Ternyata Ayah Hasnaeni 'Wanita Emas' Bukan Max Moein!

Tim detikNews - detikJateng
Kamis, 29 Des 2022 15:27 WIB
Hasnaeni 'Wanita Emas'. Foto: Agung Pambudhy
Solo -

Hasnaeni 'Wanita Emas' kembali membuat geger dengan mengaku jadi korban asusila Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Pengakuan itu kemudian dia cabut dan meminta maaf kepada Hasyim Asy'ari. Siapakah Hasnaeni?

Dilansir detikNews, Kamis (29/12/2022), dalam berbagai pemberitaan Hasnaeni disebut-sebut putri Max Moein. Max Moein adalah mantan anggota DPR dari PDIP. Benarkah demikian?

Berdasarkan Akta Cerai Nomor 2102/AC/2020/PA.JS yang dikeluarkan Pengadilan Agama Jakarta Selatan yang didapat detikcom, Kamis (29/12), ternyata ayah Hasnaeni bukanlah Max Moein. Di akta itu disebutkan Hasnaeni Binti Mus***. Akta cerai itu ditandatangani oleh Panitera PA Jaksel, Umi Salamah Tatroman pada 25 Agustus 2022.

Karier Politik Hasnaeni atau Wanita Emas

Hasnaeni pernah mencalonkan diri sebagai calon independen Gubernur DKI Jakarta pada 2012. Fotonya tersebar di berbagai lokasi, termasuk di Metro Mini, dengan slogan 'Wanita Emas'.

Pada 2013 ia maju sebagai caleg dari Partai Demokrat. Berdasarkan Daftar Caleg Tetap di website kpu.go.id, ia terdaftar menjadi caleg DPR RI dari dapil DKI 2 dengan nomor urut 7.

Pada 2017, Hasnaeni mencari peruntungan dengan mengikuti fit and proper test calon Gubernur DKI Jakarta yang digelar oleh PDI Perjuangan. Tapi usahanya gagal.

Pada 2022, Hasnaeni didapuk menjadi Ketum Parpol Republik Satu dan lolos verifikasi administrasi KPU. Partainya kandas saat harus melalui verifikasi faktual.

Perkara Hukum Hasnaeni atau Wanita Emas

Hasnaeni mulai menjalani proses hukum perkara korupsi sejak September 2022. Kejagung menetapkan Hasnaeni selaku Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical sebagai tersangka.

Lewat drama pura-pura sakit, Hasnaeni dijemput paksa petugas kejaksaan untuk ditahan. Hal itu diungkap oleh Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi. Dia mengatakan si 'Wanita Emas' saat itu datang ke rumah sakit untuk dirawat, akan tetapi yang bersangkutan dalam kondisi sehat.

"Jadi begini ya, tadi malam yang bersangkutan datang ke Rumah Sakit MMC untuk minta dirawat, bukan dirawat karena sedang sakit. Atas dasar kondisi tersebut setelah kita konsultasikan dengan pihak manajemen dan dokter yang bersangkutan, kita juga membawa dokter, kesimpulannya yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan bisa dihadirkan di kejaksaan," kata Kuntadi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (22/9).

Simak lebih lengkap di halaman berikutnya.




(sip/dil)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork