Sumsel United FC datang ke Stadion Galuh Ciamis dengan misi membawa pulang poin saat menghadapi PSGC Ciamis pada laga kedua Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, Sabtu (19/9/2026) sore.
Tim asal Sumatra Selatan itu menyadari pertandingan tidak akan mudah. Selain harus menghadapi tekanan dari pendukung tuan rumah, Sumsel United juga sudah menyiapkan perhatian khusus untuk meredam lini depan PSGC, terutama striker berpengalaman Ezechiel Ndouassel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Sumsel United FC Muhammad Nasuha mengatakan, perjalanan panjang menuju Ciamis cukup menguras tenaga para pemain. Timnya berangkat sejak subuh dan baru tiba pada malam hari.
"Perjalanan cukup jauh dan menyita waktu, tentunya melelahkan. Mudah-mudahan besok kondisi pemain sudah lebih fit dan bisa menjalankan pertandingan dengan baik," kata Nasuha saat pre match press conference melalui daring, Jumat (18/9/2026).
Meski terkendala kelelahan perjalanan, Nasuha memastikan seluruh pemain yang dibawa dalam kondisi siap bertanding. Sumsel United membawa 21 pemain untuk menghadapi PSGC.
"Tiga pemain asing yang kami bawa juga dalam kondisi siap. Striker asing kami juga bisa diturunkan. Semua pemain siap, hanya memang masih ada sedikit kelelahan karena perjalanan," ujarnya.
Nasuha menilai kekalahan PSGC pada pertandingan sebelumnya justru membuat laga di Stadion Galuh semakin sulit. Menurutnya, PSGC tentu akan berusaha bangkit di hadapan pendukung sendiri.
"PSGC memang mengalami kekalahan di pertandingan pertama. Itu yang harus kami waspadai karena mereka pasti ingin bangkit di kandang. Kami harus bisa mengatasi dan meredam serangan mereka," katanya.
Salah satu pemain yang menjadi perhatian utama Sumsel United adalah Ezechiel Ndouassel. Striker asal Chad tersebut dinilai memiliki kemampuan yang bisa merepotkan pertahanan lawan.
"Kami tahu Ezechiel adalah striker yang berbahaya. Itu menjadi catatan bagi kami. Lini belakang juga sudah kami persiapkan dan kami antisipasi dengan taktik untuk meredam serangan mereka," ucap Nasuha.
Kehadiran ribuan suporter PSGC di Stadion Galuh juga menjadi tantangan tersendiri bagi Sumsel United. Namun, Nasuha justru melihat atmosfer tersebut sebagai bagian dari motivasi bagi timnya.
"Main di hadapan pendukung PSGC yang sangat antusias tentu menjadi ujian mental. Tapi itu juga bisa menjadi motivasi bagi kami untuk tampil maksimal dan berusaha mencuri poin," tuturnya.
Nasuha berharap anak asuhnya mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan. Meski kondisi fisik belum sepenuhnya pulih akibat perjalanan panjang, ia meminta pemain tetap tampil disiplin dan bekerja keras.
"Ini menjadi ujian mental bagi kami. Secara fisik memang masih sedikit lelah karena perjalanan. Kami berangkat kemarin subuh dan sampai sekitar pukul 7 malam. Mudah-mudahan pemain bisa memberikan yang terbaik dan kami bisa mengendalikan pertandingan untuk mencuri poin di Ciamis," pungkasnya.
(sud/sud)
