AS Monaco kabarnya ingin mengakhiri kerja sama dengan Paul Pogba. Cedera yang kembali menghampiri gelandang asal Prancis itu membuat masa depannya di dunia sepak bola kembali menjadi tanda tanya.
Menurut L'Equipe, Le Parisien, Nice-Matin, dan sejumlah media Prancis lainnya, Pogba kembali mengalami cedera otot pada pramusim. Kondisi tersebut membuat AS Monaco mulai kehilangan kesabaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Monaco kini mempertimbangkan untuk berpisah dengan Pogba. Klub tersebut menilai situasi sang pemain sudah sulit berlanjut setelah Pogba hanya mencatatkan enam penampilan sejak bergabung pada musim panas 2025.
Padahal, Pogba masih memiliki kontrak bersama Monaco hingga Juni 2027. Namun, belum ada kepastian apakah pemain berusia 33 tahun itu akan melanjutkan kariernya atau memilih gantung sepatu lebih awal.
Situasi tersebut menjadi salah satu titik terendah dalam perjalanan karier Pogba. Ia sebelumnya pernah menyandang status sebagai pemain termahal di dunia ketika Juventus menjualnya kembali ke Manchester United dengan nilai transfer 105 juta euro pada 2016.
Setelah menjalani periode bersama Manchester United, Pogba kembali ke Juventus sebagai pemain bebas transfer pada 2022. Namun, periode keduanya di Turin justru berjalan buruk.
Cedera terus mengganggu Pogba. Ia kemudian mendapat larangan bermain setelah gagal dalam tes doping. Rangkaian masalah tersebut membuat kariernya semakin sulit untuk kembali ke level terbaik.
Baca juga: Alasan Araujo Gabung Liverpool |
Selama dua periode bersama Juventus, Pogba mencatatkan 190 penampilan, mencetak 34 gol, dan menyumbangkan 40 assist. Sementara itu, ia telah tampil dalam 233 pertandingan bersama Manchester United.
Kini, masa depan Pogba kembali berada di persimpangan. Monaco ingin mengakhiri kontraknya, sementara sang pemain belum menentukan apakah akan terus mengejar karier di lapangan atau mengakhiri perjalanan profesionalnya pada usia 33 tahun.
Baca berita selengkapnya di detikSport.
(ran/sud)
