Libur Iduladha 2026, 17 Ribu Wisatawan Padati Kawah Putih

Yuga Hassani - detikJabar
Rabu, 03 Jun 2026 06:00 WIB
Objek wisata Kawah Putih Ciwidey. (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Bandung -

Sebanyak 17.643 wisatawan telah menikmati pemandangan alam objek wisata Kawah Putih, Kabupaten Bandung, saat libur panjang Iduladha 2026. Kunjungan wisatawan tersebut mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan hari-hari biasa.

Diketahui libur panjang Iduladha berlangsung dari Rabu 27 Mei sampai dengan Minggu 31 Mei 2026. Dalam kurun waktu lima hari tersebut kunjungan wisatawan di Kawah Putih terus mengalami lonjakan yang signifikan.

"Long weekend (kemarin) di Kawah Putih, alhamdulillah pengunjung banyak. Puncaknya di hari Minggu," ujar Pengelola Kawah Putih Ciwidey Budi Kamaludin kepada detikJabar, Selasa (2/6/2026).

Dari data wisatawan yang dihimpun, sebanyak 1.884 wisatawan pada Rabu 27 Mei, sebanyak 2.931 wisatawan pada Kamis 28 Mei, sebanyak 2.061 wisatawan pada Jumat 29 Mei, sebanyak 4.212 pada Sabtu 30 Mei, dan sebanyak 6.555 wisatawan datang pada Minggu 31 Mei 2026.

"Jadi total kunjungan saat long weekend kemarin itu sekitar 17.643 wisatawan," katanya.

Pihaknya mengungkapkan, total kunjungan terpadat adalah pada Minggu 31 Mei 2026. Bahkan menurutnya terdapat antrean kendaraan yang akan memasuki dan akan keluar menuju Kawah Putih.

"Iya jadi Minggu juga sudah macet ke jalan provinsi. Alhamdulillah akibat ketertarikan pengunjung terhadap Kawah Putih, situasi kemacetan dapat teratasi," jelasnya.

Budi menyebutkan, data tersebut mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Kata dia, pada hari-hari biasa kunjungan wisatawan tidak mencapai seribu.

"Iya ini mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Kalau lihat dari data yang mungkin ada peningkatan sekitar 135 persen," ucapnya.

Dia menambahkan, dominasi wisatawan yang mendatangi Kawah Putih berasal dari luar Bandung Raya. Kemudian wisatawan dari warga negara asing (WNA) pun turut ramai.

"Kalau dilihat pengunjung kemarin-kemarin itu persentase mancanegara dan warga negara Indonesia berbanding 60-40 persen. Jadi 60 persen warga Indonesia, 40 persen warga asing," pungkasnya.




(sud/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork