Sebanyak 64 anak dilaporkan sempat terpisah dari pengawasan orang tua selama momen libur sekolah di Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Selain itu, petugas juga berhasil menyelamatkan satu korban kecelakaan laut di kawasan tersebut.
Anggota Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran, Dodo Taryana, mencatat sejak 29 Juni hingga 8 Juli 2026, terdapat puluhan kejadian anak terpisah. Awalnya, jumlah anak yang terpisah dilaporkan sebanyak 58 orang, namun angka tersebut bertambah enam anak sehingga total keseluruhan mencapai 64 anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beruntung, penanganan anak-anak yang terpisah dari orang tua ini dapat dikoordinasikan dengan baik oleh petugas di lapangan. Melalui pengeras suara dan pos terpusat," ucap Dodo kepada detikJabar, Rabu (8/7/2026).
Selain kasus anak terpisah, Dodo menyebut pihaknya menangani satu kejadian kecelakaan laut yang dinilai paling mendesak. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Pandega untuk mendapatkan perawatan medis. "Alhamdulillah korban dalam kejadian tunggal tersebut berhasil diselamatkan," katanya.
Di sisi lain, terdapat kejadian menonjol yang menimpa wisatawan di area Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam. Dua pengunjung yang merupakan ibu dan anak dilaporkan mengalami luka-luka akibat digigit kera.
Dodo mengimbau para wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga anak-anak dengan ketat, serta berhati-hati terhadap satwa liar di sekitar lokasi demi keselamatan bersama.
(sud/sud)
