Mendengar nama Maroko, kebanyakan orang langsung teringat pada negara di Benua Afrika. Negara ini baru saja mencatatkan perjalanan apik di Piala Dunia 2026.
Achraf Hakimi dan kawan-kawan baru saja menjungkalkan Belanda lewat drama adu penalti dengan skor akhir 3-2. Maroko pun lolos ke babak 16 besar dan bukan tak mungkin mencatatkan sejarah lebih manis.
Namun, tak banyak yang tahu jika di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ada sebuah kampung bernama Maroko. Ya, kamu nggak salah baca, nama kampungnya Maroko.
Kampung Maroko berada di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, tepat di tepian Sungai Citarum. Meski cukup dikenal oleh warga Bandung Barat dan Cimahi, kampung ini tidak memiliki gapura, monumen, atau tugu yang menandai namanya.
Petunjuk menuju Kampung Maroko hanya bisa ditemukan pada papan penunjuk arah di Jalan Raya Cihampelas-Cililin maupun melalui aplikasi peta digital.
Suasana kampung ini tak jauh berbeda dengan permukiman lain di sekitarnya. Deretan rumah berdiri di sepanjang jalan.
Di kampung ini juga terdapat pasar tradisional yang buka pada hari-hari tertentu. Pasar tersebut hingga kini masih menjadi pusat aktivitas ekonomi warga dengan menjual berbagai kebutuhan pokok, sayur-mayur, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Asal-usul Nama Maroko
Sebagian orang mungkin akan bertanya, apa hubungannya Kampung Maroko dengan negara Maroko? Ternyata, keduanya tidak berhubungan satu sama lain.
(orb/orb)