Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, mengaku bangga dengan perjuangan Persib Bandung yang berhasil membalikkan keadaan dan menaklukkan tuan rumah Port FC dalam laga perdana Grup B ASEAN Club Championship 2026/2027.
Kemenangan 3-1 yang diraih Maung Bandung di Thammasat Stadium, Thailand, Kamis (8/10/2026) malam, terasa begitu dramatis. Persib sempat tertinggal lebih dulu sebelum mencetak tiga gol balasan lewat Mariano Peralta, Berguinho, dan Luka Menalo pada menit-menit akhir pertandingan.
Umuh mengaku ikut tegang menyaksikan perjuangan anak asuh Igor Tolic tersebut. Pergantian pemain pada babak kedua menjadi salah satu faktor yang menurutnya membuat permainan Persib berubah dan mampu menekan Port FC.
"Sangat menegangkan ya. Dan kita sudah (kalah) 1-0, udah pas menit-menit terakhir juga di babak kedua ya. Kita semua tegang. Setelah penggantian ada Mariano Peralta sama Thom Haye, ya di situ juga ada Dedi, ada Balsa. Nah itu meyakinkan dan sangat (terlihat) berubah sekali," kata Umuh, Jumat (9/10/2026).
Menurut Umuh, permainan Persib sebenarnya sudah menunjukkan kualitas sejak babak pertama. Namun, masuknya sejumlah pemain memberikan energi tambahan sehingga tuan rumah mulai kesulitan menghadapi tekanan Maung Bandung.
"Ya babak pertama juga bukan jelek, mereka tuh permainan hebat. Tapi setelah dua ini masuk, ada Dedi, juga ada Balsa, berubah. Di situ mereka kewalahan. Karena ini empat ini juga memberikan semangat dan memberitahukan apa yang disampaikan oleh pelatih," ungkapnya.
Kebangkitan Persib pada penghujung pertandingan membuat Umuh semakin yakin dengan karakter tim yang dimiliki saat ini. Ia menilai mentalitas para pemain menjadi kunci penting ketika menghadapi situasi sulit, terutama saat bermain di kandang lawan.
"Setelah babak kedua pertandingan dan permainan sangat luar biasa. Ini Persib memang seperti itu. Mental baja! Tidak ada yang ditakutkan dan tidak ada yang diragukan," tegasnya.
Sempat Beri Pesan kepada Pemain
Sebelum pertandingan melawan Port FC, Umuh mengaku telah memberikan arahan kepada para pemain agar tidak menyerah sebelum pertandingan benar-benar berakhir. Ia meminta skuad Persib tetap berjuang hingga peluit panjang dibunyikan, apa pun situasi yang dihadapi di lapangan.
"Jadi saya memberikan arahan sebelumnya, kalian di situ jangan pantang menyerah. Kalau seandainya kita sudah menang pun, anggaplah kita belum menang sebelum 90 menit ya," ujarnya.
"Dan kalian jangan ragu-ragu. Jadi di lapangan itu seperti kemarin main di Korea, kalian jangan ragu-ragu dan tenaga dihabiskan di situ," lanjutnya.
Pesan tersebut sejalan dengan penampilan Persib yang terus berusaha mencari gol meski waktu pertandingan semakin menipis. Setelah penalti Jude Bell membawa Port FC unggul, Maung Bandung justru tampil lebih agresif dan berhasil mencetak tiga gol dalam rentang sekitar sembilan menit.
Kemenangan di Thailand juga menambah catatan positif Persib saat melakoni pertandingan tandang di level internasional. Sebelumnya, Maung Bandung meraih kemenangan 1-0 atas wakil Korea Selatan dalam pertandingan yang disebut Umuh sebagai pencapaian luar biasa.
"Bangga sekali, bangga sekali. Karena kemarin mengalahkan tim dari Korea itu sudah luar biasa, karena itu tidak pernah terkalahkan oleh Indonesia ya, ada yang 6-0, 8-0 gitu kan. Tapi kemarin kita 1-0 pun juga itu udah luar biasa," katanya.
Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
(bba/mso)