Indonesia Diunggulkan Libas Kamboja di Stadion Pakansari Bogor

Piala AFF 2026

Indonesia Diunggulkan Libas Kamboja di Stadion Pakansari Bogor

Tim detikJabar - detikJabar
Senin, 27 Jul 2026 17:06 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Sandy Walsh (kiri) bersama pesepak bola lainnya mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Timnas Indonesia menjalani latihan menjelang laga Indonesia melawan Kamboja sebagai pembuka Grup A ASEAN Championship atau AFF 2026 yang akan berlangsung Senin (27/7) di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/agr
Timnas Indonesia. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Bandung -

Tim nasional (Timnas) Indonesia diprediksi menang dengan selisih lebih dari dua gol saat menjamu Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026, Senin (27/7/2026).

Bertanding di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pukul 20.30 WIB, skuad asuhan John Herdman diunggulkan berkat rekor pertemuan dan kondisi fisik pemain yang lebih bugar dibanding lawan. Skuad Garuda mengincar poin penuh untuk bersaing dengan Vietnam dan Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah Memihak Garuda

Berdasarkan data sejarah, Indonesia unggul telak atas tim berjuluk Angkor Warriors.

  • Rekor Pertemuan: Dari 18 kali bentrokan di semua ajang internasional, Indonesia menang 17 kali dan hanya sekali imbang.
  • Kemenangan Terbesar: Skuad Garuda pernah melumat Kamboja 10-0 pada SEA Games 1995, serta menang 8-0 pada Piala AFF 2004.
  • Tren Terkini: Meski Kamboja mulai berkembang, Indonesia tetap menang dalam lima pertemuan terakhir, termasuk hasil 2-1 pada Piala AFF 2022.

Ancaman 15 Menit Awal

Di bawah arahan John Herdman, Indonesia tampil lebih agresif, terutama di paruh pertama pertandingan.

ADVERTISEMENT
  • Produktivitas Gol Cepat: Indonesia mencetak lima gol sebelum jeda dari empat laga terakhir bersama Herdman.
  • Efisiensi Serangan: Tiga di antaranya lahir pada 15 menit awal pertandingan, menandakan instruksi Herdman untuk langsung menekan sejak peluit pertama.
  • Faktor Mitchell Baker: Kehadiran Mitchell Baker, striker muda bertinggi 196 sentimeter, diprediksi jadi solusi bola-bola udara saat serangan dari sayap buntu.
Pesepak bola Timnas Indonesia Beckham Putra (kanan), Wahyu Prasetyo (kedua kanan), Jens Raven (kedua kiri) dan Tim Geypens (kiri) mengikuti sesi latihan di Training Center Bali United, Pantai Purnama, Gianyar, Bali, Sabtu (18/7/2026). Timnas Indonesia mempertajam taktik pada pemusatan latihan gelombang kedua yang saat ini telah diikuti 22 orang pemain sebagai persiapan menjelang Piala AFF 2026. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nzTimnas Indonesia (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Kebugaran Indonesia vs Kelelahan Kamboja

  • Persiapan Minim Kamboja: Pelatih Kamboja, Koji Gyotoku, mengakui timnya hampir tidak punya waktu persiapan setelah kalah 1-2 dari Singapura pada Jumat lalu.
  • Keunggulan Indonesia: Skuad Garuda lebih segar karena belum memainkan pertandingan di fase grup dan sudah menjalani pemusatan latihan di Bali sejak awal Juli.
  • Pemain Kunci: Meski tanpa pilar yang merumput di Eropa, Indonesia tetap mengandalkan Jordi Amat, Thom Haye, dan Rizky Ridho.

Kamboja Tak Bisa Dianggap Remeh

Meski diunggulkan, Indonesia tidak bisa memandang sebelah mata Kamboja yang kini dihuni banyak pemain naturalisasi.

  • Pasukan Naturalisasi: Kamboja diperkuat lima pemain naturalisasi, termasuk Iago Bento (Brasil) dan Abdel Kader Coulibaly (Pantai Gading).
  • Ketajaman Lawan: Kamboja selalu mencetak gol dalam lima pertandingan terakhir mereka, hal tersebut menjadi peringatan bagi lini pertahanan Indonesia yang dipimpin Rizky Ridho.

Dukungan suporter di Stadion Pakansari Bogor diharapkan membantu Indonesia mengakhiri dahaga gelar juara selama tiga dekade.



(bbp/bbp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads