Kabar mengejutkan datang dari kompetisi sepak bola Amerika Serikat. Inter Miami dilaporkan terseret masalah tak lama setelah meresmikan kedatangan bintang asal Brasil, Casemiro. Major League Soccer (MLS) kini tengah melakukan investigasi mendalam terkait dugaan pelanggaran aturan transfer atau tampering yang dilakukan klub milik David Beckham tersebut.
Dalam pernyataan resminya, pihak MLS menegaskan sedang mengumpulkan seluruh informasi krusial terkait kasus ini. Mereka memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh hingga proses penyelidikan benar-benar rampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan ESPN, ketegangan ini bermula saat LA Galaxy mengajukan laporan resmi kepada MLS. Inter Miami dituding telah "main belakang" dengan menghubungi Casemiro sebelum mereka mengantongi Discovery Priority. Di MLS, Discovery Priority adalah hak eksklusif sebuah klub untuk bernegosiasi dengan pemain yang sudah masuk dalam daftar incaran (discovery list) mereka.
Sesuai regulasi, setiap klub MLS hanya boleh mendaftarkan maksimal lima pemain dalam discovery list. Siapa yang lebih dulu mendaftarkan nama pemain, dialah yang berhak melakukan negosiasi tanpa gangguan dari klub rival.
Jika ada klub lain yang ngebet ingin merekrut pemain yang sudah "dipagari" tersebut, mereka wajib membeli haknya terlebih dahulu. Aturannya jelas, klub pemegang hak bisa menerima kompensasi sebesar US$50 ribu General Allocation Money (GAM) atau memilih mengajukan penawaran resmi dalam tenggat waktu tertentu.
Meski Inter Miami dan LA Galaxy dikabarkan sudah mencapai kesepakatan soal Discovery Priority Casemiro, MLS memastikan proses investigasi tidak akan berhenti begitu saja.
Detail kesepakatan antara kedua klub raksasa ini baru akan dibuka ke publik setelah penyelidikan selesai. Saat ini, Casemiro sendiri sudah resmi diikat Inter Miami dengan kontrak hingga akhir musim MLS 2027, lengkap dengan opsi perpanjangan hingga Juni 2029.
Di tengah polemik ini, Casemiro menegaskan bahwa hatinya memang sudah tertambat pada Inter Miami sejak awal. Eks jenderal lapangan tengah Manchester United itu mengaku sudah jujur kepada LA Galaxy saat keduanya sempat berkomunikasi.
"Saya ingin menjelaskan situasi ini dengan sangat jelas, terutama yang berkaitan dengan diri saya. Beberapa waktu lalu saya berbicara dengan Galaxy. Saya sudah menjelaskan kepada mereka bahwa saya ingin bergabung dengan Miami karena pada akhirnya ini adalah kota yang saya mencintai. Saya, istri, dan anak-anak selalu datang ke sini saat libur. Kami mengenal kota ini. Ketika berbicara dengan mereka, saya juga sudah menegaskan tim MLS yang ingin saya bela adalah Inter Miami karena proyek yang mereka bangun, harapan yang mereka miliki, dan tentu saja kesempatan bermain bersama pemain terbaik sepanjang masa."
"Itu adalah sesuatu yang sangat membuat saya bersemangat. Saya hanya ingin berterima kasih kepada Inter Miami atas usaha mereka. Saya juga memang ingin berada di sini. Satu-satunya tim MLS yang ingin saya bela adalah Inter Miami."
Artikel ini telah tayang di detikSport
(krs/orb)
