Nama Ikhwan Tanamal menjadi perbincangan di kalangan Bobotoh usai Persib Bandung mengalahkan Arema FC 1-0 pada laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).
Pemain berusia 22 tahun itu mencuri perhatian lewat penampilannya yang percaya diri. Oleh pelatih Igor Tolic, Tanamal yang berposisi asli sebagai pemain sayap dipercaya bermain sebagai bek kiri dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rambut kuningnya yang mencolok membuat sosok Tanamal semakin mudah dikenali. Bagi Tanamal, laga melawan Arema menjadi momen yang tak akan mudah dilupakan. Ia mengaku bangga bisa menjalani debut bersama Persib, klub yang telah tiga kali menjuarai Liga Indonesia.
"Tentunya cukup senang ya. Debut sama tim besar, tim juara tiga kali di Liga Indonesia, ya. Cukup senang, sangat bangga lah," kata Tanamal, Senin (27/7/2026).
Meski baru mencatatkan laga pertama, Tanamal sebenarnya sudah menjadi bagian Persib sejak musim lalu. Setelah direkrut, ia langsung dipinjamkan ke Persis Solo untuk mendapatkan menit bermain dan pengalaman.
Kini ia telah kembali ke Bandung serta mendapat perpanjangan kontrak yang berlaku hingga 2028. Tanamal berharap bisa terus berkembang dan mendapatkan kesempatan lebih banyak bersama Maung Bandung.
"Sebenarnya saya sudah dari tahun kemarin ya kontrak di sini ya. Cuma langsung dipinjamkan ke Persis Solo. Sekarang saya balik lagi, tinggal 2 tahun lagi kontraknya, sampai tanggal 2028 ya," ujarnya.
"Harapannya semoga bisa dapat menit bermain sih di sini, dan ya, pemain bagus semua, pemain top. Ya, semoga bisa berkembang lah di sini," lanjut dia.
Penampilan apik Tanamal juga memunculkan julukan baru dari sebagian Bobotoh, yakni "Lamine Tanamal", merujuk pada bintang muda Barcelona dan Timnas Spanyol, Lamine Yamal.
"Ah, itu (Lamine Tanamal) enggak lah. Enggak, enggak ada komentar sih, enggak ada," katanya sambil tersenyum.
Baca juga: Debut Memukau Ikhwan Tanamal di Persib |
Yang paling berkesan bagi Tanamal adalah respons positif dari Bobotoh. Dukungan dan pujian yang diberikan suporter Persib justru menjadi tambahan semangat baginya untuk terus meningkatkan kemampuan.
"Alhamdulillah ya suporter besar di Indonesia juga. Ya, terima kasih buat masyarakat Bandung, Bobotoh. Ya, thank you," ucapnya.
Saat ditanya apakah pujian dari Bobotoh menjadi beban, Tanamal menegaskan hal itu justru menjadi motivasi untuk terus berkembang.
"Enggak sih. Menjadi ini, motivasi aja buat lebih berkembang lagi," tuturnya.
(bba/dir)
