Strategi Khusus Semen Padang Redam Agresivitas PSGC Ciamis

Strategi Khusus Semen Padang Redam Agresivitas PSGC Ciamis

Dadang Hermansyah - detikJabar
Sabtu, 26 Sep 2026 20:46 WIB
Pemain Semen Padang FC merayakan gol kemenangan atas PSGC Ciamis dalam laga Sabtu, 26/9/2026. (Media Officer Semen Padang FC)
Foto: Pemain Semen Padang FC merayakan gol kemenangan atas PSGC Ciamis dalam laga Sabtu, 26/9/2026. (Media Officer Semen Padang FC)
Ciamis -

Semen Padang FC berhasil membawa pulang tiga poin usai menaklukkan tuan rumah PSGC Ciamis dengan skor 2-0. Salah satu kunci kemenangan Kabau Sirah adalah keberhasilan mematikan pergerakan striker PSGC, Ezechiel N'Douassel.

Semen Padang mengamankan tiga poin dalam laga ketiga Liga 2 Indonesia musim 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Sabtu (26/9/2026) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengatakan kemenangan tersebut tidak lepas dari kerja keras dan kekompakan seluruh pemain. Menurutnya, para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik hingga pertandingan berakhir.

"Pertama saya bersyukur karena kita memenangkan pertandingan hari ini dan mendapat tiga poin. Saya bangga dengan perjuangan dan kerja keras pemain. Kunci kemenangan saya pikir kebersamaan tim, kompak di dalam dan di luar lapangan. Tekad anak-anak luar biasa. Dengan segala daya upaya, mereka ingin meraih poin dan berjuang sampai detik-detik akhir pertandingan. Itu perjuangan yang luar biasa," ujar Nil Maizar usai pertandingan.

ADVERTISEMENT

Nil Maizar mengakui Ezechiel menjadi salah satu pemain PSGC yang mendapat perhatian khusus. Selain Eze, Bonilla juga dinilai memiliki kemampuan yang bisa membahayakan pertahanan tim. Karena itu, tim pelatih menyiapkan penjagaan khusus untuk membatasi ruang gerak Ezechiel sepanjang pertandingan.

"Di babak pertama, Ciamis itu ada Eze dan Bonilla. Jadi dari hasil evaluasi, sekitar 40 persen kekuatan Ciamis itu di Ezechiel. Jadi kita memang khusus menjaga dia supaya tidak bisa leluasa melakukan pergerakan," ujar Nil.

Menurutnya, tugas tersebut tidak mudah karena Ezechiel memiliki kekuatan fisik dan kemampuan individu yang bagus. Namun, pemain Semen Padang mampu menjalankan instruksi yang diberikan tim pelatih.

"Memang butuh perjuangan karena Ezechiel kuat dan hebat. Tapi alhamdulillah, pemain di lapangan bisa melakukan dan menjalankan instruksi yang diberikan," katanya.

Strategi tersebut cukup efektif. Ezechiel memang beberapa kali mendapatkan peluang, tetapi kesulitan menciptakan ruang untuk mencetak gol. Hingga pertandingan berakhir, PSGC juga gagal membobol gawang Semen Padang.

Nil Maizar juga menjelaskan pendekatan permainan Semen Padang dalam pertandingan tersebut. Timnya tidak hanya mengandalkan permainan dari kaki ke kaki, tetapi juga memanfaatkan umpan panjang menuju ruang kosong.

Semen Padang juga masih harus menunggu beberapa pemain yang belum bisa tampil karena cedera. Nil menyebut Nofi Setiawan dan Esteban Vizcarra masih menjalani pemulihan.

"Nofi Setiawan dan Esteban Vizcarra sedang cedera. Waktu latihan mereka mengalami cedera engkel dan tarikan otot paha," ungkap Nil.

Nil berharap kedua pemain tersebut bisa segera pulih. Menurutnya, secara medis kondisi mereka sudah baik dan tinggal menunggu kesiapan fisik untuk kembali bermain.

"Mudah-mudahan dalam minggu ini mereka sudah sehat. Secara medis sudah 100 persen, tinggal kondisinya. Kalau sudah 100 persen kondisinya, mereka bisa main," ujarnya.

Kemenangan di Ciamis membuat Semen Padang semakin percaya diri menatap perjalanan di Liga 2 musim ini. Nil Maizar pun menegaskan optimistisnya terhadap peluang timnya menjalani kompetisi dengan skuad yang ada.

"Optimis lah. Kalau tidak optimis, ngapain di sini. Kita optimis dan yakin. Tapi keputusan itu bukan sama saya, itu punya Tuhan. Kalau kita sebagai manusia tidak yakin, ngapain kita hidup di sini," tutur Nil.

(iqk/iqk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads