Soccer Update

Duh! Timnya Ronaldo Ternyata Dihantam 'Segudang' Utang

Bayu Baskoro - detikJabar
Rabu, 29 Jul 2026 23:00 WIB
Al Nassr (Foto: REUTERS/Stringer)
Jakarta -

Al Nassr tengah menghadapi krisis finansial meski baru saja menjuarai Saudi Pro League musim lalu. Klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu kini dikabarkan memiliki utang mencapai 800 juta riyal atau sekitar Rp3,9 triliun.

Musim lalu menjadi penantian panjang yang berakhir manis bagi Al Nassr. Setelah lama gagal meraih gelar liga, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya akhirnya mengantarkan klub menjadi kampiun Saudi Pro League usai mengungguli rival utama mereka, Al Hilal.

Namun, sebagaimana dilansir dari detikSport, keberhasilan tersebut ternyata menyisakan persoalan besar di balik layar.

Media Arab Saudi Al Riyadiyah melaporkan bahwa Al Nassr kini menanggung utang sebesar 800 juta riyal. Seluruh utang itu disebut berasal dari berbagai keputusan keuangan yang diambil klub sepanjang musim lalu.

Kondisi tersebut membuat Al Nassr kesulitan bergerak di bursa transfer. Klub dilaporkan belum dapat merekrut pemain baru untuk menghadapi musim 2026/2027.

Menanggapi situasi itu, Public Investment Fund (PIF) selaku pemilik klub mengambil sejumlah langkah strategis guna menyehatkan kondisi keuangan Al Nassr.

Langkah pertama adalah membatasi sebagian kewenangan finansial manajemen eksekutif perusahaan yang mengelola klub.

Selanjutnya, PIF akan menunjuk firma keuangan dan hukum independen untuk meningkatkan pendapatan komersial sekaligus mengefisienkan pengeluaran. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan finansial Al Nassr dalam jangka panjang.

Opsi ketiga yang sedang dipertimbangkan adalah membuka peluang investasi dari pihak luar. PIF disebut tengah mengevaluasi dua tawaran serius dari calon investor yang berminat menanamkan modal di Al Nassr.

Meski demikian, prioritas PIF adalah melepas sebagian kepemilikan klub, bukan menjual Al Nassr secara penuh.

Serangkaian langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas finansial klub sekaligus mempertahankan nilai komersial, basis suporter, dan daya tarik pemasaran Al Nassr. Selain itu, kebijakan tersebut juga bertujuan mencegah bertambahnya utang serta memastikan tata kelola klub berjalan sesuai prinsip yang telah ditetapkan.


Artikel ini sudah tayang di detikSport, selengkapnya di sini



Simak Video "Video Al Nassr Hancurkan Al Shabab, Joao Felix Hat-trick"

(bay/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork