Persib Bandung menunjukkan mental juara saat menghadapi Bali United dalam laga persahabatan bertajuk Dewata Challenge Series 2026. Sempat dua kali tertinggal, Maung Bandung justru mampu membalikkan keadaan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2.
Duel yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (18/8/2026) malam, berlangsung dalam tensi tinggi. Meski berstatus pertandingan persahabatan, kedua tim tampil serius dan saling berbalas serangan.
Bali United membuka keunggulan pada menit ke-51 melalui gol Brandon Wilson. Hanya berselang tiga menit, Persib mendapatkan penalti yang kemudian dieksekusi dengan baik oleh Marc Klok untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Namun, skor imbang tersebut tidak bertahan lama. Tiga menit kemudian, Bali United kembali unggul setelah Joao Ferrari mencetak gol melalui sundulan.
Dalam posisi tertinggal 1-2, Persib tidak menyerah. Maung Bandung terus mencoba mencari celah di pertahanan tuan rumah hingga akhirnya mendapatkan hasil pada menit ke-85 lewat gol Balsa Sekulic yang membuat kedudukan menjadi 2-2.
Ketika pertandingan seolah akan berakhir imbang, Persib justru menciptakan kejutan pada menit ke-88. Gabriel Mutombo muncul sebagai pahlawan setelah mencetak gol melalui sundulan sekaligus membawa Maung Bandung berbalik unggul 3-2.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menilai semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Menurutnya, karakter tersebut memang sudah ada dalam diri para pemain sejak beberapa musim terakhir.
"Saya pikir ini adalah sesuatu yang dimiliki oleh seluruh pemain di dalam diri mereka. Pertandingan belum selesai sampai benar-benar selesai dan para pemain selalu bermain sepenuh hati, baik saat kami sedang tertinggal maupun unggul," ujar Igor, Rabu (19/8/2026).
Igor menyadari masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari permainan Persib. Apalagi, skuad Maung Bandung banyak memiliki pemain anyar dan baru tiga pekan bekerja bersama di bawah arahannya.
"Tentu saja ada beberapa hal dalam permainan, karena kami baru tiga minggu bersama, jadi beberapa hal dalam permainan belum sempurna," katanya.
Namun, Igor melihat adanya perkembangan positif dalam proses pembentukan tim. Menurutnya, para pemain sudah berusaha menjalankan tugas masing-masing dan hanya membutuhkan waktu untuk membangun koordinasi yang lebih baik.
"Tapi saya rasa semua orang berusaha, semua orang ingin melakukan hal yang benar. Semua orang sudah di posisi yang tepat, kami hanya perlu menyesuaikan koordinasi timing, dan ketika semuanya sudah menyatu, kami sudah menjadi tim yang bagus, tapi saat semuanya menyatu, kami akan menjadi tim yang luar biasa," tuturnya.
Bukan hanya pemain yang tampil sejak menit awal yang mendapat perhatian Igor. Kontribusi pemain dari bangku cadangan juga dinilainya menjadi salah satu kekuatan Persib dalam pertandingan tersebut.
"Dan kekuatan tim ini sekarang adalah para pemain yang ada di dalam lapangan, dan pemain yang masuk dari bangku cadangan, mereka memberikan kontribusi. Jadi, pemain yang sebagian besar waktu bermain seperti Marc atau Gakuto, mereka mendapat dukungan dari seluruh tim lainnya," ucap Igor.
Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi salah satu hal positif yang terlihat dalam kemenangan atas Bali United dan sebagai persiapan menyambut musim 2026/2027 yang akan segera bergulir.
"Dan itu adalah hal yang sangat menyenangkan untuk dilihat. Sangat menyenangkan melihatnya dan Anda bisa melihat semangat juang itu. Pada akhirnya, usaha membuahkan hasil, mencetak gol, dan memenangkan pertandingan," kata Igor.
Klok: Semangat Itu Harus Dipertahankan
Kapten Persib, Marc Klok, melihat comeback melawan Bali United sebagai sinyal positif. Ia mengingatkan bahwa Persib dalam beberapa musim terakhir memang beberapa kali menunjukkan kemampuan bangkit ketika berada dalam posisi sulit.
"Saya pikir kita beberapa kali melakukan comeback musim lalu, di dua musim terakhir. Dan setiap musim kamu harus lihat dengan adanya pemain baru, semangat itu masih tetap ada," ujar Klok.
Menurut Klok, semangat tersebut penting untuk tetap dibawa meski pertandingan melawan Bali United hanya berstatus laga pramusim. Ia justru merasa bangga Persib sudah mampu menunjukkan karakter tersebut sejak masa persiapan.
"Dan saya bangga kita bisa menunjukkan ini di laga pramusim, karena kita masih butuh banyak pelajaran. Kita masih butuh membangun banyak chemistry," katanya.
Klok menyadari perjalanan Persib musim 2026/2027 akan jauh lebih berat. Selain kompetisi domestik, Maung Bandung juga akan menghadapi persaingan di Asia jika mampu melewati babak play-off ACL Two.
Karena itu, mental untuk terus berjuang ketika menghadapi situasi sulit dinilai menjadi modal penting.
"Tapi ya, semangat juang memang penting ketika kita menghadapi kesulitan di momen-momen tertentu di liga atau di ACL, kami membutuhkan semangat itu, kami membutuhkan kewajiban untuk bisa menang itu," tutur Klok.
"Saya sangat bangga bisa melihat hal tersebut di lapangan hari ini," lanjutnya.
(bba/sud)