Pungli Jukir Liar di Cibodas Ancam PAD Wisata Cianjur

Pungli Jukir Liar di Cibodas Ancam PAD Wisata Cianjur

Ikbal Slamet - detikJabar
Selasa, 04 Agu 2026 20:00 WIB
Pintu masuk Kawasan Wisata Cibodas
Pintu masuk Kawasan Wisata Cibodas. (Foto: Ikbal Slamet)
Cianjur -

Pemerintah Kabupaten Cianjur dibuat resah dengan ulah oknum juru parkir yang diduga melakukan pungutan liar di Kawasan Wisata Cibodas. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata kawasan Cibodas terancam berkurang lantaran adanya aksi tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur Yudha Azwar mengatakan PAD dari sektor retribusi wisata Kawasan Cibodas mulai menunjukan hasil, di mana dalam dua bulan terakhir menghasilkan Rp 563 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah menerapkan lagi retribusi atau tiket di pintu masuk dengan dikelola langsung oleh Disbudpar, dari 14 Mei hingga akhir Juli 2026, angka PAD retribusi wisata Cibodas mencapai Rp 563 juta. Atau sekitar Rp 250 juta per bulan," kata dia, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan PAD pada tahun sebelumnya yang dikelola oleh pihak ketiga.

ADVERTISEMENT

"Saat dikelola pihak ketiga, Rp 250 juta itu PAD dalam setahun. Makanya ini jadi pencapaian yang baik untuk menambah PAD Cianjur," kata dia.

Namun, lanjut dia, Disbudpar dibuat khawatir dengan adanya aksi dugaan pungli parkir di kawasan wisata Cibodas yang viral beberapa hari lalu.

Menurut dia, tindakan tersebut dapat mencoreng wisata Cianjur dan berpotensi menurunkan tingkat kunjungan wisata.

"Di satu sisi kami tengah menggenjot promosi wisata untuk meningkatkan kunjungan, tapi malah terjadi tindakan yang mencoreng wisata Cianjur. Tentu ini berpotensi menurunkan kepercayaan terkait wisata Cianjur dan menurunkan tingkat kunjungan," kata dia.

Oleh karena itu, pasca kejadian tersebut Pemkab Cianjur akan melakukan evaluasi dan penataan ulang kawasan wisata.

"Tentu akan kami lakukan evaluasi, memastikan tidak ada lagi tindakan pungli apapun. Tidak hanya di Cibodas tetapi di seluruh wisata di Cianjur. Kami harap Wisatawan tidak terpengaruh, kami upayakan wisata di Cianjur aman dan nyaman. Silakan berkunjung ke Cianjur," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Viral seorang wisatawan cekcok usai dengan juru parkir liar usai diminta pungutan untuk parkir di kawasan Wisata Cibodas. Bahkan si jukir liar sempat melarang wisatawan asing berkunjung ke Cibodas.

Jukir liar yang mengenakan kaos hitam itu awalnya mendatangi wisatawan yang tengah duduk di bagasi belakang usai memarkirkan mobilnya.

Tiba-tiba pria tersebut meminta uang untuk biaya parkir dan penitipan kendaraan di kawasan wisata Cibodas.

Pemilik mobil yang telah membayar tiket masuk kawasan Wisata Cibodas sudah berusaha menolak, tetapi terus dipaksa untuk membayar biaya parkir sebesar Rp 10 ribu.

Dia juga mengancam akan mengusir wisatawan jika tidak membayar biaya parkir dan penitipan kendaraan di bahu jalan Kawasan Wisata Cibodas tersebut.

Bahkan jukir liar tersebut melarang wisatawan asal Timur Tengah untuk berkunjung ke Cibodas. Dia juga tidak takut jika ulahnya membuat kawasan wisata Cibodas ditutup.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads