Ratusan Bobotoh rela menempuh perjalanan jauh dari Bandung menuju Korea Selatan demi menyaksikan langsung perjuangan Persib Bandung menghadapi FC Seoul di AFC Champions League Two (ACL 2). Pengorbanan itu mendapat apresiasi dari kapten Maung Bandung, Marc Klok.
Persib akan menghadapi FC Seoul di Seoul World Cup Stadium, Rabu (16/9/2026) pukul 17.00 WIB. Di tengah jauhnya jarak Indonesia-Korea Selatan, dukungan Bobotoh tetap terasa dengan hadirnya ratusan suporter di Negeri Ginseng.
Bagi Klok, kedatangan Bobotoh bukan sekadar dukungan dari tribun. Ada pengorbanan yang tidak kecil di balik perjalanan tersebut, termasuk waktu dan uang hasil kerja keras yang dikeluarkan untuk menyaksikan Persib berlaga.
"Kami juga tahu bahwa akan ada banyak suporter yang melakukan perjalanan dari Bandung hingga ke Seoul. Bagi kami, itu merupakan sebuah berkah dan sesuatu yang patut disyukuri sebagai pemain. Kami juga sangat mengapresiasi semua orang yang bersedia melakukan perjalanan tersebut," kata Klok.
Klok menyebut kedatangan Bobotoh menjadi gambaran kebesaran nama Persib. Jarak ribuan kilometer tidak menyurutkan keinginan mereka untuk hadir dan memberikan dukungan secara langsung.
"Ini merupakan sebuah kehormatan dan berkah bagi kami sebagai klub. Hal ini menunjukkan betapa besarnya Persib Bandung. Meskipun jaraknya sangat jauh, ada orang-orang yang bersedia dan mampu mengeluarkan uang hasil kerja keras mereka untuk datang jauh-jauh ke sini demi memberikan dukungan kepada kami," ujarnya.
Karena itu, Klok merasa para pemain Persib memiliki tanggung jawab untuk memberikan sesuatu yang setimpal. Bukan dalam bentuk materi, tetapi lewat penampilan di lapangan yang bisa menjadi kenangan bagi Bobotoh.
"Saya pikir, itu adalah sesuatu yang harus kami resapi dan sadari. Kami juga harus membalasnya dengan memberikan malam yang berkesan bagi mereka, malam yang tidak akan mereka lupakan," tuturnya.
Klok kemudian mengingat perjalanan Bobotoh saat Persib tampil di Asia musim lalu. Dukungan serupa juga terlihat ketika Maung Bandung bertanding di Malaysia dan Singapura saat tim mampu memberikan penampilan yang mengesankan di atas lapangan.
"Kami sudah melakukan hal serupa tahun lalu di Kuala Lumpur dan Singapura. Perjalanan seperti itu adalah sesuatu yang tidak akan dilupakan oleh suporter yang datang mendukung tim. Ketika mereka melihat kembali momen tersebut, mereka bisa berkata, Wow, perjalanan itu benar-benar sepadan," jelasnya.
Bagi Klok, pengalaman seperti itu justru menjadi bagian penting dari perjalanan sebuah klub. Sepak bola tidak hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga tentang pengalaman yang melekat dalam ingatan pemain, suporter, dan klub.
"Menurut saya, dalam hidup, menciptakan kenangan adalah hal yang paling indah. Jadi, saya berharap besok kami bisa menciptakan kenangan indah lainnya untuk mereka, untuk kami, dan untuk klub," kata Klok.
(iqk/iqk)