Harry Kane dan Alexia Putellas meraih penghargaan Ballon d'Or 2026. Kane memenangkan kategori pemain terbaik putra, sedangkan Putellas kembali merebut gelar pemain terbaik putri untuk ketiga kalinya.
Ballon d'Or merupakan salah satu penghargaan individu paling bergengsi dalam dunia sepak bola. Penghargaan yang pertama kali diberikan pada 1956 ini mengapresiasi performa pesepak bola berdasarkan penilaian dalam periode tertentu. Stanley Matthews menjadi pemain pertama yang meraih gelar tersebut.
Dalam kategori putra, Lionel Messi masih memegang rekor sebagai pemain dengan gelar Ballon d'Or terbanyak. Bintang asal Argentina itu mengoleksi delapan trofi, unggul atas Cristiano Ronaldo yang meraih lima gelar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kategori putri baru hadir pada 2018. Aitana Bonmatí sempat mendominasi penghargaan tersebut dengan tiga kemenangan beruntun pada 2023, 2024, dan 2025. Namun, Alexia Putellas kembali merebut gelar pada 2026 setelah sebelumnya memenanginya pada 2021 dan 2022.
Selain kategori utama putra dan putri, penghargaan Ballon d'Or juga mencakup pemain muda terbaik. Kylian Mbappé, Jude Bellingham, dan Lamine Yamal termasuk nama-nama yang pernah meraih penghargaan pemain muda terbaik putra.
Berikut daftar lengkap pemenang Ballon d'Or kategori putra, putri, pemain muda terbaik putra, dan pemain muda terbaik putri hingga 2026.
1. Daftar Pemenang Ballon d'Or Putra 1956-2026
Penghargaan Ballon d'Or putra telah melahirkan sejumlah legenda sepak bola dunia. Dari Stanley Matthews hingga Harry Kane, daftar pemenangnya mencerminkan perjalanan panjang sepak bola lintas generasi.
Berikut daftar pemenang Ballon d'Or putra dari 1956 hingga 2026.
- 1956: Stanley Matthews
- 1957: Alfredo Di Stéfano
- 1958: Raymond Kopa
- 1959: Alfredo Di Stéfano
- 1960: Luis Suárez
- 1961: Omar Sívori
- 1962: Josef Masopust
- 1963: Lev Yashin
- 1964: Denis Law
- 1965: Eusébio
- 1966: Bobby Charlton
- 1967: Florian Albert
- 1968: George Best
- 1969: Gianni Rivera
- 1970: Gerd Müller
- 1971: Johan Cruyff
- 1972: Franz Beckenbauer
- 1973: Johan Cruyff
- 1974: Johan Cruyff
- 1975: Oleg Blokhin
- 1976: Franz Beckenbauer
- 1977: Allan Simonsen
- 1978: Kevin Keegan
- 1979: Kevin Keegan
- 1980: Karl-Heinz Rummenigge
- 1981: Karl-Heinz Rummenigge
- 1982: Paolo Rossi
- 1983: Michel Platini
- 1984: Michel Platini
- 1985: Michel Platini
- 1986: Igor Belanov
- 1987: Ruud Gullit
- 1988: Marco van Basten
- 1989: Marco van Basten
- 1990: Lothar Matthäus
- 1991: Jean-Pierre Papin
- 1992: Marco van Basten
- 1993: Roberto Baggio
- 1994: Hristo Stoichkov
- 1995: George Weah
- 1996: Matthias Sammer
- 1997: Ronaldo
- 1998: Zinedine Zidane
- 1999: Rivaldo
- 2000: Luis Figo
- 2001: Michael Owen
- 2002: Ronaldo
- 2003: Pavel Nedvěd
- 2004: Andriy Shevchenko
- 2005: Ronaldinho
- 2006: Fabio Cannavaro
- 2007: Kaká
- 2008: Cristiano Ronaldo
- 2009: Lionel Messi
- 2010: Lionel Messi
- 2011: Lionel Messi
- 2012: Lionel Messi
- 2013: Cristiano Ronaldo
- 2014: Cristiano Ronaldo
- 2015: Lionel Messi
- 2016: Cristiano Ronaldo
- 2017: Cristiano Ronaldo
- 2018: Luka Modrić
- 2019: Lionel Messi
- 2020: Tidak diberikan
- 2021: Lionel Messi
- 2022: Karim Benzema
- 2023: Lionel Messi
- 2024: Rodri
- 2025: Ousmane Dembélé
- 2026: Harry Kane
Penghargaan Ballon d'Or tidak diberikan pada 2020. Pada periode 2008-2017, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi persaingan. Luka Modrić memutus dominasi keduanya ketika meraih penghargaan pada 2018.
Setelah Messi kembali menang pada 2019, penghargaan tersebut berganti tangan kepada sejumlah pemain, termasuk Karim Benzema, Rodri, Ousmane Dembélé, dan kini Harry Kane pada 2026.
2. Daftar Pemenang Ballon d'Or Putri 2018-2026
Ballon d'Or putri mulai diberikan pada 2018. Sejak saat itu, sejumlah pemain elite sepak bola wanita bergantian meraih penghargaan tersebut.
Berikut daftar pemenang Ballon d'Or putri hingga 2026.
- 2018: Ada Hegerberg
- 2019: Megan Rapinoe
- 2020: Tidak diberikan
- 2021: Alexia Putellas
- 2022: Alexia Putellas
- 2023: Aitana Bonmatí
- 2024: Aitana Bonmatí
- 2025: Aitana Bonmatí
- 2026: Alexia Putellas
Aitana Bonmatí mencatatkan tiga kemenangan beruntun pada 2023-2025. Sebelum dominasi Bonmatí, Alexia Putellas lebih dahulu mengamankan dua gelar berturut-turut pada 2021 dan 2022.
