14 Tanaman Pengusir Nyamuk Alami yang bisa Ditanam di Rumah

14 Tanaman Pengusir Nyamuk Alami yang bisa Ditanam di Rumah

Shifa Lupiah Ajijah - detikJabar
Sabtu, 23 Mei 2026 18:30 WIB
Ilustrasi nyamuk penyebab DBD
Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Bandung -

Nyamuk menjadi salah satu serangga yang paling sering mengganggu aktivitas di rumah. Selain menimbulkan rasa gatal akibat gigitan, nyamuk juga dapat membawa berbagai penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, hingga malaria. Menurut data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), DBD masih menjadi endemis di 34 provinsi Indonesia, termasuk Jawa Barat yang secara konsisten masuk dalam daftar provinsi dengan kasus tertinggi.

Tak sedikit orang mulai mencari cara alami untuk mengurangi keberadaan nyamuk di rumah. Menggunakan obat nyamuk kimia secara terus-menerus sering kali memicu kekhawatiran akan dampak kesehatan paru-paru jangka panjang.

Di tengah kekhawatiran akan efek samping produk kimia, ada alternatif alami yang lebih ramah lingkungan sekaligus mempercantik hunian, yaitu menanam tanaman pengusir nyamuk. Aroma khas dari beberapa tanaman diketahui mengandung senyawa alami yang tidak disukai nyamuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menariknya, beberapa tanaman yang biasa tumbuh di pekarangan rumah Indonesia mengandung senyawa bioaktif yang terbukti secara ilmiah mampu menghalau nyamuk. Tanaman-tanaman ini tidak membunuh nyamuk, melainkan mengganggu sistem penciuman dan navigasi nyamuk sehingga mereka enggan mendekat.

Bagaimana Tanaman Bisa Mengusir Nyamuk?

Nyamuk sangat bergantung pada indra penciumannya untuk menemukan mangsa. Mereka mendeteksi karbon dioksida, asam laktat, dan panas tubuh manusia dari jarak jauh. Senyawa volatil tertentu yang terdapat pada tanaman seperti sitronelal, linalool, mentol, dan geraniol dapat mengganggu sistem deteksi ini.

ADVERTISEMENT

Penelitian oleh Rehman et al. (2014) yang dipublikasikan di Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine menegaskan bahwa minyak atsiri dari berbagai tanaman herbal memiliki aktivitas repelan signifikan terhadap nyamuk Aedes aegypti dan Culex quinquefasciatus, dua spesies yang tergolong jenis yang diwaspadai di Asia Tenggara.

14 Tanaman Pengusir Nyamuk dan Cara Kerjanya

1. Daun Mint

Daun mint memiliki aroma segar yang cukup kuat. Kandungan mentol di dalamnya dipercaya membantu mengurangi keberadaan nyamuk di sekitar rumah. Sifat antimikroba dan insektisida dalam mint mampu mengusir berbagai jenis serangga, termasuk nyamuk dan lalat. Selain itu, mint juga mudah tumbuh di pot kecil dan cocok ditempatkan di dekat jendela.

2. Lavender

Lavender dikenal karena aroma bunganya yang menenangkan manusia, tetapi tidak disukai nyamuk. Lavender memiliki efek repelan alami terhadap beberapa jenis serangga. Tanaman ini cocok diletakkan di area yang terkena sinar matahari langsung seperti teras atau balkon.

3. Kemangi

Kemangi tidak hanya dimanfaatkan sebagai lalapan, tetapi juga dipercaya membantu mengurangi nyamuk. Aromanya cukup menyengat bagi serangga tertentu. Keberadaan pot kemangi di area dapur atau teras membantu meminimalkan gangguan serangga di area tersebut.

4. Rosemary

Rosemary memiliki aroma herbal yang khas mirip pinus. Tanaman ini sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan sekaligus tanaman aromatik untuk halaman rumah. Rosemary sangat tangguh dan bisa tumbuh subur di dalam pot. Selain mengusir nyamuk, tanaman ini juga efektif menghalau hama tanaman lain di halaman rumah.

