Persib Bandung mengawali kiprahnya di ASEAN Club Championship 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. Sempat tertinggal lebih dulu, Maung Bandung sukses melakukan comeback dan menaklukkan tuan rumah Port FC dengan skor 3-1 di Thammasat Stadium, Kamis (8/10/2026) malam.
Persib sempat berada dalam posisi sulit setelah Port FC unggul melalui penalti Jude Bell pada menit ke-65. Namun, Maung Bandung menunjukkan mentalitas pantang menyerah dengan mencetak tiga gol pada penghujung pertandingan.
Mariano Peralta menjadi pencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-87. Berguinho kemudian membawa Persib berbalik unggul pada masa injury time, sebelum Luka Menalo memastikan kemenangan menjadi 3-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Persib dalam persaingan Grup B ASEAN Club Championship. Maung Bandung mengoleksi tiga poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara, di bawah Johor Darul Ta'zim.
Jalannya Pertandingan Port FC Vs Persib
Persib langsung memberikan ancaman sejak awal pertandingan. Eliano Reijnders memperoleh peluang ketika laga baru berjalan sekitar 30 detik, tetapi sontekannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Port FC.
Berguinho juga memiliki peluang pada menit ke-17 setelah menerima umpan panjang. Namun, upayanya kembali digagalkan Michael, yang tampil cukup sigap mengawal gawang Port FC.
Tuan rumah mulai memberikan tekanan lebih besar. Pada menit ke-24, Erik Sviatchenko melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Teja Paku Alam melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Persib tetap aman.
Persib kembali mengancam melalui kerja sama Berguinho dan Luka Menalo. Tendangan Berguinho pada menit ke-25 masih bisa ditepis Michael. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol dan skor bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Port FC meningkatkan tekanan. Peluang Bordin Phala pada menit ke-51 belum menemui sasaran. Tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-65 melalui titik putih.
Penalti diberikan setelah Ikhwan Tanamal melakukan pelanggaran terhadap Kaka Mendes di kotak terlarang. Jude Bell yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Teja Paku Alam dan membawa Port FC unggul 1-0.
Tiga Gol Persib dalam Sembilan Menit Terakhir
Tertinggal satu gol, Persib berusaha meningkatkan intensitas serangan. Berguinho sempat mendapatkan ruang tembak dari luar kotak penalti pada menit ke-74, tetapi bola masih melambung di atas gawang.
Persib juga sempat memperoleh hadiah penalti setelah Mariano Peralta dilanggar di kotak penalti pada menit ke-79. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR.
Gol yang dinanti Persib akhirnya datang pada menit ke-87. Mariano Peralta berhasil menjebol gawang Port FC dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Maung Bandung. Pada masa injury time, Persib melancarkan serangan balik cepat yang berujung gol kedua.
Berguinho sukses memaksimalkan umpan Luka Menalo untuk membawa Persib berbalik unggul 2-1. Maung Bandung kemudian memastikan kemenangan melalui gol Luka Menalo pada menit-menit akhir pertandingan setelah menerima umpan Mariano Peralta.
Persib pun menutup laga dengan kemenangan 3-1 setelah mencetak tiga gol pada penghujung pertandingan. Hasil ini menjadi bukti kemampuan Maung Bandung memanfaatkan ruang yang terbuka ketika pertahanan Port FC mulai kehilangan soliditas.
Igor Tolic Ungkap Kunci Kebangkitan Persib
Pelatih Persib, Igor Tolic, memuji kemampuan para pemainnya dalam membaca situasi dan beradaptasi dengan perubahan jalannya pertandingan.
Menurut Igor, perubahan sistem permainan setelah turun minum menjadi salah satu faktor penting yang membantu Persib membalikkan keadaan.
"Ya, selamat untuk para pemain. Hal ini mungkin terjadi ketika Anda memiliki sekelompok pemain yang sangat cerdas di lapangan. Mereka bisa beradaptasi, mereka bisa mengubah sistem, mereka bisa mengubah jalannya pertandingan, dan mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa," kata Igor seusai pertandingan.
Igor menjelaskan, Persib menerapkan pendekatan berbeda pada babak pertama dan kedua. Pada paruh pertama, Maung Bandung lebih fokus menjaga pertahanan dan mengamankan area berbahaya sebelum mengubah pendekatan permainan setelah jeda.
"Mereka memiliki beberapa peluang di babak pertama, tetapi kami bertahan dengan baik dan kemudian ketika mereka mulai kelelahan, ruang terbuka dan kami memiliki pemain serangan balik yang luar biasa," tuturnya.
Strategi serangan balik tersebut terbukti efektif. Persib mampu memanfaatkan ruang di lini pertahanan Port FC untuk menghasilkan gol-gol penentu kemenangan.
"Ketika Anda memiliki kualitas penyerang seperti ini, terkadang Anda tidak mencetak gol, tetapi sering kali Anda akan berhasil. Hari ini kami mencetak tiga gol dan saya pikir kami layak menang hari ini," ujar Igor.
Luka Menalo: Persib Mampu Mengubah Sistem Permainan
Pencetak gol ketiga Persib, Luka Menalo, juga menilai kemampuan tim beradaptasi menjadi kunci kemenangan di markas Port FC. Menalo yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan mengapresiasi kerja keras rekan-rekannya.
"Babak pertama adalah satu tipe permainan, kami membiarkan mereka menguasai bola, membiarkan mereka unggul, kami bertahan, dan di babak kedua kami mengubah sistem, kami menekan mereka dan kami mencetak tiga gol dari serangan balik," kata Menalo.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pemain, staf, dan suporter yang mendukung perjuangan Persib dalam laga tandang tersebut.
Kemenangan atas Port FC menjadi awal positif bagi Persib di ASEAN Club Championship 2026/2027. Maung Bandung kini mengantongi tiga poin dan akan berupaya menjaga konsistensi untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase berikutnya.
(tya/tey)
