Penyerang sayap Persib Bandung, Mariano Peralta, mengaku telah mempersiapkan diri untuk menghadapi padatnya jadwal pertandingan pada awal musim 2026/2027. Bergabung dengan Persib, Peralta menyadari dirinya harus siap bermain dalam tempo kompetisi yang mengharuskannya turun ke lapangan setiap tiga hari.
Persib menjalani rangkaian pertandingan di beberapa kompetisi, termasuk Super League, AFC Champions League Two (ACL 2), dan ASEAN Club Championship (Shopee Cup). Situasi tersebut menuntut para pemain menjaga kesiapan agar tetap bisa memberikan kontribusi maksimal ketika dipercaya tampil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peralta mengaku sudah memahami tantangan tersebut sejak memutuskan bergabung dengan Persib. Ia pun tidak mempermasalahkan frekuensi pertandingan yang rapat dan berkomitmen memberikan penampilan terbaik bagi tim.
"Ketika saya memutuskan bergabung ke klub ini, saya sudah tahu bagaimana situasinya dan saya tentu saja mempersiapkan diri untuk bermain setiap tiga hari, bermain di jenis pertandingan seperti ini," kata Peralta, Kamis (15/10/2026).
"Jadi saya sangat senang jika harus bermain tiga hari sekali dan saya berkomitmen untuk melakukan yang terbaik, saya akan berusaha menampilkan yang terbaik untuk tim," lanjutnya.
Selain menghadapi jadwal yang ketat, Peralta juga menunjukkan fleksibilitas dalam menjalankan peran di lini serang Persib. Pemain yang dikenal berposisi sebagai winger itu beberapa kali dipercaya mengisi posisi penyerang tengah.
Peralta menjelaskan, peran tersebut bukan hal baru baginya. Saat masih memperkuat Borneo FC, ia mengaku pernah bermain beberapa kali sebagai striker. Karena itu, ia siap menjalankan instruksi pelatih dan ditempatkan di berbagai posisi di sektor depan.
"Saya pikir seperti coach katakan setelah bermain melawan Korea (FC Seoul), Dia sudah tahu saya di Borneo pernah bermain beberapa kali sebagai striker, saya bisa bermain di setiap posisi di lini serang," ujar Peralta.
"Jadi saya tersedia untuk pelatih di posisi apa pun," tegasnya.
(iqk/iqk)
