Sensasi Susur Sungai Menuju Hutan Mangrove Dewi Surga Cirebon

Sensasi Susur Sungai Menuju Hutan Mangrove Dewi Surga Cirebon

Ony Syahroni - detikJabar
Minggu, 26 Jul 2026 15:00 WIB
Suasana perjalanan menuju objek wisata Dewi Surga Mangrove.
Suasana perjalanan menuju objek wisata Dewi Surga Mangrove. (Foto: Ony Syahroni/detikJabar)
Cirebon -

Di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, terdapat objek wisata bernama Dewi Surga Mangrove. Sesuai dengan namanya, kawasan ini dipenuhi pepohonan mangrove yang menjadi daya tarik utama.

Menariknya, pengunjung yang datang tak hanya disuguhi rimbunnya pepohonan mangrove, tetapi juga diajak menyusuri sungai menggunakan perahu yang menjadi bagian dari pengalaman berwisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan dimulai dari kawasan pasar ikan Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala. Dari sana, perahu akan membawa pengunjung menyusuri aliran sungai menuju kawasan mangrove yang berada di dekat bibir pantai.

Perjalanan menuju lokasi hanya memakan waktu sekitar 10 menit. Selama berada di atas perahu, hamparan mangrove yang tumbuh di sisi kanan dan kiri sungai menjadi pemandangan yang menemani perjalanan.

ADVERTISEMENT

Sesampainya di lokasi, sebuah plang bertuliskan "Dewi Surga Mangrove" berdiri di bagian depan sebagai penanda pengunjung telah tiba di kawasan wisata.

Suasana perjalanan menuju objek wisata Dewi Surga Mangrove.Suasana perjalanan menuju objek wisata Dewi Surga Mangrove. (Foto: Ony Syahroni/detikJabar)

Setelah naik perahu, perjalanan berlanjut dengan berjalan kaki menyusuri jalur papan kayu yang membelah kawasan mangrove. Jalur tersebut membawa pengunjung menikmati rimbunnya pepohonan dari jarak dekat.

Di beberapa titik juga tersedia spot foto yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk mengabadikan momen liburan.

Pada akhir pekan, suasana di kawasan itu tampak ramai wisatawan. Sebagian di antaranya membawa bekal makanan dari rumah, lalu menikmati makan bersama di tengah rindangnya hutan mangrove.

Salah seorang pengunjung, Sujai, mengaku baru pertama kali mengunjungi Dewi Surga. Ia datang bersama rombongan yang berjumlah sekitar 25 orang.

Menurutnya, objek wisata tersebut menawarkan suasana yang nyaman. Perjalanan menggunakan perahu menuju lokasi menjadi pengalaman yang berkesan.

"Ya, luar biasa, pemandangannya cakep," kata Sujai kepada detikJabar saat ditemui di objek wisata Dewi Surga Mangrove.

Suasana perjalanan menuju objek wisata Dewi Surga Mangrove.Suasana perjalanan menuju objek wisata Dewi Surga Mangrove. (Foto: Ony Syahroni/detikJabar)

Ia mengatakan, pemandangan sepanjang perjalanan membuat suasana terasa berbeda. Rimbunnya mangrove di sepanjang aliran sungai menghadirkan panorama yang jarang ditemui. "Suasanya nyaman," ujarnya.

Ia mengaku mengetahui objek wisata itu dari rekan-rekannya. Meski baru pertama kali datang, ia menilai Dewi Surga sudah cukup tertata dengan baik. "Bagus, menarik," ucapnya.

Sujai mengatakan rombongannya sengaja memilih Dewi Surga sebagai tempat berkumpul sekaligus berwisata. Mereka membawa bekal dari rumah untuk disantap bersama setelah tiba di lokasi.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Karangreja, Tarji, mengatakan objek wisata Dewi Surga Mangrove mulai dibuka untuk umum pada 2025. Sejak saat itu, kawasan tersebut mulai dikenal masyarakat dan sering dikunjungi, terutama saat akhir pekan.

Menurut Tarji, objek wisata Dewi Surga Mangrove buka setiap hari. Pengunjung dapat datang mulai dari pagi hingga sore hari.

Untuk saat ini, kata dia, belum ada tiket masuk yang diberlakukan. Pengunjung hanya dikenakan biaya transportasi perahu sebesar Rp200 ribu untuk perjalanan pulang-pergi dengan kapasitas maksimal sekitar 30 orang.

"Kalau tiket masuknya sendiri sementara cukup bayar untuk perahu aja. Jadi ongkos perahunya Rp200.000, itu bisa untuk maksimal 30 orang, jadi biayanya tidak memberatkan," kata Tarji.

(orb/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads