Gol tunggal Balsa Sekulic tidak hanya memastikan kemenangan 1-0 Persib Bandung atas DPMM FC, tetapi juga mengantar Maung Bandung lolos ke semifinal Piala Presiden 2026. Namun, yang mencuri perhatian usai gol adalah selebrasi yang ia lakukan.
Penyerang asal Montenegro itu kali ini merayakan gol dengan mengangkat jari telunjuk dan kelingking ke arah tribun Bobotoh. Gestur tersebut berbeda dengan selebrasi pada pertandingan sebelumnya yang sempat memicu perbincangan karena memperlihatkan simbol dua jari yang identik dengan kelompok suporter lain.
Balsa mengaku sama sekali tidak mengetahui bahwa gestur yang pernah ia lakukan sebelumnya memiliki makna berbeda di Indonesia. Menurutnya, simbol tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap bendera Montenegro yang sudah biasa dilakukan di negara asalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertandingan terakhir ada semacam, katakanlah, masalah yang tidak saya ketahui tentang dua jari yang saya tunjukkan pada pertandingan terakhir," ucap Balsa, Rabu (29/7/2026).
"Saya melakukannya karena saya melihat bendera Montenegro seperti ini, seperti semacam bentuk penghormatan di negara saya ketika kami melihat bendera kami, kami melakukannya seperti itu," sambung dia.
Ia pun memastikan telah memahami situasi tersebut. Karena itu, saat mencetak gol ke gawang DPMM FC, Balsa memilih melakukan selebrasi yang berbeda sebagai bentuk apresiasi kepada Bobotoh.
"Tapi untuk sekarang, saya melakukannya dengan tangan terbuka. Saya sudah belajar sekarang. Tidak ada yang memberi tahu saya tentang hal itu," ujarnya.
Di luar selebrasinya, Balsa mengaku lega bisa menjadi penentu kemenangan Persib. Menurutnya, pertandingan melawan wakil Brunei Darussalam itu berjalan jauh lebih sulit dibanding yang diperkirakan.
"Pertandingan yang sangat berat bagi kami, bisa saya katakan. Di babak pertama tidak banyak peluang, tetapi di babak kedua kami menciptakan beberapa peluang. Kami harus mencetak gol, kami sebenarnya harus mencetak dua gol lagi, tetapi saya senang karena saya mencetak gol," jelasnya
Dia laga itu, Balsa memang gagal menendang penalti. Tapi ia mampu memanfaatkan bola liar tepisan kiper DPMM untuk menjadi gol. Meski mengakui tendangannya tidak sempurna, Balsa lega bola masuk ke gawang dan Persib meraih kemenangan.
"Walau penaltinya tidak terlalu bagus, tetapi yang paling penting adalah saya mencetak gol dan tim menang. Gol ya tetap gol. Tapi saya sangat senang karena itu. Saya katakan sebelumnya bahwa saya harus mencetak gol, dan saya mencetaknya," ungkapnya.
Menariknya, sebelum Balsa mengeksekusi penalti, Adam Alis lebih dulu maju sebagai algojo. Namun beberapa saat kemudian, Adam justru memberikan bola kepada Balsa.
"Dia (Adam) tadinya hanya bicara, 'Saya yang ambil', tapi dua menit kemudian dia bilang, 'Kamu saja yang ambil'. Saya tidak tahu kenapa. Dia orang yang lucu," pungkasnya.
(bba/sud)
