Kontroversi Gol Bellingham, FIFA Buka Bukti Sensor Bola

Soccer Update

Kontroversi Gol Bellingham, FIFA Buka Bukti Sensor Bola

Yanu Arifin - detikJabar
Minggu, 12 Jul 2026 12:00 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Quarter Final - Norway v England - Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, U.S. - July 11, 2026 Englands Jude Bellingham celebrates scoring their second goal REUTERS/Mike Segar     TPX IMAGES OF THE DAY
Jude Bellingham (Foto: REUTERS/Mike Segar)
Jakarta -

Timnas Inggris memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Namun, kemenangan The Three Lions diwarnai kontroversi pada proses terciptanya gol penyama kedudukan Jude Bellingham.

Laga perempat final yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu (12/7/2026), berjalan sengit sejak awal. Norwegia lebih dulu memimpin melalui gol Andreas Schjelderup pada menit ke-36.

Keunggulan itu bertahan hingga memasuki masa injury time babak pertama. Saat itulah Inggris berhasil menyamakan kedudukan lewat Jude Bellingham, yang membuat skor berubah menjadi 1-1 saat turun minum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol tersebut langsung memicu protes kubu Norwegia. Melansir detikSport, mereka menilai bola hasil tendangan gawang kiper Orjan Nyland sempat mengenai kabel kamera yang membentang di atas stadion sebelum jatuh ke kaki pemain Inggris.

Menurut aturan pertandingan, apabila bola menyentuh kabel atau peralatan yang menggantung di atas lapangan, permainan harus dihentikan dan dilanjutkan dengan drop ball. Karena itu, Norwegia merasa gol Inggris seharusnya tidak disahkan.

ADVERTISEMENT

VAR kemudian melakukan pemeriksaan terhadap insiden tersebut. Selain tayangan ulang video, pemeriksaan juga memanfaatkan data dari sensor yang tertanam di dalam bola resmi Piala Dunia 2026.

Hasilnya, tidak ditemukan bukti bahwa bola menyentuh kabel kamera. Sensor pada bola juga tidak mencatat adanya getaran atau benturan ketika bola melayang di udara.

FIFA Media kemudian memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut.

"Sebelum gol Inggris pada menit ke-45+2 melawan Norwegia, sensor di dalam Connected Ball tidak menunjukkan lonjakan pada 'detak jantung bola' saat bola berada di udara, sehingga tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel di atas lapangan dan mengubah arah gerakannya," tulis FIFA.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, wasit Clement Turpin tetap mengesahkan gol Bellingham. Keputusan itu sempat memicu protes dari pelatih Norwegia, Stale Solbakken, tetapi tidak mengubah hasil akhir.

Memasuki babak perpanjangan waktu, Bellingham kembali menjadi pembeda. Gol keduanya pada menit ke-93 memastikan kemenangan Inggris 2-1 sekaligus mengakhiri perjalanan Erling Haaland dan rekan-rekannya di Piala Dunia 2026.

Hasil ini membawa Inggris melaju ke semifinal. Pasukan Thomas Tuchel kini tinggal menunggu pemenang laga Argentina melawan Swiss untuk memperebutkan tiket menuju final.

Artikel ini sudah tayang di detikSport



(yna/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads