10 Tempat Wisata Offroad yang Menantang di Bandung

Yogi Bagus Prasetyo - detikJabar
Minggu, 04 Okt 2026 10:00 WIB
Wisatawan mengikuti wisata petualangan menggunakan mobil jip offroad di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (20/9/2025). (Foto: ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA)
Bandung -

Seolah tidak ingin terkenal hanya sebagai kota kuliner, Bandung rupanya menawarkan destinasi wisata offroad yang cocok untuk liburan keluarga, dengan medan yang bervariasi dari ringan hingga menantang.

Kawasan Lembang, Ciwidey, dan Pangalengan menjadi tiga area utama yang menyediakan paket wisata offroad menggunakan kendaraan Land Rover atau jeep dengan kapasitas 6-8 orang per unit.

Penasaran di mana saja? Simak sepuluh wisata offroad di Bandung yang bisa dikunjungi bersama keluarga.

1. Cikole Lembang

Kawasan Cikole di Lembang, Bandung Utara, merupakan salah satu destinasi offroad paling populer untuk keluarga. Trek yang ditawarkan memiliki panjang sekitar 18 kilometer dengan kondisi medan yang bervariasi, mulai dari jalan tanah berbatu, area berlumpur, hingga tanjakan curam.

Wisata offroad di Cikole dimulai dari meeting point di kawasan Cikole, kemudian melewati hutan pinus pegunungan, menuju Bunker Belanda peninggalan masa kolonial dan Gunung Putri Lembang.

Durasi perjalanan biasanya 2-3 jam dengan kendaraan Land Rover yang dikemudikan oleh driver berpengalaman. Kapasitas maksimal 6-7 orang per jeep, sehingga cocok untuk keluarga kecil atau gabungan beberapa keluarga.

2. Sukawana Cikole

Sukawana terletak di kawasan Lembang, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Bandung, dengan akses yang cukup mudah menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan. Kawasan ini menawarkan medan off-road yang tergolong berat, cocok bagi keluarga yang menginginkan tantangan lebih.

Paket wisata di Sukawana biasanya mencakup penjemputan di hotel atau meeting point di area Lembang, kegiatan off-road selama 3 jam, istirahat makan siang, dan perjalanan pulang. Biaya mulai dari Rp552.200 per orang dengan jadwal tur pagi hari pukul 08.00-14.00 WIB.

3. Pangalengan

Pangalengan di Bandung Selatan menawarkan pengalaman offroad dengan pemandangan alam yang luar biasa, terutama hutan pinus Rahong yang dipenuhi pohon pinus besar dan rindang. Jalur offroad di Pangalengan menyuguhkan pemandangan perkebunan teh, perbukitan hijau, dan area trek yang sulit dilalui, yang menjadi tantangan bagi pecinta off-road.

Trek yang dilalui sekitar 9-10 kilometer dengan durasi 2-3 jam. Kendaraan yang digunakan adalah Land Rover 4x4 dengan kapasitas maksimal 7 orang. Setelah off-road, peserta dapat menikmati kegiatan tambahan seperti wisata kebun teh atau mengunjungi Situ Cileunca.

4. Ciwidey

Ciwidey terkenal dengan kesejukan alamnya, hamparan perkebunan teh, dan lereng pegunungan yang eksotis. Wisata offroad di Ciwidey menawarkan pemandangan kebun teh yang hijau serta jalur menantang di kawasan perbukitan yang melewati area glamping site dan Situ Patenggang.

Rute perjalanan offroad Ciwidey dimulai dari meeting point di kawasan Ciwidey, menuju Situ Patenggang, melewati Sungai Ciwidey, hutan pinus, perkebunan teh, dan kembali ke meeting point utama. Durasi perjalanan sekitar 3 jam dengan kapasitas 7 orang per jeep.

5. Leuweung Kunthi

Leuweung Kunthi di kawasan Sukawana Cikole-Lembang menawarkan medan offroad yang tergolong berat, cocok bagi keluarga yang menginginkan tantangan lebih ekstrem. Kawasan ini memiliki trek yang lebih terjal dan sempit, dengan pemandangan hutan yang masih asri.

Aktivitas offroad di Leuweung Kunthi biasanya digabungkan dengan paket wisata Cikole atau Sukawana, dengan durasi 2-3 jam dan kapasitas 6-7 orang per kendaraan.

6. Hutan Rahong Pangalengan

Hutan Pinus Rahong di Pangalengan merupakan objek wisata yang berada di bawah pengelolaan Perhutani dengan luas sekitar 1,4 hektar. Area ini menawarkan panorama alam asri dengan hamparan pohon pinus yang menjulang tinggi, dikelilingi kebun teh dan aliran Sungai Palayangan.

Wisata offroad di Hutan Rahong dapat dikombinasikan dengan aktivitas lain seperti arung jeram sepanjang 5 km, flying fox, paintball, outbound, dan camping ground. Tiket masuk Hutan Pinus Rahong sekitar Rp5.000-Rp10.000 per orang, dengan tarif parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.




(yum/yum)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork