Reaksi Pelatih Thailand Usai Dikalahkan Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Pelatih Thailand Usai Dikalahkan Indonesia

Bayu Baskoro - detikJabar
Selasa, 06 Okt 2026 16:48 WIB
Tim Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Ada pelatih Anthony Hudson dan Chanathip Songkrasin.
Anthony Hudson (kanan). (Foto: Muhammad Robbani/detikcom)
Jakarta -

Timnas Thailand harus mengakui keunggulan Indonesia lewat drama adu penalti di final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski gagal membawa pulang trofi, pelatih Tim Gajah Perang, Anthony Hudson, tetap menaruh respek tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya.

Indonesia resmi dinobatkan sebagai kampiun FIFA ASEAN Cup pada Senin (5/10/2026) malam WIB. Skuad Garuda memastikan gelar juara setelah menang 4-2 dalam babak adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dua algojo penalti Thailand gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan Sarach Yooyen membentur tiang gawang, sementara eksekusi Nattapong Sayriya berhasil dimentahkan oleh kiper Emil Audero.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anthony Hudson memberikan komentarnya pasca-laga. Ia mengapresiasi mentalitas spartan para pemainnya, terutama setelah tim harus berjuang dengan 10 orang di lapangan.

Thailand memang terpaksa bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-80 setelah Nicholas Mickelson diganjar kartu merah. Meski begitu, tim tamu mampu menahan imbang Indonesia 1-1 di waktu normal dan menjaga skor 2-2 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.

ADVERTISEMENT

"Saya sangat kecewa, tetapi saya harus mengatakan bahwa saya bangga dengan para pemain saya atas semua yang mereka lakukan dalam pertandingan ini. Para pemain Thailand kelelahan setelah 120 menit, sebagian besar bermain dengan 10 pemain," kata Hudson, dilansir dari The Thao Online.

"Adu penalti seperti sebuah perjudian; tidak ada yang bisa disalahkan, apakah mereka mencetak gol atau tidak. Sarn dan Nattapong bermain sangat baik. Kami tidak akan sampai sejauh ini tanpa mereka," tegasnya.

Kekalahan ini menjadi catatan pahit kedua bagi Thailand di laga final kompetisi regional sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, Tim Gajah Perang juga harus merelakan gelar juara kepada Vietnam dalam perebutan trofi Piala AFF.

Artikel ini telah tayang di detikSport

(bay/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads