Penemuan kerangka manusia dalam posisi jongkok menggegerkan warga Godean, Kabupaten Sleman. Belum diketahui secara pasti identitas kerangka manusia yang ditemukan di kedalaman setengah meter ini.
Selain kerangka, sejumlah barang-barang yang diduga milik mayat tersebut juga ditemukan di dekat kerangka. Saat ini polisi tengah melakukan pendalaman guna mengungkap identitas dari kerangka tersebut.
Berikut fakta-fakta di balik penemuan mayat posisi jongkok.
Ditemukan di Kedalaman Setengah Meter
Penemuan kerangka posisi jongkok ini membuat geger warga Padukuhan Kragilan, Sidomoyo, Godean, Kabupaten Sleman. Lokasi penemuan kerangka manusia ini berada di dalam kompleks pemakaman padukuhan setempat.
Peristiwa ini awalnya diketahui oleh warga bernama Temu Pujianto (57) dan beberapa warga lainnya ketika sedang menggali makam pada 26 Agustus lalu.
Saat menggali sampai pada kedalaman sekitar setengah meter, ia menemukan kresek. Setelah diambil ternyata berisi tulang.
"Awalnya menggali, itu kan dua orang di bawah. Saya ambil itu dapat tas kresek, saya kira itu wah mayat ternyata, adik saya di sebelah selatan dapat tas kresek lagi isinya tulang," kata Temu kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).
Terbungkus Kresek
Saat ditemukan, kerangka manusia dalam posisi jongkok itu terbungkus kresek. Hal ini seperti yang disampaikan oleh warga bernama Temu Pujianto (57). Saat dirinya bersama dengan beberapa warga lainnya sedang menggali makam pada 26 Agustus lalu mendapati sebuah bungkusan kresek.
Awalnya mereka tidak berpikir bahwa yang ada di dalam kresek tersebut adalah kerangka manusia. Dan betapa terkejut, setelah dibuka ternyata ada tulang manusia.
"Awalnya menggali, itu kan dua orang di bawah. Saya ambil itu dapat tas kresek, saya kira itu wah mayat ternyata, adik saya di sebelah selatan dapat tas kresek lagi isinya tulang," kata Temu kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).
Kerangka Tidak Wajar
Polisi turun tangan untuk melakukan identifikasi usai mendapati adanya informasi kerangka manusia yang dianggap tidak wajar ini. Kapolsek Godean Kompol Agus Nuryanto mengatakan berdasarkan informasi awal dari masyarakat dan posisi kerangka itu tidak wajar.
"Kemarin dari informasi masyarakat karena dari kerangka itu ditemukan beberapa pakaian yang posisi kerangkanya juga informasi posisi duduk dan (ditemukan) kedalamannya itu setengah meter," kata Agus.
"Dari informasi masyarakat proses penguburan tersebut tidak wajar karena mungkin tidak ada penutup dan kedalamannya, (posisinya) jongkok," imbuhnya.
Baca Diduga Mayat Perempuan di halaman berikutnya...
(apl/ahr)