Daftar 44 Negara di Benua Eropa Beserta Ibu Kota dan Mata Uangnya

Daftar 44 Negara di Benua Eropa Beserta Ibu Kota dan Mata Uangnya

Ulvia Nur Azizah - detikJateng
Sabtu, 22 Nov 2025 11:27 WIB
Daftar 44 Negara di Benua Eropa Beserta Ibu Kota dan Mata Uangnya
Peta benua Eropa. (Foto: freepik/Freepik)
Solo -

Eropa selalu menarik untuk dipelajari. Meski menjadi benua terkecil kedua di dunia, kawasan ini punya pengaruh besar dalam sejarah, politik, ekonomi, hingga perkembangan budaya modern. Di balik wilayahnya yang tidak terlalu luas, Eropa menyimpan keberagaman negara dengan karakter yang sangat berbeda satu sama lain.

Dikutip dari Britannica, Eropa terbentuk dari jajaran semenanjung yang menjorok ke barat Eurasia dan dikelilingi lautan besar seperti Samudra Arktik, Atlantik, hingga Laut Mediterania. Garis pantainya yang panjang dan bentuk wilayahnya yang sangat berlekuk membuat Eropa dipenuhi pulau, pegunungan, dan lembah yang khas. Kondisi geografis inilah yang memengaruhi lahirnya banyak negara dengan identitas unik, mulai dari bahasa, mata uang, hingga sistem pemerintahannya.

Nah, untuk mengenal lebih dekat keberagaman tersebut, yuk simak daftar 44 negara di Benua Eropa lengkap beserta ibu kota dan mata uangnya di bawah ini, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • Eropa terdiri dari 44 negara dengan latar budaya dan sejarah yang sangat beragam, dari negara kecil seperti Andorra hingga kekuatan besar seperti Jerman dan Prancis.
  • Letak geografis Eropa menjadikannya kawasan unik, karena berbentuk semenanjung besar Eurasia dan memiliki garis pantai sangat panjang yang memengaruhi budaya, ekonomi, dan politik negara-negara di dalamnya.
  • Tidak semua negara di Eropa memakai euro, karena sejumlah negara memilih mempertahankan mata uang nasional demi fleksibilitas ekonomi dan stabilitas finansial.

ADVERTISEMENT

Daftar 44 Negara di Benua Eropa

Nah, di bawah ini terdapat daftar 44 negara di Benua Eropa yang dihimpun dari laman SP Lessons, IBAN, serta StudentNews. Yuk, simak!

1. Albania

  • Ibu kota: Tirana
  • Mata uang: Lek (ALL)

2. Andorra

  • Ibu kota: Andorra la Vella
  • Mata uang: Euro (EUR)

3. Austria

  • Ibu kota: Wina
  • Mata uang: Euro (EUR)

4. Belarus

  • Ibu kota: Minsk
  • Mata uang: Rubel Belarus (BYN)

5. Belgia

  • Ibu kota: Brussel
  • Mata uang: Euro (EUR)

6. Bosnia dan Herzegovina

  • Ibu kota: Sarajevo
  • Mata uang: Mark Konvertibel (BAM)

7. Bulgaria

  • Ibu kota: Sofia
  • Mata uang: Lev Bulgaria (BGN)

8. Kroasia

  • Ibu kota: Zagreb
  • Mata uang: Euro (EUR)

9. Ceko (Czechia)

  • Ibu kota: Praha
  • Mata uang: Koruna Ceko (CZK)

10. Denmark

  • Ibu kota: Kopenhagen
  • Mata uang: Krone Denmark (DKK)

11. Estonia

  • Ibu kota: Tallinn
  • Mata uang: Euro (EUR)

12. Finlandia

  • Ibu kota: Helsinki
  • Mata uang: Euro (EUR)

13. Prancis

  • Ibu kota: Paris
  • Mata uang: Euro (EUR)

14. Jerman

  • Ibu kota: Berlin
  • Mata uang: Euro (EUR)

15. Yunani

  • Ibu kota: Athena
  • Mata uang: Euro (EUR)

16. Hungaria

  • Ibu kota: Budapest
  • Mata uang: Forint (HUF)

17. Islandia

  • Ibu kota: Reykjavik
  • Mata uang: Krona Islandia (ISK)

18. Irlandia

  • Ibu kota: Dublin
  • Mata uang: Euro (EUR)

19. Italia

  • Ibu kota: Roma
  • Mata uang: Euro (EUR)

20. Latvia

  • Ibu kota: Riga
  • Mata uang: Euro (EUR)

21. Liechtenstein

  • Ibu kota: Vaduz
  • Mata uang: Franc Swiss (CHF)

22. Lituania

  • Ibu kota: Vilnius
  • Mata uang: Euro (EUR)

23. Luksemburg

  • Ibu kota: Luxembourg City
  • Mata uang: Euro (EUR)

24. Malta

  • Ibu kota: Valletta
  • Mata uang: Euro (EUR)

25. Moldova

  • Ibu kota: Chisinau
  • Mata uang: Leu Moldova (MDL)

26. Monako

  • Ibu kota: Monaco
  • Mata uang: Euro (EUR)

27. Montenegro

  • Ibu kota: Podgorica
  • Mata uang: Euro (EUR)

28. Belanda

  • Ibu kota: Amsterdam
  • Mata uang: Euro (EUR)

29. Makedonia Utara

  • Ibu kota: Skopje
  • Mata uang: Denar (MKD)

30. Norwegia

  • Ibu kota: Oslo
  • Mata uang: Krona Norwegia (NOK)

31. Polandia

  • Ibu kota: Warsawa
  • Mata uang: Zloty (PLN)

