Gabungnya Ezechiel Bikin PSGC Ciamis Pede Tatap Liga 2

Gabungnya Ezechiel Bikin PSGC Ciamis Pede Tatap Liga 2

Dadang Hermansyah - detikJabar
Kamis, 13 Agu 2026 12:44 WIB
Ezechiel Ndouassel resmi gabung PSGC Ciamis.
Ezechiel N'douassel resmi gabung PSGC Ciamis. (Foto: Dok. PSGC Ciamis)
Ciamis -

PSGC Ciamis serius menatap kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Berstatus sebagai tim promosi, Laskar Singacala terus memperkuat skuatnya. Salah satu nama besar yang kini resmi bergabung adalah mantan striker Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel.

Ezechiel yang akrab disapa King Eze terlihat menjalani latihan perdana bersama PSGC Ciamis di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Kamis (13/8/2026). Pemain asal Chad itu tampak berbaur dengan para pemain lokal dalam sesi latihan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski baru terlihat berlatih bersama tim, Ezechiel sebenarnya sudah beberapa hari berada di Ciamis. Ia baru mengikuti latihan setelah proses kontraknya bersama tim yang kini menjalin kerja sama erat dengan Persib Bandung ini resmi rampung.

Kehadiran Ezechiel langsung mendapat penilaian positif dari tim pelatih. Asisten Pelatih PSGC Ciamis Eka Ramdani menyebut kondisi fisik dan kemampuan striker berusia 38 tahun itu masih sangat mumpuni.

ADVERTISEMENT

"Kondisinya bagus. Sentuhannya juga bagus. Saya juga sering komunikasi sama dia sebelum dia datang ke sini," kata Eka usai latihan.

Menurut Eka, Ezechiel juga menunjukkan sikap profesional. Ia meyakini sang pemain tetap menjaga kebugaran dengan melakukan latihan secara mandiri sebelum akhirnya resmi bergabung dengan PSGC.

"Dia profesional orangnya. Mungkin dia juga latihan mandiri, sehingga ketika bergabung kondisinya tidak jomplang dengan pemain lain," ujarnya.

Kehadiran Ezechiel sekaligus menjadi jawaban bagi manajemen PSGC setelah sebelumnya sempat memiliki pengalaman kurang menyenangkan saat merekrut pemain asing yang kemudian memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Eka mengatakan, kali ini manajemen PSGC tidak ingin mengambil keputusan hanya berdasarkan nama besar pemain semata. Setiap pemain yang akan direkrut terlebih dahulu dianalisis secara mendalam, termasuk rekam jejak dan kondisi fisik terakhirnya.

"Kalau Eze kan sudah lama kita kenal. Manajemen juga tidak sembarang. Ketika pemain kita sodorkan, mereka juga melakukan analisis sendiri," kata Eka.

"Jadi manajemen juga menyodorkan hasil analisis mereka, termasuk bagaimana kondisi pemain dan rekam jejaknya sebelumnya," sambungnya.

Eka sendiri mengaku terus memantau perkembangan Ezechiel ketika sang pemain memperkuat Bekasi FC. Menurut dia, catatan gol Ezechiel masih cukup tajam dan kompetitif.

"Saya lihat ketika saya di Garuda Yaksa, dia di Bekasi juga pencapaian golnya masih bagus. Jadi saya tahu betul dia," ucap Eka.

Kedatangan Ezechiel belum menjadi akhir dari perburuan pemain PSGC Ciamis. Manajemen masih menyiapkan kontrak untuk sejumlah pemain lain yang telah masuk dalam proyeksi tim musim ini.

Saat ini baru sekitar delapan pemain yang sudah resmi menandatangani kontrak. Sementara pemain lainnya tinggal menunggu proses penyelesaian administrasi.

"Untuk yang lainnya tinggal menunggu sign kontrak saja. Lagi disiapkan," tutur Eka.

Secara garis besar, komposisi PSGC disebut sudah mulai terbentuk. Namun, masih ada sejumlah pemain yang ditunggu kehadirannya untuk melengkapi kedalaman skuad.

PSGC masih menanti dua pemain asing tambahan serta beberapa pemain yang dikirim Persib Bandung sebagai bagian dari kerja sama strategis kedua klub.

"Struktur tim secara garis besar tidak jauh dari yang ini. Kita masih menunggu dua pemain asing, terus juga pemain dari Persib," katanya.

Dari Persib, PSGC diperkirakan akan mendapatkan sekitar empat hingga lima pemain. Namun, proses kedatangan mereka masih menunggu keputusan dari tim pelatih Persib.

"Kalau dari Persib kalau tidak salah empat atau lima pemain. Antara itu. Kita masih menunggu karena coach Igor juga belum bisa melepas mereka ke sini," ujar Eka.

Talenta Lokal Ciamis Tetap Jadi Prioritas

Di tengah kerja sama dengan Persib Bandung, PSGC juga memastikan pemain lokal Ciamis tetap mendapat tempat utama. Eka menegaskan pihaknya tidak ingin skuat PSGC hanya diisi pemain dari luar daerah maupun pemain hasil kerja sama dengan Persib semata.

Menurut dia, salah satu tujuan kerja sama Persib dengan Ciamis memang untuk mengembangkan potensi pemain. Namun, tim pelatih juga memiliki komitmen kuat untuk mencari dan memberi kesempatan kepada talenta-talenta asli Ciamis.

"Saya sudah komunikasi juga sama manajemen. Tidak hanya mengakomodir dari Akademi Persib, karena memang tujuan Persib bekerja sama dengan Ciamis itu untuk pengembangan pemain," kata Eka.

"Tapi saya sama staf pelatih juga mengutamakan pemain dari Ciamis, yang lokal," tambahnya.

Eka menyebut sudah ada beberapa pemain muda asal Ciamis yang mulai mendapat kesempatan mengikuti latihan bersama PSGC. Ia berharap kehadiran mereka bisa menjadi awal munculnya talenta lokal yang nantinya mampu bersaing di level profesional.

"Kita juga tetap mengakomodir para pemain yang berada di Ciamis. Kita ingin memunculkan talenta-talenta Ciamis," pungkas Eka.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads