Kanada Kuasai Laga, Maroko Menghukum Lewat Serangan Balik

Soccer Update

Kanada Kuasai Laga, Maroko Menghukum Lewat Serangan Balik

Randy Prasatya - detikJabar
Minggu, 05 Jul 2026 10:30 WIB
Maroko memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Kanada dengan skor telak 3-0 pada laga babak 16 besar di NRG Stadium, Houston, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB. Setelah bermain tanpa gol di babak pertama, The Atlas Lions tampil lebih agresif usai turun minum. Gelandang Azzedine Ounahi menjadi bintang kemenangan lewat dua golnya, sementara satu gol lainnya dicetak Soufiane Rahimi pada masa injury time. REUTERS
Kanada Vs Maroko (Foto: REUTERS)
Jakarta -

Timnas Kanada harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan cara yang menyakitkan. Meski tampil dominan dan lebih banyak menguasai jalannya pertandingan, Kanada justru takluk 0-3 dari Maroko pada babak 16 besar di NRG Stadium, Houston, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB.

Melansir detikSport, Maroko menunjukkan efektivitas luar biasa. Tim asal Afrika itu memanfaatkan setiap celah yang ditinggalkan Kanada untuk melancarkan serangan balik cepat yang berujung tiga gol dan mengantar mereka melaju ke perempat final.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol pembuka Maroko lahir dari situasi bola mati. Achraf Hakimi mengirim umpan mendatar dari tendangan bebas yang disambut Azzedine Ounahi dengan sepakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke gawang dan membawa Maroko unggul.

Tertinggal satu gol membuat Kanada semakin agresif menekan pertahanan lawan. Namun, upaya mereka untuk menyamakan kedudukan justru membuka ruang bagi Maroko.

ADVERTISEMENT

Dua gol tambahan yang dicetak Ounahi dan Soufiane Rahimi lahir melalui skema serangan balik cepat. Setiap kali Kanada kehilangan bola saat menyerang, Maroko mampu menghukum mereka dengan transisi yang efektif.

Kekalahan tersebut terasa semakin pahit karena Kanada sebenarnya tampil meyakinkan, terutama sepanjang babak pertama. Kapten tim, Stephen Eustaquio, menilai timnya pantas merasa bangga meski gagal melangkah lebih jauh.

"Saya rasa kami menjalani turnamen yang luar biasa. Hingga babak pertama pertandingan ini, kami tampil luar biasa. Semua orang (Kanada) seharusnya sangat bangga," kata Eustaquio, dikutip dari situs resmi FIFA.

Menurutnya, Kanada sempat merasa memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan karena mampu mendominasi permainan dan menciptakan sejumlah kesempatan.

"Kami merasa bisa memenangkan pertandingan ini, terutama di babak pertama. Kami mendominasi, kami berjuang, kami menciptakan peluang, bola mati kami tepat sasaran."

Namun, ia mengakui satu kesalahan dalam mengantisipasi situasi bola mati menjadi awal petaka bagi timnya. Saat terus mengejar ketertinggalan, Kanada semakin rentan terhadap serangan balik cepat yang menjadi senjata utama Maroko.

"Tetapi dari bola mati, kami membiarkannya lepas dan kemudian jelas, kami ingin mengejarnya dan kami dirugikan dalam transisi," tegasnya.

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Kanada di Piala Dunia 2026, sementara Maroko melanjutkan kiprah impresifnya dengan tiket ke babak perempat final.

Artikel ini sudah tayang di detikSport




(ran/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads