Inggris Tutup Piala Dunia 2026 dengan Gemilang, Saka dan Bellingham Bersinar

Inggris Tutup Piala Dunia 2026 dengan Gemilang, Saka dan Bellingham Bersinar

Tim detikJabar - detikJabar
Minggu, 19 Jul 2026 10:17 WIB
MIAMI GARDENS, FLORIDA - JULY 18: Bukayo Saka #7 of England celebrates after scoring his teams fifth and hat trick goal during the FIFA World Cup 2026 Bronze Final between France and England at Miami Stadium on July 18, 2026 in Miami Gardens, Florida. (Photo by Luke Hales/Getty Images)
Foto: Getty Images/Luke Hales
Bandung -

Timnas Inggris menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang mengesankan. Meski gagal melaju ke final, The Three Lions berhasil mengamankan posisi ketiga usai menaklukkan Prancis dengan skor dramatis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga di Miami Stadium, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut menjadi penutup manis bagi skuad asuhan Thomas Tuchel. Selain membawa pulang medali perunggu, Inggris juga mencatatkan pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia sejak terakhir kali menjadi juara pada edisi 1966.

Sorotan utama pertandingan jatuh kepada Bukayo Saka yang tampil luar biasa dengan mencetak hattrick, sementara Jude Bellingham kembali menunjukkan kualitasnya lewat satu gol penutup yang memastikan kemenangan Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inggris Langsung Menggebrak Sejak Awal

Inggris tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan dominasinya. Baru dua menit laga berjalan, Declan Rice sukses membuka keunggulan setelah merebut bola di area tengah lapangan, menggiringnya ke depan, lalu melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Mike Maignan.

Kepercayaan diri Inggris semakin meningkat. Bukayo Saka sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-10, namun dianulir karena offside.

ADVERTISEMENT

Tak lama berselang, Ezri Konsa menggandakan keunggulan melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Rice pada menit ke-18.

Serangan cepat Inggris terus merepotkan pertahanan Prancis. Bukayo Saka akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-37 setelah menyelesaikan umpan Marcus Rashford dalam skema serangan balik.

Menjelang turun minum, Saka kembali mencetak gol lewat sepakan akurat dari luar kotak penalti. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan telak Inggris 4-0.

Prancis Bangkit, tetapi Inggris Tetap Mengendalikan Laga

Memasuki babak kedua, Prancis mencoba bangkit. Kylian Mbappe memperkecil ketertinggalan hanya dua menit setelah kick-off babak kedua lewat penyelesaian klinis memanfaatkan umpan Michael Olise.

Bradley Barcola kemudian membuat pertandingan kembali hidup lewat gol kedua Prancis pada menit ke-53.

Mbappe kembali menunjukkan kelasnya ketika mencetak gol keduanya pada menit ke-66 melalui kerja sama apik dengan Olise sehingga skor berubah menjadi 4-3.

Momentum sempat berpihak kepada Les Bleus. Namun Inggris kembali menjauh setelah memperoleh hadiah penalti. Bukayo Saka yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus melengkapi hattrick spektakulernya.

Prancis sempat memperkecil skor menjadi 5-4 lewat gol Ousmane Dembele di masa injury time. Akan tetapi, Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris setelah mencetak gol keenam melalui aksi individu yang tenang di dalam kotak penalti.

Laga pun berakhir dengan skor 6-4 untuk kemenangan Inggris.

Bukayo Saka Jadi Bintang Lapangan

Penampilan Bukayo Saka menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian dalam pertandingan ini. Winger Arsenal tersebut mencetak tiga gol yang membuatnya menjadi pemain pertama Inggris yang mencatatkan hattrick pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia.

Selain tajam di depan gawang, Saka juga terus menjadi ancaman lewat kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan penyelesaian akhirnya yang efektif.

Performa tersebut semakin menegaskan peran penting Saka sebagai salah satu pemain terbaik Inggris sepanjang Piala Dunia 2026.

Timnas Inggris menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan manis setelah menaklukkan Prancis 6-4 dalam laga perebutan peringkat ketiga di Miami Stadium, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB. Duel sengit yang menghasilkan 10 gol itu menjadi salah satu pertandingan paling menghibur sepanjang turnamen, dengan Bukayo Saka tampil sebagai bintang lewat torehan hattrick. REUTERSTimnas Inggris menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan manis setelah menaklukkan Prancis 6-4 dalam laga perebutan peringkat ketiga di Miami Stadium, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB. Duel sengit yang menghasilkan 10 gol itu menjadi salah satu pertandingan paling menghibur sepanjang turnamen, dengan Bukayo Saka tampil sebagai bintang lewat torehan hattrick. REUTERS Foto: REUTERS

Jude Bellingham Menutup Turnamen dengan Gol Penting

Jude Bellingham kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Meski baru masuk dari bangku cadangan, pemain muda itu mampu memberi dampak instan.

Golnya di penghujung pertandingan memastikan kemenangan Inggris sekaligus menutup turnamen dengan catatan positif.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Bellingham menjadi salah satu motor permainan Inggris melalui kreativitas, visi bermain, dan kontribusinya di lini tengah.

Inggris Raih Prestasi Terbaik Sejak Juara Dunia 1966

Keberhasilan finis di posisi ketiga menjadi pencapaian bersejarah bagi Inggris. Setelah beberapa kali gagal mengubah status sebagai semifinalis menjadi juara, kali ini mereka setidaknya berhasil membawa pulang medali perunggu.

Prestasi tersebut menjadi hasil terbaik Inggris di Piala Dunia sejak mengangkat trofi pada 1966. Selain itu, skuad Thomas Tuchel juga menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dengan banyaknya pemain muda yang tampil konsisten sepanjang turnamen.

Hasil Prancis vs Inggris

Prancis 4-6 Inggris

Gol Prancis:

  • Kylian Mbappe (2)
  • Bradley Barcola
  • Ousmane Dembele

Gol Inggris:

  • Declan Rice
  • Ezri Konsa
  • Bukayo Saka (3)
  • Jude Bellingham

Perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026

Inggris tampil konsisten sejak fase grup hingga berhasil mencapai semifinal. Mereka mengalahkan RD Kongo di babak 32 besar, menyingkirkan tuan rumah Meksiko pada 16 besar, lalu mengatasi Norwegia melalui babak perpanjangan waktu di perempat final.

Langkah mereka terhenti setelah kalah dramatis dari Argentina di semifinal. Namun, kemenangan besar atas Prancis pada perebutan tempat ketiga menjadi penutup yang sempurna.

Meski belum berhasil mengakhiri penantian panjang menjadi juara dunia, performa Bukayo Saka, Jude Bellingham, Declan Rice, hingga Harry Kane memberikan optimisme bahwa Inggris tetap menjadi salah satu kandidat kuat pada turnamen-turnamen besar berikutnya. Dengan materi pemain yang sedang memasuki usia emas, The Three Lions memiliki fondasi yang menjanjikan untuk kembali bersaing memperebutkan gelar dunia.



(tya/tya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads