Ini Rahasia Mengapa Lobi Hotel Bikin Betah

Ini Rahasia Mengapa Lobi Hotel Bikin Betah

Sekar Aqillah Indraswari - detikJabar
Kamis, 18 Jun 2026 09:31 WIB
Ilustrasi hotel
Ilustrasi lobi hotel. (Foto: Getty Images/Anchiy)
Jakarta -

Pernahkah detikers merasa langsung rileks saat baru saja melangkah masuk ke hotel? Ternyata, suasana nyaman itu bukan kebetulan semata. Lobi, sebagai area pertama yang dipijak, memang dirancang sebagai 'ruangan selamat datang' yang dipenuhi strategi psikologis.

Di area ini, meja resepsionis menjadi pusat layanan mulai dari proses check in, check out, pembelian tiket, hingga pusat informasi. Tak ketinggalan, deretan sofa mewah di sisi kanan dan kiri pintu masuk sengaja disiapkan bagi tamu yang tengah menunggu jemputan atau sekadar ingin bersantai sejenak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih dari sekadar fungsi administratif, lobi adalah wajah dari sebuah hotel. Visualnya yang menawan seringkali membuat siapa pun yang masuk otomatis mengedarkan pandangan, mengagumi setiap detail interior yang memanjakan mata.

Semakin mewah hotelnya, semakin megah pula interior lobinya. Hal ini bukan tanpa alasan; desain tersebut memang diciptakan agar tamu betah berlama-lama menikmati atmosfer di sekelilingnya.

ADVERTISEMENT

Menariknya, ada trik desain rahasia yang diterapkan hampir di seluruh hotel dunia untuk memengaruhi mood pengunjung. Dilansir detikProperti dari Times of India, berikut adalah rahasia desain interior lobi hotel yang sukses menghipnotis para tamunya:

1. Sihir Pencahayaan Lembut

Jika detikers perhatikan, pencahayaan di lobi hotel jarang sekali menggunakan lampu yang sangat terang benderang. Biasanya, ruangan disiram cahaya kuning yang agak remang. Ternyata, ini adalah kesengajaan agar tamu merasa lebih rileks.

Sebuah tesis mengenai peningkatan kesehatan mental tamu hotel melalui desain interior dari Universitas Internasional Ilmu Terapan Berlin mengungkapkan, pencahayaan lembut mampu memicu rasa nyaman dan aman secara psikologis. Berbeda dengan lampu kantor yang terang untuk menjaga kewaspadaan, lampu hotel justru didesain agar Anda merasa tenang.

2. Strategi Tata Letak yang Acak

Banyak lobi hotel didesain sebagai ruangan luas dengan banyak akses menuju tengah bangunan. Jarang sekali ditemukan lobi yang hanya memiliki satu pintu lurus ke dalam. Strategi ini sengaja dibuat agar tamu 'hilang arah' dan akhirnya terdorong untuk menjelajahi area sekitar lobi, seperti bar, lounge, hingga area ritel.

3. Permainan Aroma (Scent Branding)

Hotel-hotel kelas atas biasanya memiliki aroma wewangian yang sangat khas. Aroma ini bukan sekadar pengharum ruangan, melainkan alat untuk merangsang indra yang terhubung langsung dengan memori dan emosi. Tujuannya jelas: menciptakan kesan nyaman yang membekas di ingatan tamu sejak detik pertama mereka masuk.

4. Harmoni Musik dan Lanskap Suara

Lobi hotel hampir tidak pernah benar-benar hening, namun juga tidak bising. Pengelola biasanya memutar musik latar atau instrumen lembut. Alunan suara ini bekerja sinergis dengan pencahayaan untuk memperdalam level relaksasi para tamu.

5. Galeri Karya Seni yang Memukau

Mulai dari lukisan megah, chandelier kristal, lantai marmer, hingga perabotan artistik lainnya sengaja dipajang untuk memberikan kesan mewah. Kehadiran karya seni ini memberikan pengalaman visual yang berkesan, membuat pengunjung penasaran untuk mengeksplorasi setiap sudut lobi.

Itulah deretan rahasia di balik desain lobi hotel yang membuat kita betah. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan detikers saat staycation berikutnya!

Artikel ini telah tayang di detikProperti

(aqi/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads