Head to Head Inggris vs Argentina, Rekor Pertemuan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

Head to Head Inggris vs Argentina, Rekor Pertemuan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 15 Jul 2026 19:15 WIB
Ilustrasi laga Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026.
Foto: Istimewa
Bandung -

Harian Bandung - Duel klasik kembali tersaji di panggung sepak bola dunia. Timnas Inggris akan menghadapi Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Laga ini bukan sekadar perebutan satu tiket menuju final. Pertemuan Inggris kontra Argentina selalu menghadirkan rivalitas panjang yang dipenuhi drama, sejarah, hingga momen-momen ikonik di Piala Dunia. Tak heran jika pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dinantikan pada edisi 2026.

Menjelang duel panas tersebut, menarik untuk melihat bagaimana rekor pertemuan kedua tim sepanjang sejarah serta perjalanan mereka menuju semifinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Head to Head Inggris vs Argentina

Secara keseluruhan, Inggris dan Argentina sudah bertemu 14 kali di berbagai ajang internasional.

Dari total pertemuan tersebut:

ADVERTISEMENT
  • Inggris menang: 6 kali

  • Argentina menang: 3 kali

  • Imbang: 5 kali

Sementara jika hanya menghitung pertandingan di ajang Piala Dunia, kedua tim sudah saling berhadapan lima kali.

Hasilnya:

  • Inggris menang: 3 kali

  • Argentina menang: 2 kali

Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina di Piala Dunia

  • 1962: Inggris 3-1 Argentina (fase grup)

  • 1966: Inggris 1-0 Argentina (perempat final)

  • 1986: Argentina 2-1 Inggris (perempat final)

  • 1998: Argentina 2-2 Inggris (Argentina menang adu penalti 4-3, babak 16 besar)

  • 2002: Inggris 1-0 Argentina (fase grup)

Rivalitas Panjang di Piala Dunia

Inggris dan Argentina memiliki salah satu rivalitas paling bersejarah di Piala Dunia.

1. Perempat Final Piala Dunia 1966

Pertemuan pertama di fase gugur terjadi pada Piala Dunia 1966 di Stadion Wembley.

Inggris menang tipis 1-0 melalui gol Geoffrey Hurst. Namun pertandingan dikenang karena kartu merah kontroversial yang diterima kapten Argentina Antonio Rattin.

Insiden tersebut memicu ketegangan besar. Bahkan manajer Inggris Alf Ramsey sempat melontarkan komentar keras kepada pemain Argentina yang semakin memperpanjang rivalitas kedua negara.

2. Piala Dunia 1986 dan Gol "Tangan Tuhan"

Laga paling legendaris terjadi di perempat final Piala Dunia 1986.

Argentina menang 2-1 berkat dua gol Diego Maradona.

Gol pertama Maradona kemudian dikenang sepanjang sejarah sebagai "Hand of God" (Tangan Tuhan) karena dicetak menggunakan tangan namun tetap disahkan wasit.

Empat menit kemudian Maradona kembali mencetak gol spektakuler usai melewati sejumlah pemain Inggris yang kemudian dinobatkan sebagai Goal of the Century.

3. Drama Adu Penalti 1998

Pada babak 16 besar Piala Dunia 1998, Inggris dan Argentina kembali menciptakan pertandingan klasik.

Laga berakhir imbang 2-2 hingga 120 menit.

Argentina akhirnya lolos setelah menang adu penalti 4-3.

Pertandingan tersebut juga dikenang karena David Beckham menerima kartu merah usai menendang Diego Simeone.

4. Inggris Balas Dendam di Piala Dunia 2002

Empat tahun berselang, Inggris berhasil membalas kekalahan tersebut.

Pada fase grup Piala Dunia 2002, Inggris menang 1-0 melalui penalti David Beckham.

Kemenangan itu menjadi pelampiasan Beckham setelah insiden kartu merah yang dialaminya pada Piala Dunia 1998.

Perjalanan Inggris ke Semifinal

Tim asuhan Thomas Tuchel tampil konsisten sepanjang turnamen.

Inggris keluar sebagai juara Grup L sebelum menyingkirkan:

  • RD Kongo 2-1 (32 besar)

  • Meksiko 3-2 (16 besar)

  • Norwegia 2-1 melalui babak tambahan (perempat final)

Ini menjadi semifinal kedua Inggris dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir.

Kapten Harry Kane berharap generasi emas Three Lions akhirnya mampu mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung sejak 1966.

"Ini adalah era yang sangat sukses untuk tim nasional kami. Tentu saja kami ingin menyelesaikannya dengan sukses. Sekarang itu kepingan yang hilang," ujar Kane.

Ia menambahkan:

"Kami sudah sangat dekat. Kami masuk ke semifinal dan final. Ini pekan yang penting. Kami punya delapan hari tersisa di turnamen ini."

"Kami sudah bersama selama enam pekan dan menunjukkan keinginan yang besar untuk juara dan kami akan butuh dorongan yang lebih besar untuk pekan terakhir."

"Pada akhirnya kami ada di semifinal Piala Dunia dan itu tidak selalu terjadi di tim nasional ini jadi kami harus menikmatinya."

Argentina Ingin Pertahankan Gelar

Di sisi lain, Argentina datang sebagai juara bertahan.

Skuad racikan Lionel Scaloni menyapu bersih fase grup sebelum melewati laga-laga berat di babak gugur.

Perjalanan Argentina menuju semifinal:

  • Cape Verde 3-2 (32 besar)

  • Mesir 3-2 (16 besar)

  • Swiss 3-1 setelah perpanjangan waktu (perempat final)

Meski beberapa kali harus bekerja keras, Albiceleste tetap mempertahankan catatan kemenangan hingga semifinal.

Lionel Messi Jadi Ancaman Terbesar

Sorotan utama tentu mengarah kepada Lionel Messi. Meski telah berusia 39 tahun, kapten Argentina tersebut masih menjadi pemain paling menentukan.

Messi sudah mengoleksi delapan gol dan dua assist, sekaligus memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 bersama Kylian Mbappe.

Catatan Messi saat menghadapi tim-tim Inggris di level klub juga sangat impresif.

Sepanjang kariernya di kompetisi Eropa, Messi terlibat dalam 33 gol dari 36 pertandingan melawan klub Premier League, dengan rincian 27 gol dan enam assist.

Arsenal menjadi korban favorit Messi dengan sembilan gol, disusul Manchester City tujuh gol dan Manchester United empat gol.

Eks Bek Argentina: Mustahil Mematikan Messi

Mantan bek Argentina Federico Fernandez menilai hampir tidak mungkin menghentikan Lionel Messi.

Menurutnya, sepanjang karier sang megabintang, banyak tim sudah mencoba berbagai cara tetapi tetap kesulitan meredam pengaruhnya.

"Orang ini hanya butuh umpan dan kontrol yang bagus untuk membuat perbedaan. Bahkan jika Anda menempatkan pemain khusus untuk menjaganya," ujar Fernandez.

Ia menambahkan:

"Semua orang telah mencoba segalanya untuk melawannya selama bertahun-tahun. Saya bahkan selalu meminta pelatih untuk mencoba menempatkan kami di tim yang sama sehingga saya tidak perlu menjaganya [saat latihan]."

Gary Neville Yakin Inggris Bisa Menang

Legenda Manchester United Gary Neville justru optimistis Inggris mampu melaju ke final.

Menurutnya, Argentina saat ini tidak sekuat saat menjuarai Piala Dunia 2022.

"Inggris belum mencapai final Piala Dunia sejak 1966, dan ini adalah sebuah kesempatan yang luar biasa bagus untuk juara Piala Dunia."

Ia melanjutkan:

"Ini bukanlah tim Argentina yang klasik, sama sekali bukan -- tim ini tidak sebagus Argentina dari empat tahun yang lalu, meski masih berbahaya, tentu saja, dan karena mereka masih memiliki Messi dan semangat yang luar biasa besar."

Neville juga menilai Inggris memiliki peluang besar jika mampu memanfaatkan kelemahan Argentina.

"Saya pikir kita akan mengalahkan Argentina -- bukan karena saya menginginkannya, melainkan karena cara mereka bermain dan betapa sempitnya antar lini mereka tapi pemain-pemain sayap kita perlu melakukan yang lebih daripada yang sudah dilakukan. Saya kira kita akan mampu memblokir mereka, dan melakukan serangan balik."

Jadwal Semifinal Inggris vs Argentina

  • Pertandingan: Inggris vs Argentina

  • Babak: Semifinal Piala Dunia 2026

  • Hari/Tanggal: Kamis, 16 Juli 2026

  • Kick-off: 02.00 WIB

  • Stadion: Atlanta Stadium, Amerika Serikat

Dengan sejarah rivalitas yang panjang, rekor pertemuan yang relatif berimbang, serta kehadiran para bintang seperti Lionel Messi, Harry Kane, Jude Bellingham, hingga Declan Rice, laga Inggris kontra Argentina diprediksi menjadi salah satu semifinal paling sengit di Piala Dunia 2026. Satu tim akan melangkah ke final, sementara tim lainnya harus mengubur mimpi mengangkat trofi juara dunia.



(tya/tey)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads