Perlahan tapi pasti, sektor pariwisata Kabupaten Ciamis mulai menunjukkan geliatnya. Setelah lebih dari satu dekade tak lagi menjadi daerah tujuan wisata utama pascapemekaran Kabupaten Pangandaran, kini berbagai destinasi berbasis alam dan desa wisata di Tatar Galuh mulai kembali menarik perhatian wisatawan.
Optimisme itu terlihat dari data Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis. Hingga akhir Juni 2026 atau triwulan II, jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi mencapai 1.261.987 orang. Capaian tersebut setara dengan 60,84 persen dari target kunjungan tahun 2026 yang dipatok sebanyak 2.074.114 wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan Rusyandi, melalui Kepala Bidang Pemasaran, Asep Didi Herdiawan, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan sektor pariwisata di Ciamis.
"Alhamdulillah, hingga pertengahan tahun realisasi kunjungan sudah melampaui 60 persen dari target tahunan. Melihat tren yang terus meningkat, kami optimistis target lebih dari dua juta kunjungan wisatawan pada 2026 bisa tercapai," ujar Asep, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari berbagai upaya promosi yang terus diperkuat. Salah satu strategi yang kini menjadi fokus adalah memperluas promosi melalui platform digital untuk menjangkau lebih banyak calon wisatawan.
"Kami terus memperkuat promosi melalui media digital dan media sosial. Cara ini dinilai lebih efektif untuk mengenalkan potensi wisata Ciamis kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara, khususnya kalangan generasi muda," katanya.
Simak Video "Video: BPS Catat Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik 8,42% di Juni 2025"
(mso/mso)