Rekomendasi 5 Objek Wisata Alam di Kabupaten Bandung

Rekomendasi 5 Objek Wisata Alam di Kabupaten Bandung

Yuga Hassani - detikJabar
Selasa, 24 Mar 2026 09:30 WIB
Wisata Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung
Wisata Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Kabupaten Bandung -

Momen libur Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar. Kehangatan kebersamaan akan terasa semakin lengkap jika diisi dengan mengunjungi objek wisata bernuansa alam.

Kabupaten Bandung menjadi salah satu pilihan favorit untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Pemandangan alam yang indah serta udara yang sejuk membuat pengunjung betah dan dapat menikmati ketenangan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Hamparan alam yang asri menjadikan kawasan ini sebagai destinasi ideal untuk melepas penat. Berikut sejumlah rekomendasi objek wisata alam di Kabupaten Bandung:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kawah Putih

Kawah Putih menawarkan keindahan danau vulkanik dengan latar pepohonan kering yang eksotis. Pengunjung dapat menikmati panorama alam sekaligus berswafoto bersama keluarga.

Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disuguhkan kawah berwarna putih kehijauan dengan tepian pasir putih. Suhu udara di kawasan ini berkisar antara 8 hingga 22 derajat Celsius.

ADVERTISEMENT

Kawah Putih terletak di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Kawasan ini terbentuk akibat letusan Gunung Patuha pada abad ke-11 yang kemudian menghasilkan danau vulkanik seluas sekitar 10 hektare di ketinggian kurang lebih 2.400 mdpl.

Harga tiket masuk (HTM) Kawah Putih sebesar Rp63.000 per orang, termasuk transportasi angkutan ontang-anting menuju lokasi utama.

Berbagai fasilitas juga tersedia, seperti jembatan apung dengan tarif Rp17.000, wahana kuda tunggang Rp55.000, panahan Rp22.000, taman bermain Rp15.000-Rp20.000, serta view deck Sunan Ibu seharga Rp15.000.

Untuk menuju lokasi, pengunjung dapat mengambil rute ke arah Soreang, kemudian melanjutkan perjalanan ke Ciwidey. Dari Soreang, jarak tempuh sekitar 25 kilometer dengan waktu perjalanan 30-50 menit.

2. Rengganis Suspension Bridge

Rengganis Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Rengganis berada di kawasan Gunung Patuha, Kecamatan Rancabali. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 370 meter dan menjadi salah satu jembatan gantung terpanjang di kawasan tersebut.

Jembatan ini terhubung langsung dengan Kawah Rengganis yang memiliki pemandian air panas alami dengan suhu berkisar antara 35 hingga 80 derajat Celsius.

Harga tiket masuk bervariasi tergantung paket yang dipilih. Paket VIP dibanderol Rp100.000 dan VVIP Rp150.000, yang sudah mencakup akses ke Glamping Lakeside, Situ Patenggang, Kawah Rengganis, serta jembatan gantung.

Pengunjung menyeberangi jembatan gantung rengganis di Patengan, Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/8/2023). Jembatan Gantung Rengganis yang memiliki panjang mencapai 370 meter, lebar dua meter serta berada di ketinggian 150 meter dari tanah tersebut merupakan jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.Pengunjung menyeberangi jembatan gantung rengganis di Patengan, Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/8/2023). Jembatan Gantung Rengganis yang memiliki panjang mencapai 370 meter, lebar dua meter serta berada di ketinggian 150 meter dari tanah tersebut merupakan jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp. Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI

Fasilitas tambahan meliputi keranjang sultan, flying fox, dan Golesat Circuit. Sementara paket Rp70.000 hanya mencakup Kawah Rengganis dan jembatan gantung.

Jika hanya ingin mengunjungi Kawah Rengganis, tiketnya Rp15.000. Sedangkan akses khusus ke jembatan gantung dikenakan biaya Rp70.000.

Lokasinya masih berada di kawasan Ciwidey-Rancabali dan dapat dicapai dengan melanjutkan perjalanan dari Kawah Putih selama beberapa menit.

3. Taman Langit Pangalengan

Taman Langit Pangalengan menyuguhkan panorama kebun teh yang berada di bawah kaki Gunung Wayang, Kecamatan Pangalengan. Udara sejuk khas pegunungan menjadi daya tarik utama tempat ini.

Di lokasi ini terdapat jembatan kayu yang membentang di tengah perkebunan teh pada ketinggian sekitar 1.670 mdpl. Saat cuaca cerah, pengunjung dapat menikmati pemandangan samudra awan.

Harga tiket masuk sebesar Rp15.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak. Tarif parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000.

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: dok. Instagram @tamanlangitpangalenganofficial

Bagi yang ingin berkemah, tersedia area camping dengan tarif Rp35.000 per orang (membawa perlengkapan sendiri). Pengelola juga menyediakan paket camping keluarga mulai dari Rp550.000 hingga Rp800.000.

Akses menuju lokasi dapat melalui Banjaran-Cimaung-Pangalengan. Dari bundaran Pangalengan, belok kanan, melewati Situ Cileunca, dan lokasi berada di sisi kanan jalan.

4. Nimo Highland

Nimo Highland berlokasi di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, di kawasan perkebunan teh Malabar (PTPN VIII). Destinasi ini mengusung konsep wisata modern bernuansa Santorini dengan luas sekitar 11 hektare.

Salah satu daya tarik utamanya adalah jembatan kaca yang menawarkan pemandangan hamparan kebun teh. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai spot swafoto.

Harga tiket masuk pada hari biasa sebesar Rp55.000 untuk dewasa dan Rp45.000 untuk anak-anak. Sementara pada akhir pekan, tiket dewasa Rp60.000 dan anak-anak Rp50.000.

Wahana unggulan lainnya adalah Nimo Eye (bianglala raksasa) di ketinggian sekitar 1.400 mdpl. Tiketnya Rp55.000 (weekday) dan Rp60.000 (weekend). Tersedia juga paket VIP dan family.

Fasilitas lain meliputi Glass Sky Bridge, Virtual Reality, paintball, flying fox, ATV, hingga Nimo Zoo, dengan tarif terpisah.

Nimo Eye BandungNimo Eye Bandung Foto: Yuga Hassani/detikJabar

5. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura) terletak di Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan. Kawasan ini menawarkan suasana sejuk dengan ribuan pepohonan yang rindang.

Sekitar 2.500 pohon tumbuh di area ini, menjadikannya tempat yang nyaman untuk rekreasi keluarga. Lokasinya juga cukup dekat dengan pusat Kota Bandung.

Berbagai fasilitas tersedia, seperti Gua Jepang, Gua Belanda, penangkaran rusa, serta Museum Ir. H. Djuanda. Harga tiket masuk sebesar Rp17.000 per orang, dengan jam operasional pukul 08.00-16.00 WIB.

Tahura juga menyediakan area untuk kegiatan kelompok, seperti amphitheater, area pinus, dan lapangan terbuka, dengan tarif sewa mulai dari Rp350.000.

Untuk menuju lokasi, pengunjung dapat melalui Jalan Ir. H. Djuanda (Dago), lalu berbelok ke Jalan Dago Pakar Barat.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads