Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan akhirnya angkat bicara setelah percakapannya mengenai rumor transfer Persib Bandung viral di media sosial.
Putra Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar itu menegaskan obrolan yang memunculkan nama mantan pemain Real Madrid Jese Rodriguez bukanlah pernyataan resmi, melainkan percakapan santai yang tak disangka akan tersebar luas.
Semuanya berawal dari video perbincangan Erwan dengan Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Fraksi PPP, Arief Maoshul Affandy, sebelum rapat paripurna DPRD Jabar pada Rabu (24/6/2026) yang diunggah dan kini telah dihapus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Arief lebih dulu menanyakan rumor yang sempat ramai dibicarakan Bobotoh mengenai kemungkinan bergabungnya gelandang asal Argentina, Mariano Peralta.
"Kumaha Peralta teh ieu teh jadi teu Peralta teh? (Bagaimana Peralta, jadi atau tidak bergabung?)," tanya Arief
Erwan kemudian menjawab bahwa Peralta kemungkinan tidak akan bergabung dengan Persib, melainkan menuju Persija Jakarta.
"Moal eta mah ka Persija tapi urang aya nu lebih kelas. (Tidak, dia ke Persija. Tapi kami punya yang lebih berkelas)," jawab Erwan.
Ucapan itu membuat Arief semakin penasaran. Erwan lalu menyebut pemain yang dikaitkan dengan Persib berasal dari Real Madrid dan satu lagi merupakan mantan pemain Ajax Amsterdam.
"Real Madrid," ucap Erwan.
"Saha? (Siapa?)," tanya Arief.
"Jese, Jese naon gitu lah. Terus nu bekas ti Ajax. (Jese, Jese siapa begitu lah. Lalu yang mantan pemain Ajax)," jawab Erwan.
Ketika kembali dipastikan mengenai kebenaran kabar tersebut, Erwan hanya menjawab singkat.
"Asli ieu teh? Fix Pak Wagub? (Serius ini? Sudah pasti Pak Wagub?)," tanya Arief.
"Mudah-mudahan lah, awal Juli," balas Erwan.
Setelah video itu beredar dan memicu spekulasi di kalangan Bobotoh, Erwan memberikan klarifikasi. Ia mengaku tidak menyangka percakapan santai tersebut akan diunggah ke media sosial.
"Wah itu mah obrolan warung kopi supaya tong loba nanya (jangan banyak nanya), tadinya mah sugan teh (saya kira) moal (tidak akan) di ka medsoskeun (diunggah ke medsos)," kata Erwan saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Kamis (25/6/2026).
Erwan mengungkapkan orang yang mengunggah video tersebut telah meminta maaf kepadanya. Ia pun berharap polemik itu tidak terus berlanjut.
"Tapi tadi yang bersangkutan sudah minta maaf. Saya berharap ini tidak menjadi berkepanjangan lah. Da (karena) ieu mah obrolan warung kopi," ujarnya.
Meski memiliki kedekatan dengan manajemen Persib, Erwan menegaskan dirinya tidak pernah ikut campur dalam proses perekrutan pemain. Seluruh keputusan, kata dia, merupakan kewenangan manajemen dan pelatih.
"Saya serahkan sepenuhnya pada manajemen Persib rek (mau) ngarekrut saha wae (siapa saja) ge (juga) bae (biarlah), rek saya direkrut ge bae lah (mau saya direkrut juga biarlah)," ucapnya.
Menurut Erwan, seluruh nama yang saat ini beredar masih sebatas rumor. Karena itu, ia meminta publik memberi kesempatan kepada manajemen dan pelatih untuk bekerja tanpa tekanan.
"Itu mah semua pun di dalam manajemen pun masih rumor-rumor kok. Biarkan manajemen ya pelatih bekerja dengan baik tanpa ada intervensi dari pihak mana pun."
Ia kembali menegaskan bahwa pelatih menjadi sosok yang memiliki keputusan akhir dalam menentukan pemain yang akan memperkuat Persib musim depan.
"Walaupun siapa nggak akan bisa ini kan, pelatih yang menentukan sepenuhnya. Kita serahkan kepada pelatih, ayeuna rek ngomong saha wae ge terserah weh (sekarang mau ngomong siapa saja terserah saja)."
Erwan bahkan menanggapi isu transfer dengan nada bercanda. Menurutnya, siapa pun bebas berharap pemain favoritnya bergabung ke Persib.
"Akang mau ditanya siapa yang masuk ke Persib, si ieu bebas kumaha Akang (si ini bebas terserah akang), rek si Messi rek Ronaldo ge beres Piala Dunia ka Persibkeun bae (mau Messi mau Ronaldo juga beres Piala Dunia bawa ke Persib biarkan saja), tarima wae (terima saja)," tuturnya.
Erwan mengajak Bobotoh bersabar menunggu pengumuman resmi dari Persib. Ia optimistis Maung Bandung akan memiliki skuad yang kompetitif untuk menghadapi empat ajang pada musim 2026/2027.
"Tetap pelatih lah yang akan menentukan. Tunggu semua lah dengan sabar, nu penting mah Persib tetap stabil, ya kita siap berlaga di empat kompetisi ini dengan baik, tidak mengecewakan dari para bobotoh itu sendiri," pungkasnya.
(bba/sud)