Putellas kembali merebut penghargaan pada 2026. Dengan demikian, pemain tersebut kini mengoleksi tiga gelar Ballon d'Or putri sepanjang kariernya.
3. Daftar Pemenang Pemain Muda Terbaik Putra
Penghargaan pemain muda terbaik putra dikenal sebagai Kopa Trophy. Penghargaan ini pertama kali diberikan pada 2018 untuk mengapresiasi pemain muda yang menunjukkan performa menonjol.
Berikut daftar pemenang Kopa Trophy hingga 2026.
- 2018: Kylian Mbappé
- 2019: Matthijs de Ligt
- 2020: Tidak diberikan
- 2021: Pedri
- 2022: Gavi
- 2023: Jude Bellingham
- 2024: Lamine Yamal
- 2025: Lamine Yamal
- 2026: Lamine Yamal
Lamine Yamal mencatatkan sejarah dengan meraih Kopa Trophy tiga kali berturut-turut pada 2024, 2025, dan 2026. Pencapaian tersebut menjadikannya pemain pertama yang memenangkan penghargaan pemain muda terbaik putra tiga tahun beruntun.
Sebelum Yamal, sejumlah pemain muda yang kemudian menjadi bintang sepak bola dunia juga pernah meraih penghargaan ini, termasuk Mbappé, Pedri, dan Bellingham.
4. Daftar Pemenang Pemain Muda Terbaik Putri
Penghargaan pemain muda terbaik putri mulai diberikan pada 2025. Vicky López menjadi pemenang pertama dan berhasil mempertahankan gelarnya pada tahun berikutnya.
Berikut daftar pemenang pemain muda terbaik putri.
- 2025: Vicky López
- 2026: Vicky López
López kembali meraih penghargaan pada 2026 setelah memenangkan edisi perdana pada 2025. Hasil tersebut menjadikannya pemenang dalam dua edisi pertama penghargaan pemain muda terbaik putri.
5. Pemain dengan Gelar Ballon d'Or Putra Terbanyak
Lionel Messi masih menjadi pemegang rekor gelar Ballon d'Or putra terbanyak. Ia mengoleksi delapan penghargaan, sedangkan Cristiano Ronaldo berada di posisi kedua dengan lima gelar.
Berikut daftar pemain dengan gelar Ballon d'Or putra terbanyak.
- Lionel Messi - 8 gelar
Tahun kemenangan: 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, dan 2023. - Cristiano Ronaldo - 5 gelar
Tahun kemenangan: 2008, 2013, 2014, 2016, dan 2017. - Michel Platini - 3 gelar
Tahun kemenangan: 1983, 1984, dan 1985. - Johan Cruyff - 3 gelar
Tahun kemenangan: 1971, 1973, dan 1974. - Marco van Basten - 3 gelar
Tahun kemenangan: 1988, 1989, dan 1992.
Catatan tersebut menempatkan Messi sebagai pemain dengan koleksi Ballon d'Or terbanyak sepanjang sejarah kategori putra. Ronaldo menyusul di posisi kedua, sementara Platini, Cruyff, dan Van Basten sama-sama mengoleksi tiga gelar.
Di kategori putri, Alexia Putellas dan Aitana Bonmatí juga masing-masing mengoleksi tiga kemenangan hingga 2026. Putellas meraih gelar pada 2021, 2022, dan 2026, sedangkan Bonmatí memenangkannya pada 2023, 2024, dan 2025.
6. Negara dengan Gelar Ballon d'Or Putra Terbanyak
Argentina dan Prancis menjadi dua negara dengan jumlah kemenangan Ballon d'Or putra terbanyak hingga 2026. Kedua negara tersebut masing-masing mengoleksi delapan gelar.
Berikut daftar negara dengan koleksi Ballon d'Or putra terbanyak berdasarkan data yang tercantum.
- Argentina - 8 gelar
Pemain peraih: Lionel Messi. - Prancis - 8 gelar
Pemain peraih: Raymond Kopa, Michel Platini, Jean-Pierre Papin, Zinedine Zidane, Karim Benzema, dan Ousmane Dembélé. - Jerman - 7 gelar
Pemain peraih: Gerd Müller, Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, Lothar Matthäus, dan Matthias Sammer. - Belanda - 7 gelar
Pemain peraih: Johan Cruyff, Ruud Gullit, dan Marco van Basten. - Portugal - 7 gelar
Pemain peraih: Eusébio, Luís Figo, dan Cristiano Ronaldo. - Inggris - 6 gelar
Pemain peraih: Stanley Matthews, Bobby Charlton, Kevin Keegan, Michael Owen, dan Harry Kane. - Brasil - 5 gelar
Pemain peraih: Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho, dan Kaká. - Italia - 5 gelar
Pemain peraih: Omar Sívori, Gianni Rivera, Paolo Rossi, Roberto Baggio, dan Fabio Cannavaro. - Spanyol - 4 gelar
Pemain peraih: Alfredo Di Stéfano, Luis Suárez Miramontes, dan Rodri.
Inggris menambah koleksi Ballon d'Or menjadi enam gelar setelah Harry Kane meraih penghargaan pada 2026. Sebelumnya, Inggris mengumpulkan lima kemenangan melalui Stanley Matthews, Bobby Charlton, Kevin Keegan yang menang dua kali, serta Michael Owen.
Dengan kemenangan Kane, Inggris memperkuat posisinya dalam daftar negara peraih Ballon d'Or putra. Sementara itu, Argentina dan Prancis tetap berada di puncak berdasarkan data yang tercantum, masing-masing dengan delapan gelar.
Baca berita selengkapnya di detikSport.
