Kemenangan Chelsea atas Everton dengan skor 2-0 di Stadion Hill Dickinson, Sabtu (17/10), diwarnai insiden mengerikan. Kiper Chelsea asal Argentina, Emiliano Martinez, mengalami gegar otak setelah berbenturan keras dengan bek Everton, Jarrad Branthwaite.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-68 ketika Martinez berusaha menyambut tendangan bebas Kieran Dewsbury-Hall. Namun, kepalanya terkena benturan dengan Branthwaite hingga membuatnya langsung terkapar di lapangan.
Tim medis segera memberikan pertolongan kepada kiper berusia 34 tahun itu. Martinez kemudian ditandu keluar lapangan pada menit ke-75 dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Manajer Chelsea, Xabi Alonso, mengonfirmasi Martinez mengalami gegar otak. Meski demikian, ia belum bisa memberikan informasi lebih jauh mengenai kondisi sang kiper dan meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan medis.
"Itu adalah gegar otak, tapi selain itu saya tidak tahu. Saya baru melihat satu cuplikan insiden tersebut, jadi kita harus menunggu," kata Alonso, melansir BBC seperti dikutip detikSport.
"Yang kita tahu adalah dia meninggalkan stadion dalam keadaan sadar dan kini berada di rumah sakit untuk menjalani serangkaian pemeriksaan sebagai tindakan pencegahan."
"Kita harus menunggu. Semoga kondisinya tidak terlalu serius, tapi saat ini kita hanya bisa menunggu," katanya.
Setelah Martinez ditarik keluar, Mike Penders masuk untuk mengawal gawang Chelsea hingga pertandingan berakhir. The Blues pun sukses mengamankan kemenangan 2-0 berkat dua gol Pedro Neto.
Di balik kemenangan tersebut, Martinez sebenarnya tampil solid sebelum mengalami cedera. Ia mencatatkan empat penyelamatan dan turut membantu Chelsea membukukan clean sheet pertama mereka di liga musim ini.
Artikel ini telah tayang di detikSport
(yna/orb)