Detik-detik Tersangka Net89 Tewas Kecelakaan di Tol Solo-Semarang

Detik-detik Tersangka Net89 Tewas Kecelakaan di Tol Solo-Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Selasa, 15 Nov 2022 13:11 WIB
ilustrasi kecelakaan
Ilustrasi kecelakaan (Foto: dok. detikcom)
Semarang -

Seorang tersangka kasus robot trading Net89 berinisial HS meninggal usai kecelakaan di Tol Solo-Semarang, Kabupaten Boyolali. Mobil yang dikendarai HS menabrak bagian belakang truk.

Informasi yang diperoleh detikJateng, HS mengalami kecelakaan pada 30 Oktober 2022 pukul 01.10 WIB di ruas Tol TMJ Km 487+200-B. Saat itu HS mengemudikan Honda Jazz bernopol S 1576 TE dari arah Ngawi menuju Semarang.

Dari informasi tersebut, mobil korban melaju dengan kecepatan sekitar 100 km/jam. Setibanya di lokasi, HS diduga mengantuk hingga menabrak bagian belakang truk tronton bernopol DK 8316 LG.


Korban HS dilaporkan meninggal di lokasi kejadian. Sementara seorang penumpang mobil Jazz berinisial HT mengalami luka di kaki dan sempat dirawat di RSUD Boyolali.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudusy membenarkan informasi soal kecelakaan yang dialami HS. Iqbal juga membenarkan soal detik-detik kecelakaan tersebut.

"Saya membenarkan bahwa Korban MD (meninggal dunia) dalam laka lantas di Tol Km 487 Boyolali atas nama HS. Tersangka investasi robot trading Net89 yang ditangani Bareskrim," kata Iqbal dalam pesan singkat, Selasa (15/11/2022).

Iqbal menyebut jenazah tersangka robot trading Net89 itu langsung dibawa keluarganya.

"Langsung diambil keluarganya dan dibawa ke Mojokerto," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma Kumara memberikan informasi soal salah satu tersangka robot trading Net89 meninggal dunia akibat kecelakaan.

"Bahwa untuk tersangka HS benar telah MD (meninggal dunia) pada hari Minggu, 30 Oktober 2022, karena kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Tol Solo-Semarang," kata Candra dikutip dari detiknews.

Untuk diketahui, para petinggi PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (SMI) ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi bodong Net89. Polisi menyebutkan kerugian 300 ribu member robot trading Net89 mencapai Rp 2 triliun.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu menyebut identitas serta para tersangka dalam kasus ini, yaitu:

1. Pemilik Net89 berinisial AA
2. Direktur PT SMI berinisial LSH
3. Founder dan exchanger Net89 berinisial ESI
4. Lima orang sub exchanger berinisial RS, AAL, HS, FI dan DA.



Simak Video "Laporkan 4 Mastermind PT SMI, Gempur Net89 Bawa Bukti 3 Buah Koper"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/rih)