5. Geranium

Geranium atau sering disebut sebagai Tapak Dara di beberapa daerah, dikenal memiliki aroma citrus yang menyerupai sitronela. Tanaman ini banyak digunakan sebagai penghias teras karena tampilannya cantik dan aromanya menyegarkan. Selain itu, tanaman ini populer sebagai bahan dasar losion antinyamuk karena aromanya yang cukup kuat saat tertiup angin.

6. Zodia

Zodia merupakan tanaman asal Papua yang populer sebagai tanaman pengusir nyamuk alami di Indonesia. Daunnya mengandung linalool dan alpha-pinene yang menghasilkan aroma khas. Masyarakat lokal telah lama menggunakan daun zodia yang digosokkan ke kulit untuk perlindungan saat masuk ke hutan. Penempatan satu pot zodia di sudut ruangan dipercaya efektif menghalau nyamuk dalam radius tertentu.

7. Selasih

Selasih memiliki aroma tajam yang cukup efektif membantu mengurangi keberadaan nyamuk di area tertentu. Selasih juga mengandung senyawa kimia yang dapat merusak siklus hidup larva nyamuk jika diletakkan di dekat genangan air.

8. Serai Wangi

Serai wangi menjadi salah satu tanaman yang paling identik dengan pengusir nyamuk alami. Kandungan sitronelal pada serai sering digunakan dalam produk losion dan lilin antinyamuk. Tanaman serai lebih efektif ketika minyaknya diekstrak dibanding hanya ditanam begitu saja.

9. Catnip

Catnip dikenal sebagai tanaman favorit kucing, namun sebaliknya bagi nyamuk. Catnip memiliki efek repelan yang sangat kuat terhadap nyamuk. Sebuah penelitian dari Iowa State University mengungkapkan bahwa minyak esensial dalam catnip, nepetalactone, sepuluh kali lipat lebih efektif dibandingkan DEET (bahan kimia pada obat nyamuk komersial).

10. Marigold

Marigold memiliki warna bunga cerah dan aroma cukup tajam. Bunga ini mengandung piretrum, senyawa yang digunakan dalam banyak insektisida organik. Tanaman ini kerap ditanam di taman rumah untuk membantu mengurangi serangga pengganggu.

11. Lemon Balm

Sitronelal dalam lemon balm mirip dengan yang ditemukan di serai wangi, namun dengan aroma yang lebih segar dan menyenangkan. Tanaman herbal ini cocok ditanam di pot dan mudah dirawat di area rumah dengan pencahayaan cukup. Lemon balm sangat cepat tumbuh dan tahan terhadap kekeringan, menjadikannya pilihan praktis bagi penghuni rumah yang sibuk.

12. Sage

Sage merupakan tanaman herbal dengan aroma khas. Daunnya sering dimanfaatkan untuk aromaterapi maupun bumbu masakan. Membakar beberapa ranting sage kering di area outdoor (seperti saat berkumpul di teras) adalah cara tradisional yang juga terbukti efektif secara ilmiah untuk menciptakan zona bebas nyamuk.

13. Allium

Allium termasuk keluarga bawang-bawangan yang mencakup bawang bombai hias, bawang putih, dan kucai dengan aroma yang kuat. Selain unik sebagai tanaman hias, allium juga sering dikaitkan dengan kemampuan mengusir serangga. Nyamuk cenderung menghindari aroma sulfur yang dihasilkan oleh keluarga tanaman ini.

14. Ageratum

Ageratum dikenal memiliki bunga kecil berwarna ungu kebiruan. Tanaman ini mengandung senyawa kumarin yang disebut dapat membantu mengusir nyamuk secara alami. Namun, perlu diperhatikan agar tidak menggosokkan daunnya langsung ke kulit karena dapat memicu iritasi.

Tips Menanam Tanaman Pengusir Nyamuk di Rumah

Bagi penghuni hunian dengan lahan terbatas, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan:

1. Tempatkan pot di titik strategis seperti dekat jendela, pintu masuk, dan ventilasi udara yang menjadi jalur masuk utama nyamuk.

2. Manfaatkan rak vertikal pada dinding teras atau balkon untuk menanam mint, kemangi, atau selasih.

3. Kombinasikan marigold, lavender, dan geranium dalam satu wadah tanaman untuk efek visual yang menarik sekaligus perlindungan berlapis.

Halaman 2 dari 2
(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads