Jelang Lawan Inggris, Konate: Kami Ingin Final, Bukan Juara 3

Jelang Lawan Inggris, Konate: Kami Ingin Final, Bukan Juara 3

detikSport - detikJabar
Sabtu, 18 Jul 2026 15:00 WIB
PHILADELPHIA, PENNSYLVANIA - JULY 04: (L-R) Malo Gusto #2, Ibrahima Konate #15 and Aurelien Tchouameni #8 of France line up for the national anthem before the FIFA World Cup 2026 Round of 16 match between Paraguay and France at Philadelphia Stadium on July 04, 2026 in Philadelphia, Pennsylvania. (Photo by Maddie Meyer - FIFA/FIFA via Getty Images)
Timnas Prancis. Foto: FIFA via Getty Images/Maddie Meyer - FIFA
Jakarta -

Ibrahima Konate menegaskan pernyataan Thomas Tuchel mengenai pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Bek Timnas Prancis itu menyebut para pemain Prancis dan Inggris datang ke turnamen dengan target tampil di final, bukan memperebutkan peringkat ketiga.

Prancis akan menghadapi Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Minggu (19/7) pagi WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prancis gagal melangkah ke final setelah kalah 0-2 dari Spanyol pada babak semifinal. Sementara itu, Inggris harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 1-2.

Sebelumnya, pelatih Inggris Thomas Tuchel mengatakan seluruh pemain datang ke Piala Dunia 2026 dengan target menjadi juara. Menurutnya, pertandingan perebutan tempat ketiga selalu menjadi laga tambahan setelah harapan tampil di final pupus.

ADVERTISEMENT

Konate pun sepakat dengan pandangan tersebut. Bek asal Prancis itu menegaskan bahwa target utama setiap tim di Piala Dunia adalah mengangkat trofi juara.

"Saya melihat Thomas Tuchel mengatakan tidak ada yang ingin memainkan pertandingan perebutan tempat ketiga ini. Dia benar dalam artian bahwa kami ingin bermain di final, bukan pertandingan ini. Tapi kami tidak punya pilihan," kata Konate yang dikutip dari AS.

Di sisi lain, masa kepelatihan Didier Deschamps bersama Timnas Prancis segera berakhir. Nama Zinedine Zidane menjadi kandidat kuat untuk menggantikan posisinya sebagai pelatih Les Bleus.

Meski demikian, Konate mengingatkan agar publik tetap menghargai kontribusi Deschamps selama menangani Timnas Prancis.

"Kita tidak boleh melupakan semua kebahagiaan yang telah dia berikan kepada kita," bek anyar Real Madrid itu menegaskan.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.

(ran/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads