Corinthians resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang sayap asal Belanda, Memphis Depay. Klub asal Brasil tersebut memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Depay menyusul kebijakan penyesuaian finansial dan pengelolaan sumber daya klub.
Melalui keterangan resmi di media sosial, sebagaimana dilansir dari detikSport, manajemen Corinthians menegaskan bahwa pertimbangan ekonomi menjadi alasan tunggal di balik keputusan ini. Klub kini memprioritaskan stabilitas keuangan jangka panjang.
"Sport Club Corinthians Paulista telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak atlet Memphis Depay. Keputusan ini diambil semata-mata dan secara eksklusif dengan mempertimbangkan kesehatan keuangan institusi kami, yang menuntut keseimbangan dan tanggung jawab yang ketat dalam pengelolaan sumber daya yang tersedia," tulis pernyataan resmi Corinthians.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak klub juga menyampaikan apresiasi atas profesionalisme Depay dan tim representasinya yang kooperatif selama proses negosiasi berlangsung.
"Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemain Memphis Depay dan seluruh timnya, yang sejak awal negosiasi telah berupaya mencapai kesepakatan terbaik," lanjut klub.
Depay mendarat di Corinthians pada 2024 dan langsung menjadi pilar utama tim. Selama dua musim berseragam Timao, mantan penggawa Barcelona dan Atletico Madrid ini mengoleksi 20 gol dari 79 penampilan di semua kompetisi.
Kontribusi Depay terbukti vital dalam mengakhiri paceklik gelar Corinthians. Ia sukses mempersembahkan trofi Copa do Brasil dan Campeonato Paulista pada 2025, serta melengkapinya dengan gelar Supercopa do Brasil pada awal 2026.
Perpisahan ini terjadi tak lama setelah Depay menuntaskan tugas negara bersama Timnas Belanda di Piala Dunia 2026. Dalam turnamen tersebut, ia membawa De Oranje melaju hingga babak 32 besar sebelum ditundukkan oleh Maroko.
Kini, Memphis Depay berstatus tanpa klub dan bebas mencari pelabuhan baru. Di sisi lain, Corinthians memilih langkah pahit melepas bintang utamanya demi menjamin kesehatan neraca keuangan institusi.
Artikel ini sudah tayang di detikSport, selengkapnya di sini
