Liburan pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, di kawasan mewah Porto Marina berakhir tragis. Legenda sepak bola tersebut dilaporkan pingsan saat berupaya melerai perkelahian fisik yang melibatkan kedua istrinya di pantai utara Mesir tersebut.
Melansir detikSport, insiden bermula di sebuah bar hotel ketika istri pertama Hassan, Howaida Al Gharbawi, terlibat adu mulut hebat dengan istri keduanya, Dina Mustafa. Ketegangan meningkat hingga terjadi kontak fisik, di mana keduanya dilaporkan saling tarik rambut di hadapan para wisatawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas keamanan hotel terpaksa turun tangan untuk menghentikan keributan tersebut. Akibat kejadian ini, Howaida dan Dina mengalami sejumlah luka memar. Sementara itu, Hassan kehilangan kesadaran di lokasi kejadian saat mencoba menengahi perselisihan tersebut.
Prahara ini berlanjut ke ranah hukum dan berakhir dengan perceraian. Pria berusia 60 tahun itu memutuskan untuk menjatuhkan talak kepada Howaida Al Gharbawi. Dokumen perceraian tersebut telah ditandatangani secara resmi di kantor catatan sipil di Kairo.
Mohamed Shams, kuasa hukum Dina Mustafa, mengaku terkejut dengan eskalasi konflik yang berujung pada perpisahan Hassan dan istri pertamanya.
"Kami berharap tidak sampai pada perceraian, tapi keadaan memburuk hingga ke tingkat itu," kata Shams, dilansir dari The Sun.
Hassan tercatat menikahi Howaida pada 1994 saat ia masih aktif bermain, dan dikaruniai empat orang anak. Pada 2015, ia kemudian meminang Dina Mustafa sebagai istri kedua.
Di level profesional, Hossam Hassan tetap dipercaya menakhodai Timnas Mesir. Meski sempat menjadi sorotan karena sikap temperamentalnya saat Mesir tersingkir oleh Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026, ia baru saja mendapatkan perpanjangan kontrak berdurasi empat tahun. Namun, di tengah masa rehat pasca-turnamen besar tersebut, kehidupan pribadi Hassan kini justru menjadi konsumsi publik akibat insiden memalukan ini.
Artikel ini sudah tayang di detikSport, selengkapnya di sini
