Emmanuel Adebayor meyakini Arsenal memiliki modal kuat untuk mempertahankan takhta Liga Inggris pada musim 2026/27. Mantan penyerang The Gunners tersebut menilai transformasi tim di bawah asuhan Mikel Arteta yang kini lebih mengandalkan aspek fisik menjadi faktor pembeda utama.
Adebayor, yang membela Arsenal pada periode 2006-2009, melihat perubahan signifikan dalam filosofi bermain klub. Baginya, sebagaimana dilansir dari detikSport, estetika permainan bukan lagi prioritas tunggal jika ingin merajai kompetisi kasta tertinggi di Inggris. Arsenal kini dinilai lebih berani dalam duel dan memiliki ketangguhan fisik yang merata di setiap lini.
"Saya tidak terkejut ketika Arsenal mendatangkan pemain-pemain berpostur besar di lini belakang seperti Gabriel dan Saliba. Mereka kuat. Mereka besar. Mereka mengandalkan fisik," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka juga menambah pemain ke dalam gaya permainan mereka yang pastinya bisa menjadikan mereka juara. Jika ingin menjadi juara di Inggris, Anda bisa saja memainkan sepakbola indah sepuasnya, namun Anda tidak akan pernah menjadi juara," paparnya.
"Jika Anda memiliki pemain yang siap berduel keras dan siap bertarung demi tim, maka jelas Anda bisa menjadi juara," tambahnya.
Menyongsong musim kompetisi yang baru, Arsenal bergerak aktif memperkuat kedalaman skuad pada bursa transfer musim panas 2026. Kehadiran nama-nama baru seperti Bruno Guimaraes, Ezri Konsa, dan Christos Tzolis semakin mempertegas arah kebijakan transfer Arteta.
Khusus untuk Guimaraes dan Konsa, keduanya dikenal sebagai pemain yang dominan dalam duel fisik. Kehadiran mereka dipandang sebagai langkah strategis untuk mempertebal agresivitas dan kemampuan memenangkan perebutan bola, yang kini menjadi identitas baru Meriam London.
Bagi Adebayor, pergeseran karakter ini bukan sekadar pelengkap taktik, melainkan senjata vital untuk menjaga konsistensi di level tertinggi. Musim 2026/27 akan menjadi pembuktian apakah perpaduan skema taktis Arteta dan ketangguhan fisik skuadnya mampu menjaga trofi Liga Inggris tetap bertahan di Emirates Stadium.
Artikel ini sudah tayang di detikSport
