Kabar Internasional

Sepak Bola dan Negara Kecil Bernama Cape Verde

Femi Diah - detikJabar
Selasa, 16 Jun 2026 19:00 WIB
Tanjung Verde (Foto: Getty Images/Zachary Murphy)
Jakarta -

Di tengah gegap gempita Piala Dunia 2026, perhatian dunia mendadak tertuju pada sebuah negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik. Bukan karena konflik politik atau krisis ekonomi, melainkan karena kejutan yang mereka ciptakan di lapangan hijau.

Cape Verde, negara yang baru menjalani debut di putaran final Piala Dunia, sukses menahan imbang salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia, Spanyol, dengan skor 0-0 pada laga Grup H di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026).

Bagi banyak negara, hasil imbang mungkin terasa biasa. Namun, bagi Cape Verde, hasil tersebut layaknya sebuah kemenangan. Menahan tim peringkat atas dunia tanpa kebobolan menjadi pencapaian bersejarah yang langsung memicu euforia di tanah air mereka.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, sebagaimana dilansir dari detikTravel, jalan-jalan di ibu kota Praia berubah menjadi lautan manusia. Klakson kendaraan terdengar bersahutan, bendera nasional berkibar di berbagai sudut kota, sementara ribuan warga turun ke jalan merayakan hasil yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Suasana haru dan bangga menyelimuti kawasan fan zone di pusat kota. Salah seorang pendukung, Isa Conceicao, mengaku sulit menggambarkan perasaannya setelah menyaksikan tim nasional negaranya menahan imbang Spanyol.

"Ini momen yang sangat emosional. Sebagai negara kecil, bisa meraih hasil seperti ini melawan Spanyol adalah perasaan yang luar biasa dan tak tergantikan. Ini perasaan terbaik yang pernah ada," ujarnya.

Cape Verde national soccer team fans wave their flags as they watch a World Cup group stage match against Spain, in Praia, Cape Verde, June 15, 2026. REUTERS/Danilson Sequeira Foto: REUTERS/Danilson Sequeira

Di tengah kerumunan, pria, wanita, hingga anak-anak menari bersama mengikuti lantunan lagu dan yel-yel khas Cape Verde. Mereka kompak meneriakkan kalimat nos ora dja txiga, ungkapan dalam bahasa Kreol Cape Verde yang berarti waktu kita telah tiba.

Ungkapan tersebut terasa sangat relevan dengan momen bersejarah yang sedang mereka rayakan.

Bukan hanya warga lokal yang terkesan. Pauline, wisatawan asal Prancis yang sedang berlibur di Cape Verde, menilai keberhasilan tim nasional negara itu tidak lepas dari semangat juang yang mereka tunjukkan sepanjang pertandingan.

"Itu saja yang penting," katanya.

"Saya kira Spanyol akan menang, tapi energi dan kecepatan Cape Verde luar biasa," timpal seorang wisatawan asal Kongo yang untuk pertama kalinya mengunjungi negara tersebut.



Simak Video "Video: Peta Persaingan Grup A Piala Dunia 2026, Setelah 3 poin Meksiko dan Korea"


(fem/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork