Ibu kota: Reykjavik
- Mata uang: Krona Islandia (ISK)
18. Irlandia
- Ibu kota: Dublin
- Mata uang: Euro (EUR)
19. Italia
- Ibu kota: Roma
- Mata uang: Euro (EUR)
20. Latvia
- Ibu kota: Riga
- Mata uang: Euro (EUR)
21. Liechtenstein
- Ibu kota: Vaduz
- Mata uang: Franc Swiss (CHF)
22. Lituania
- Ibu kota: Vilnius
- Mata uang: Euro (EUR)
23. Luksemburg
- Ibu kota: Luxembourg City
- Mata uang: Euro (EUR)
24. Malta
- Ibu kota: Valletta
- Mata uang: Euro (EUR)
25. Moldova
- Ibu kota: Chisinau
- Mata uang: Leu Moldova (MDL)
26. Monako
- Ibu kota: Monaco
- Mata uang: Euro (EUR)
27. Montenegro
- Ibu kota: Podgorica
- Mata uang: Euro (EUR)
28. Belanda
- Ibu kota: Amsterdam
- Mata uang: Euro (EUR)
29. Makedonia Utara
- Ibu kota: Skopje
- Mata uang: Denar (MKD)
30. Norwegia
- Ibu kota: Oslo
- Mata uang: Krona Norwegia (NOK)
31. Polandia
- Ibu kota: Warsawa
- Mata uang: Zloty (PLN)
32. Portugal
- Ibu kota: Lisbon
- Mata uang: Euro (EUR)
33. Rumania
- Ibu kota: Bucharest
- Mata uang: Leu Rumania (RON)
34. Rusia
- Ibu kota: Moskow
- Mata uang: Rubel Rusia (RUB)
35. San Marino
- Ibu kota: San Marino
- Mata uang: Euro (EUR)
36. Serbia
- Ibu kota: Beograd
- Mata uang: Dinar Serbia (RSD)
37. Slovakia
- Ibu kota: Bratislava
- Mata uang: Euro (EUR)
38. Slovenia
- Ibu kota: Ljubljana
- Mata uang: Euro (EUR)
39. Spanyol
- Ibu kota: Madrid
- Mata uang: Euro (EUR)
40. Swedia
- Ibu kota: Stockholm
- Mata uang: Krona Swedia (SEK)
41. Swiss
- Ibu kota: Bern
- Mata uang: Franc Swiss (CHF)
42. Ukraina
- Ibu kota: Kyiv
- Mata uang: Hryvnia (UAH)
43. Britania Raya / Inggris Raya (United Kingdom)
- Ibu kota: London
- Mata uang: Pound Sterling (GBP)
44. Vatikan (Holy See)
- Ibu kota: Kota Vatikan
- Mata uang: Euro (EUR)
Sekilas tentang European Union (EU) atau Uni Eropa
Dilansir laman resminya. Uni Eropa (European Union/EU) adalah kelompok 27 negara di Eropa yang sepakat bekerja sama agar hidup warganya menjadi lebih mudah, aman, damai, dan adil. Negara-negara ini memilih bekerja sama daripada saling berperang, terutama setelah dua perang besar melanda Eropa.
Awalnya, hanya 6 negara yang memulai kerja sama, yaitu Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Luksemburg, dan Belanda. Seiring waktu, negara lain bergabung hingga terbentuk UE yang kita kenal sekarang. Inggris sempat menjadi anggota, tetapi keluar pada 31 Januari 2020. Berikut ini adalah daftar negara anggota EU saat ini.
- Austria
- Belgia
- Bulgaria
- Kroasia
- Siprus
- Ceko
- Denmark
- Estonia
- Finlandia
- Prancis
- Jerman
- Yunani
- Hungaria
- Irlandia
- Italia
- Latvia
- Lituania)
- Luksemburg
- Malta
- Belanda
- Polandia
- Portugal
- Rumania
- Slowakia
- Slovenia
- Spanyol
- Swedia
Tujuan utama dari EU antara lain menjaga perdamaian di Eropa, membuat hidup masyarakat lebih baik dan adil, menghormati bahasa dan budaya setiap negara, serta memperkuat ekonomi. Salah satu upaya dalam memperkuat ekonomi adalah penggunaan mata uang euro. Sebagian besar negara EU (20 negara) menggunakan mata uang euro.
Euro memudahkan perdagangan, perjalanan, dan belanja antarnegara karena tidak perlu menukar uang.
Uni Eropa juga membuat Kawasan Schengen, yaitu wilayah tanpa perbatasan. Di sini, orang dapat berpindah negara tanpa pemeriksaan paspor. Sebanyak 25 dari 27 negara UE sudah masuk Schengen, ditambah 4 negara non-UE (Islandia, Norwegia, Swiss, Liechtenstein).
Kenapa Tidak Semua Negara di Eropa Menggunakan Euro?
Tidak semua negara di Eropa menggunakan euro karena mata uang ini belum menjadi mata uang internasional yang benar-benar kuat. Studi oleh Ethan Ilzetzki, Carmen M. Reinhart, dan Kenneth Rogoff yang dikutip Linda Gorman dalam laman National Bureau of Economic Research menjelaskan euro masih belum sekuat yang diharapkan.
Salah satu alasan utamanya adalah tidak adanya aset aman yang mewakili seluruh zona euro. Utang pemerintah berdenominasi euro sangat berbeda tingkat risikonya antarnegara, misalnya utang Jerman dan Yunani yang tidak dianggap sama oleh investor, sehingga euro tidak punya instrumen tunggal yang cukup kuat seperti US Treasury Bonds di Amerika Serikat.
Selain itu, pasar keuangan zona euro kurang terintegrasi. Sebagian besar utang korporasi Eropa tersimpan sebagai aset tidak bisa diperdagangkan di bank, sehingga likuiditas euro jauh lebih kecil dibanding dolar AS. Keterbatasan pasokan aset euro berkualitas tinggi membuat euro tidak banyak digunakan sebagai cadangan devisa atau transaksi global, sehingga beberapa negara Eropa menilai manfaat menggunakan euro belum cukup besar dibanding mempertahankan mata uang nasional mereka.
Kebijakan moneter European Central Bank (ECB) juga menjadi pertimbangan. Studi tersebut menunjukkan bahwa pada awal pembentukannya, kebijakan ECB lebih mencerminkan kepentingan Jerman dibanding seluruh kawasan, dan setelah krisis 2008 muncul ketidakpastian baru. Dengan kondisi seperti ini, negara-negara di luar zona euro memilih tetap menggunakan mata uang sendiri untuk menjaga fleksibilitas ekonomi dan stabilitas finansial.
Nah, itulah tadi daftar 44 negara di Eropa. Semoga daftar ini membantu kamu memahami keragaman Eropa dengan lebih mudah.
