Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola, khususnya bagi publik San Siro. AC Milan baru saja kehilangan salah satu putra terbaik sekaligus bek legendarisnya, Franco Baresi, yang tutup usia pada 66 tahun, tepat pada 31 Juli 2026.
Informasi ini dikonfirmasi langsung melalui laman resmi klub. Meski penyebab pasti kematiannya belum dirilis secara detail, laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa Baresi sempat menjalani operasi benjolan di paru-paru pada tahun lalu. Sementara itu, BBC mencatat sang legenda terakhir kali terlihat di depan publik pada Februari lalu saat perhelatan Olimpiade Musim Dingin di Milan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"AC Milan berduka atas kepergian Franco Baresi. Sikap teladan dan integritasnya akan selalu terukir dalam DNA klub, sama seperti nomor punggung 6 ikonik miliknya," tulis pernyataan resmi Rossoneri.
Kepergian sang kapten abadi ini meninggalkan lubang besar di hati para penggemar. Pihak klub pun menegaskan bahwa duka ini adalah duka kolektif bagi seluruh keluarga besar Milanisti di seluruh dunia.
"Belasungkawa yang disampaikan AC Milan kepada keluarga Franco Baresi di masa sulit ini turut dirasakan seluruh Rossoneri, yang merasakan kehilangan ini seperti kehilangan keluarga sendiri."
Lahir pada 8 Mei 1960, loyalitas Baresi untuk Milan tak perlu diragukan lagi. Sejak bergabung pada 1977 hingga gantung sepatu di tahun 1997, ia tak pernah berpaling. Bahkan, ia tetap setia mendampingi Rossoneri saat harus terlempar ke kasta kedua (Serie B) sebanyak dua kali, sebelum akhirnya menjadi pilar utama era keemasan Milan di akhir 80-an dan awal 90-an.
Selama pengabdiannya, Baresi telah mempersembahkan segudang trofi bergengsi, termasuk enam gelar Serie A dan tiga trofi European Cup/Liga Champions. Koleksi prestasinya kian lengkap dengan empat Piala Super Italia, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Interkontinental.
Sepanjang kariernya, ia mencatatkan 719 penampilan dengan torehan 33 gol. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasinya, AC Milan secara resmi mempensiunkan nomor punggung 6 yang selama ini melekat pada dirinya.
Di level internasional, Baresi adalah pahlawan bagi Timnas Italia dengan koleksi 81 caps. Ia menjadi bagian penting saat Gli Azzurri mengangkat trofi Piala Dunia 1982, meraih posisi runner-up pada 1994, serta peringkat ketiga pada 1990.
Sebelum kabar duka ini terkonfirmasi, media lokal Tuttosport sempat mengabarkan wafatnya Baresi pada 29 Juli, namun saat itu berita tersebut dinyatakan palsu. Sayangnya, dua hari kemudian, kabar pahit itu benar-benar menjadi kenyataan. Baresi kini menyusul rekan-rekannya dari skuad juara 1982 yang telah lebih dulu berpulang, yakni Gaetano Scirea (1989), pelatih Enzo Bearzot (2010), dan sang striker tajam Paolo Rossi (2020).
Artikel ini telah tayang di detikSport
(adp/orb)