32. Portugal

  • Ibu kota: Lisbon
  • Mata uang: Euro (EUR)

33. Rumania

  • Ibu kota: Bucharest
  • Mata uang: Leu Rumania (RON)

34. Rusia

  • Ibu kota: Moskow
  • Mata uang: Rubel Rusia (RUB)

35. San Marino

  • Ibu kota: San Marino
  • Mata uang: Euro (EUR)

36. Serbia

  • Ibu kota: Beograd
  • Mata uang: Dinar Serbia (RSD)

37. Slovakia

  • Ibu kota: Bratislava
  • Mata uang: Euro (EUR)

38. Slovenia

  • Ibu kota: Ljubljana
  • Mata uang: Euro (EUR)

39. Spanyol

  • Ibu kota: Madrid
  • Mata uang: Euro (EUR)

40. Swedia

  • Ibu kota: Stockholm
  • Mata uang: Krona Swedia (SEK)

41. Swiss

  • Ibu kota: Bern
  • Mata uang: Franc Swiss (CHF)

42. Ukraina

  • Ibu kota: Kyiv
  • Mata uang: Hryvnia (UAH)

43. Britania Raya / Inggris Raya (United Kingdom)

  • Ibu kota: London
  • Mata uang: Pound Sterling (GBP)

44. Vatikan (Holy See)

  • Ibu kota: Kota Vatikan
  • Mata uang: Euro (EUR)

Sekilas tentang European Union (EU) atau Uni Eropa

Dilansir laman resminya. Uni Eropa (European Union/EU) adalah kelompok 27 negara di Eropa yang sepakat bekerja sama agar hidup warganya menjadi lebih mudah, aman, damai, dan adil. Negara-negara ini memilih bekerja sama daripada saling berperang, terutama setelah dua perang besar melanda Eropa.

Awalnya, hanya 6 negara yang memulai kerja sama, yaitu Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Luksemburg, dan Belanda. Seiring waktu, negara lain bergabung hingga terbentuk UE yang kita kenal sekarang. Inggris sempat menjadi anggota, tetapi keluar pada 31 Januari 2020. Berikut ini adalah daftar negara anggota EU saat ini.

  1. Austria
  2. Belgia
  3. Bulgaria
  4. Kroasia
  5. Siprus
  6. Ceko
  7. Denmark
  8. Estonia
  9. Finlandia
  10. Prancis
  11. Jerman
  12. Yunani
  13. Hungaria
  14. Irlandia
  15. Italia
  16. Latvia
  17. Lituania)
  18. Luksemburg
  19. Malta
  20. Belanda
  21. Polandia
  22. Portugal
  23. Rumania
  24. Slowakia
  25. Slovenia
  26. Spanyol
  27. Swedia

Tujuan utama dari EU antara lain menjaga perdamaian di Eropa, membuat hidup masyarakat lebih baik dan adil, menghormati bahasa dan budaya setiap negara, serta memperkuat ekonomi. Salah satu upaya dalam memperkuat ekonomi adalah penggunaan mata uang euro. Sebagian besar negara EU (20 negara) menggunakan mata uang euro.
Euro memudahkan perdagangan, perjalanan, dan belanja antarnegara karena tidak perlu menukar uang.

Uni Eropa juga membuat Kawasan Schengen, yaitu wilayah tanpa perbatasan. Di sini, orang dapat berpindah negara tanpa pemeriksaan paspor. Sebanyak 25 dari 27 negara UE sudah masuk Schengen, ditambah 4 negara non-UE (Islandia, Norwegia, Swiss, Liechtenstein).

Kenapa Tidak Semua Negara di Eropa Menggunakan Euro?

Tidak semua negara di Eropa menggunakan euro karena mata uang ini belum menjadi mata uang internasional yang benar-benar kuat. Studi oleh Ethan Ilzetzki, Carmen M. Reinhart, dan Kenneth Rogoff yang dikutip Linda Gorman dalam laman National Bureau of Economic Research menjelaskan euro masih belum sekuat yang diharapkan.

Salah satu alasan utamanya adalah tidak adanya aset aman yang mewakili seluruh zona euro. Utang pemerintah berdenominasi euro sangat berbeda tingkat risikonya antarnegara, misalnya utang Jerman dan Yunani yang tidak dianggap sama oleh investor, sehingga euro tidak punya instrumen tunggal yang cukup kuat seperti US Treasury Bonds di Amerika Serikat.

Selain itu, pasar keuangan zona euro kurang terintegrasi. Sebagian besar utang korporasi Eropa tersimpan sebagai aset tidak bisa diperdagangkan di bank, sehingga likuiditas euro jauh lebih kecil dibanding dolar AS. Keterbatasan pasokan aset euro berkualitas tinggi membuat euro tidak banyak digunakan sebagai cadangan devisa atau transaksi global, sehingga beberapa negara Eropa menilai manfaat menggunakan euro belum cukup besar dibanding mempertahankan mata uang nasional mereka.

Kebijakan moneter European Central Bank (ECB) juga menjadi pertimbangan. Studi tersebut menunjukkan bahwa pada awal pembentukannya, kebijakan ECB lebih mencerminkan kepentingan Jerman dibanding seluruh kawasan, dan setelah krisis 2008 muncul ketidakpastian baru. Dengan kondisi seperti ini, negara-negara di luar zona euro memilih tetap menggunakan mata uang sendiri untuk menjaga fleksibilitas ekonomi dan stabilitas finansial.

Nah, itulah tadi daftar 44 negara di Eropa. Semoga daftar ini membantu kamu memahami keragaman Eropa dengan lebih mudah.



(sto/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads