Neymar: Saya Sudah Selesai!

Piala Dunia 2026

Neymar: Saya Sudah Selesai!

Adhi Prasetya - detikJabar
Senin, 06 Jul 2026 10:56 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 16 - Brazil v Norway - New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 5, 2026 Brazils Neymar Jr. looks dejected after the match as Brazil are eliminated from the World Cup REUTERS/Jeenah Moon
Neymar yang menangis usai Brasil kalah oleh Norwegia. (Foto: REUTERS/Jeenah Moon)
Jakarta -

Tangis Neymar tak terbendung usai laga Brasil vs Norwegia di baak 16 besar Piala Dunia 2026 berakhir. Itu tak lain karena pencapaian Brasil begitu menyakitkan.

Selecao kalah 1-2 oleh Norwegia. Kegagalan ini juga jadi momentum bagi Neymar untuk pensiun dari Timnas Brasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari detikSport, Brasil dipaksa menyerah 1-2 dalam laga penuh drama yang tersaji di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Senin (6/7) dini hari WIB. Dua gol Erling Haaland di pengujung babak kedua menjadi mimpi buruk nyata bagi tim asuhan Carlo Ancelotti.

Neymar, yang baru merumput di pertengahan babak kedua, sebenarnya sempat menghidupkan asa lewat gol penalti di masa injury time. Namun, gol itu hanya menjadi penghibur sesaat karena laga berakhir tak lama kemudian. Untuk pertama kalinya sejak 1990, Brasil harus angkat koper lebih awal di babak 16 besar.

ADVERTISEMENT

Kekecewaan mendalam terpancar jelas dari wajah para pemain, staf pelatih, hingga ribuan suporter Brasil yang memadati tribun. Neymar tampak sangat terpukul; tangannya bergetar hebat saat ia tertunduk dan berdoa di tengah lapangan, mencoba meredam kesedihan yang menyesakkan dada.

Di usia yang menginjak 34 tahun, ambisi Neymar untuk mengangkat trofi emas Piala Dunia tampaknya harus terkubur selamanya. Riwayat cedera yang kerap menghantui membuatnya sulit untuk bertahan empat tahun lagi. Empat edisi Piala Dunia telah ia lalui, namun tak sekalipun ia berhasil mencicipi partai final.

"Saya sudah mencoba. Saya sudah mencoba. Sekarang sudah selesai. Saya memulai di sini, dan akan mengakhirinya di sini," ucapnya dengan suara bergetar saat diwawancarai Globo usai laga.

Pernyataan ini seolah menjadi penegas bahwa ia akan menanggalkan seragam kuning kebanggaan Brasil selepas turnamen ini.

Ada fakta emosional di balik stadion tempat ia menangis hari ini. New York New Jersey Stadium merupakan lokasi yang sama saat Neymar menjalani debutnya bersama Timnas Brasil pada Juli 2010 silam melawan Amerika Serikat. Sebuah siklus yang dimulai dan diakhiri di titik yang sama.

Secara statistik, Neymar tetaplah legenda. Ia menutup perjalanannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan koleksi 80 gol dari 130 laga. Angka ini melampaui rekor sang raja, Pele, yang mengemas 77 gol. Namun, takdir berkata lain; Pele punya koleksi tiga trofi Piala Dunia, sementara Neymar harus puas tanpa gelar juara dunia.

Selama membela Selecao, Neymar mempersembahkan dua gelar bergengsi: Piala Konfederasi 2013 dan medali emas Olimpiade 2016. Sayangnya, trofi Copa America dan Piala Dunia tetap menjadi kepingan puzzle yang hilang hingga akhir perjalanannya.

Artikel ini telah tayang di detikSport

(adp/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads