Langkah Manchester United di ajang Carabao Cup terhenti secara tragis setelah dipaksa menyerah 2-3 oleh Brighton & Hove Albion. Bertanding di Old Trafford pada Kamis (17/9/2026) dini hari WIB, kekalahan ini menguak celah besar di lini pertahanan Setan Merah, khususnya pada performa duet Leny Yoro dan Ayden Heaven.
Tuan rumah sebenarnya memulai laga dengan sangat menjanjikan. Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh menit, MU sudah unggul dua gol melalui aksi Lacey dan Mason Mount. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi.
Baca juga: Bek-bek MU Disemprot: Ini Bukan Main Futsal! |
Brighton perlahan bangkit dan membalikkan keadaan. Kostoulas memperkecil ketertinggalan di masa injury time babak pertama (45+1'). Memasuki babak kedua, Pascal Gross menyamakan kedudukan pada menit ke-65, sebelum akhirnya De Cuyper mencetak gol penentu kemenangan tim tamu di menit ke-70.
Rapuhnya pertahanan MU memicu kritik pedas dari pengamat sepak bola, Jamie Redknapp. Melansir detikSport, Eks pemain Liverpool dan Tottenham Hotspur itu menyoroti koordinasi Yoro dan Heaven yang dinilai sangat buruk dalam menjaga area bek tengah.
"Jarak antara mereka berdua sangat lebar . Itu wajar saja dalam sepakbola modern. Gelandang mereka sedang ditekan lawan dan terus-menerus kehilangan bola sepanjang pertandingan. Tapi, mereka harus berlari cepat merebut bola," paparnya.
Redknapp menilai kelemahan tersebut menjadi penyebab utama tiga gol Brighton. Heaven dianggap gagal membendung kecepatan Kostoulas pada gol pertama. Sementara itu, Yoro terkecoh oleh pergerakan Pascal Gross pada gol kedua. Kesalahan serupa kembali terulang pada gol ketiga saat Heaven kehilangan jejak Kostoulas dan Yoro terlambat menutup ruang gerak De Cuyper.
Kritik Redknapp semakin tajam saat membahas etos kerja kedua bek muda tersebut. Ia bahkan menyindir gaya bertahan mereka yang dianggap tidak serius untuk level kompetisi profesional.
"Heaven harusnya berlari cepat, begitu pula dengan Yoro yang gagal menempel lawan. Mereka berlari santai," ungkapnya.
Redknapp pun mempertanyakan komitmen keduanya dalam menghentikan serangan lawan. "Upaya macam apa itu untuk menghentikan bola? Mudah sekali dijebol bukan? Ini bukan kompetisi futsal lima lawan lima," ketusnya.
Menutup analisisnya, Redknapp memperingatkan Yoro dan Heaven untuk segera berbenah jika masih ingin bersaing di skuad utama asuhan manajer Manchester United.
"Jika mereka tidak berubah, mereka tidak akan main regular buat Man United," tutupnya.
Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Manchester United. Meski sempat memegang kendali permainan di awal laga, kegagalan menjaga konsistensi di lini belakang membuat mereka harus tersingkir lebih awal dari kompetisi Carabao Cup musim ini.
Artikel ini sudah tayang di detikSport
Simak Video "Video Amorim Dipecat, Darren Fletcher Pimpin MU Lawan Burnley"
(aff/dir)